Hilary J Tuwo : Suara Mahasiswa Adalah Refleksi Penting Bagi DPRD

Sulut,GN- Hilary J Tuwo selaku anggota DPRD Sulawesi Utara, mengapresiasi aspirasi yang disampaikan Aliansi Mahasiswa dalam dialog bersama anggota DPRD Sulut, Senin (15/9/2025).

Legislator DPRD Sulut Hilary J Tuwo (foto: Gemparnews)

Pertemuan yang berlangsung di ruangan Komisi III DPRD Sulut tersebut, yang terdiri dari organisasi Cipayung, BEM, dan OKP membawa 17+8 tuntutan terkait isu nasional maupun daerah.

“Banyak yang mereka sampaikan. Ada 17+8 tuntutan yang dimohonkan untuk diteruskan kepada pimpinan DPRD Sulut agar sampai ke DPR RI maupun pemerintah daerah,” kata Hilary.

Dia mengatakan DPRD Sulut bersama tim sepakat menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut. “Tuntutan mahasiswa akan kami teruskan ke DPR RI untuk isu nasional, sementara tuntutan lokal siap difasilitasi bersama pemerintah provinsi sesuai kewenangan daerah,” ujarnya.

Hilary menekankan, ruang dialog dengan mahasiswa harus terus dibuka. “Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, kita harus membuka ruang dialog sebesar-besarnya. Sebagai wakil rakyat, kewajiban kami adalah mendengarkan, menampung, serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” terangnya.

Hilary yang adalah legislator DPRD Sulut dari PSI yang vokal menyuarakan aspirasi, menilai suara mahasiswa adalah refleksi penting bagi DPRD.

“Kepercayaan publik harus terus dijaga. Aspirasi mahasiswa menjadi cermin bagi DPRD untuk melakukan perbaikan ke depan,” tandasnya.

Lanjut Hilary, dialog kali ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara mahasiswa dan DPRD Sulut. “Dialog ini memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Sulawesi Utara,” tandasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Ikut Berpartisipasi di FSS 2025, Ekwanto : Kami Tunjukan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarkat Sulut

Manado,GN- Di hari terakhir pelaksanaan kegiatan Festival Sulut Sehat (FSS) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) turut di hadiri Direktur BMN dan Keuangan RSUP Kandou Manado Ekwanto.

Disela – sela kegiatan penutupan, Jumat (12/9/2025) ketika di wawancarai sejumlah media, Ekwanto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah provinsi Sulawesi Utara, dengan adanya ivent seperti ini kami dapat berpartisipasi memperkenalkan layanan di RSUP Kandou kepada masyarakat kota Manado dan lebih umum lagi masyarakat Sulawesi Utara.Layanan – layanan yang di berikan oleh rumah sakit Kandou untuk masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal layanan rumah sakit tertier dan tercanggih di Sulawesi Utara,” ucapnya.

Ekwanto mengatakan RSUP Kandou Manado telah berupaya menunjukan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sulut.

“Kami juga berupaya untuk memberikan dan menunjukan bahkan berupaya sebaik mungkin menunjukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan lagi, karena dapat memberikan manfaat dan masyarakat dapat mengenal bagaimana pelayanan kesehatan yang ada di RSUP Kandou Manado.

“Jika tahun depan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan lagi, pastinya RSUP Kandou akan tetap berpartisipasi kembali,” tandasnya.

Diketahui, pada Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang di selenggarakan Pemerintah Sulut, RSUP Kandou Manado menggaungkan ayo “Ke Kandou Jo” menjadikan booth RSUP Kandou di Mantos ramai dikunjungi oleh masyarakat. (sisco)




Luar biasa! Animo Masyarakat Periksa Kesehatan di Booth RSUP Kandou Sangat Tinggi

Manado,GN- Kesadaran warga masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terhadap kesehatan sangat tinggi. Terbukti,pelaksanaan Festival Sulut Sehat selama tiga hari (10-12 September) yang dilangsungkan di atrium Mantos tiga lantai satu di banjiri ribuan pengunjung.

Tampak booth RSUP prof Dr RD Kandou Manado terpantau sangat ramai dengan kehadiran pengunjung untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

Dari daftar pengunjung yang melakukan pengisian di buku tamu di booth RSUP Kandou Manado, terpantau sampai tadi sore sekira pukul 17.30 WITA sekira menghampiri seribu pengunjung.

Salah satu pengunjung yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di booth RSUP Kandou Manado mengungkapkan kegiatan festival seperti ini sangat membantu warga masyarakat.

” Tentunya kegiatan ini membantu warga masyarakat yang ingin mengetahui kesehatannya. Apalagi pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis oleh RSUP kandou, ini sangat membantu warga,” ungkap Wilem Saronsong warga masyarakat Kota Manado.

Sementara, warga Desa Sea Kabupaten Minahasa bapak Septian, menanggapi positif pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat 2025. ” Ini sangat membantu kami warga masyarakat, apalagi pemeriksaan kesehatan kolesterol, asam urat dan gula darah secara gratis,”terangnya.

Kedua warga tersebut mengapresiasi , dan menyampaikan terimakasih kepada RSUP Kandou Kandou dan petugas nakes telah melakukan pemeriksaan kesehatan.(sisco)




Bupati Hadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Dan Dies Natalis Ke -19 Polnustar

SANGIHE,GN-  Bertempat di Auditorium J.E.Tatengkeng, Kamis (11/9/2025) digelar sidang senat terbuka luar biasa, dalam rangka wisuda sarjana terapan dan wisuda diploma tiga tahun akademik 2024 dan dies natalis ke 19 politeknik Negeri Nusa Utara, yang dihadiri Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM.

Sebanyak 146 orang mahasiswa politeknik Nusa Utara (Polnustar), telah diwisuda yang dihadiri pendiri Polnustar, Civitas Akademi, Forkopimda,anggota DPRD, Pimpinan OPD,Para undangan dan orang tua wisudawan.

Sebelumnya laporan sekretaris senat, melaporkan bahwa sebanyak 146 mahasiswa dari empat program studi dan tiga jurusan.Adapun rincian lulusan Polnustar tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Diploma 4 (Sarjana Terapan) Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan: 13 lulusan.

Diploma 3 Keperawatan: 75 lulusan.

Diploma 3 Teknologi Penangkapan Ikan: 6 lulusan.

Diploma 3 Teknologi Budidaya Ikan: 5 lulusan.

Diploma 3 Sistem Informasi: 47 lulusan.

Proses wisuda ditandai dengan Pengukuhan dan pengambilan sumpah wisudawan oleh Direktur Politeknik Nusa Utara Ferdinand Gansalangi ,S.K.M, ME,M.Kes dan rohaniawan

Bupati Michael Thungari,SE,MM turut hadir dan menyaksikan proses jalannya Wisuda.Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa sejak berdirinya tahun 2006 yang dinegerikan tahun 2009 polnustar telah memberikan peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

” Sampai saat ini Polnustar telah meluluskan 3019 alumni dan hari ini kita menambahkan 146 wisudawan yang baru, pencapaian ini menjadi kebanggaan kita bersama, sekaligus menjadi bukti bahwa polnustar telah memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan potensi daerah, khususnya di kawasan Sangihe,Sitaro ,talaud bahkan wilayah Indonesia bagian Utara,para lulusan dari tiga jurusan dan lima program studi ini juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan indeks pembangunan sumber daya manusia,” kata Thungari.

Bupati pun memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pendiri polnulsar, Direktur dan bersama seluruh pimpinan serta seluruh civitas akademik Polnustar dengan dedikasi dan kerja keras telah menghadirkan sebuah institusi perguruan tinggi sebagai kebanggaan bersama.(RB)




Nick Adicipta Lomban Pertegas BWSS Memberikan Perhatian Serius Sungai Girian

Sulut,GN — Legislator DPRD Sulut Dapil Minut-Bitung, Nick A. Lomban meminta kepada Balai Wilayah Sungai Sulut (BWSS) memberikan perhatian serius terhadap sungai Girian yang ada di Kota Bitung.

Nick A Lomban (foto : Gemparnews)

Menurut Lomban sungai yang memiliki panjang sekira 17,5 KM ini mengalami sedimentasi sehingga kerap kali menimbulkan bencana banjir.

“Sungai ini tentunya bapak bapak dari BWS sudah mengetahui, kalau kita search di Google sungai girian merupakan sungai yang sering terjadi banjir dan sebagainya. Saya minta penjelasan terkait sungai girian ini dimana permasalahan ini juga sudah pernah diingatkan di tahun kemarin ke BWSS terkait normalisasi sungai atau pengerukan,” kata Lomban saat RDP bersama BWSS dan BPN, Rabu (10/9/25).

Dia meminta agar dalam mengantisipasi banjir sekiranya bisa dilakukan pengerukan atau hal hal preventif untuk menjaga bencana banjir tidak terjadi.

Lomban ingin ada penjelasan terkait program yang akan dilakukan terhadap permasalahan sungai girian.

“Kedua saya ingin mendapatkan pe jelasan dari BWSS program apa yang akan dilakukan terkait dengan sungai girian ini? Karena sudah banyak terjadi permasalahan, apalagi juga masalah pasir, jadi otomatis semua drainase itu kalau hujan deras pasti tertutup, banjir sehingga permasalahan tersebut semakin kompleks, apalagi di wilayah sungai girian,” ujarnya

Menanggapi hal tersebut, pihak BWSS mengatakan bahwa sungai girian dari dulu sudah ditangani, dimana di sisi kiri dan kanan sudah ada tanggul yang merupakan aset BWSS. Hanya saja masalahnya disana adalah sedimen pasir yang cukup besar.

“Kita untuk sekarang ini memang melaksanakan normalisasi, kedepan mungkin paling bagus sebenarnya ada check dum disana untuk menahan sedimentasi itu, sehingga pasir pasir tidak langsung masuk ke sungai atau ke hilir tetapi bisa di tahan disana,” jelas pihak BWSS

Kedepan kata pihak BWSS, bisa dibangun bendungan disana.

“Potensi untuk bendungan, cuman kan kondisi sekarang ini skala prioritas, kita sudah pernah diskusi diskusi ditingkat balai paling cocok disana ada bendungan di sungai girian itu, tapi itulah karena kondisi saat ini kita belum bisa melanjutkan,” tandasnya. (sisco)




Boby Kereh: Dinkes Kota Manado Dukung Festival Sulut Sehat 2025

Manado,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Festival Sulut Sehat tahun 2025 di atrium Mantos tiga lantai satu.

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari (10-12 September) di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, di hadiri Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Ketua panitia selaku Direktur RS Manembo – nembo Dr dr Charly, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh,SH,MSi serta undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby C Kereh,SH,MSi

Pantauan media ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado juga turut ambil bagian mendukung kegiatan festival Sulut sehat tahun 2025 ini. Beberapa petugas kesehatan yang menempati booth Dinkes Kota Manado antusias melayani pengunjung yang ikut memeriksa kesehatan.

Ditemui di booth Dinkes Kota Manado di Mantos tiga, Plt Kepala Dinas Boby C Kereh SH MSi mengatakan pihaknya turut memeriahkan acara festival Sulut sehat ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

“Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan Manado memberikan sumbangsi dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis, dimana ini juga merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota Manado dalam hal bapak Walikota dan Wakil Walikota,” kata Boby, Rabu (10/9/2025).

Lanjut Boby menjelaskan Dinas Kesehatan Kota Manado juga mendukung program kesehatan dari pemerintah pusat.

“Dan juga menunjang program kesehatan dari pemerintah pusat. Pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan gula darah, colestrol dan juga untuk screening kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. “Harapan kami mudah -mudahan pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat ini, bisa mengcover dan juga mewadahi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dan berjalan dengan sukses. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengunjungi stand Dinkes Kota Manado untuk memeriksa kesehatannya,” pungkasnya. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Ikut Festival Sulut Sehat Tahun 2025, Dirut Prof Starry Berikan Apresiasi

Manado,GN- Kegiatan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang digelar di atrium lantai satu Mantos tiga yang berlangsung selama 3 hari (10-12 September 2025) mendapat tanggapan positif serta apresiasi dari Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai pada edukasi kesehatan layanan kepada masyarakat yang berkunjung.

Menurut Prof Starry, kegiatan Festival Sulut Sehat sangat bagus di laksanakan rutin setiap tahunnya.

“Sangat bagus,rutin dilakukan setiap tahun untuk pengenalan kepada masyarakat bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau sakit jangan pergi ke tempat lain, sebaiknya rumah sakit yang profesional untuk melayani pasien,” kata Prof Starry kepada sejumlah media, Rabu (10/9/2025) di Mantos tiga.

Prof Starry juga menjelaskan bagaimana persiapan RSUP Kandou dalam mengikuti kegiatan festival ini. Termasuk persiapan yang ada di booth RSUP Kandou.

“Kami di sini juga menyiapkan berupa gambar – gambar dan pastinya ada manager medik yang akan memberikan edukasi kesehatan. Disini juga kami mengedukasi masyarakat,bagaimana pola hidup sehat, lebih baik mencegah daripada mengobati.Untuk alat – alat yang termutahir dan bagus pastinya ada di rumah sakit Kandou,” tandasnya.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di festival Sulut sehat tahun 2025 ini menggaungkan dan ajak “ke Kandou Jo” kepada masyarakat. (sisco)




RSUP Kandou Manado Jelaskan Kronologi Terkait Meninggalnya Pasien Bayi

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado angkat bicara terkait dugaan malpraktek terhadap seorang bayi berusia 11 bulan berinisial AGT, yang diberitakan sejumlah media online.

Manajer Pelayanan Medik RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wiyono, menjelaskan sebagaimana kronologi perawatan bayi tersebut sejak masuk rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

dr Wiyono (foto: Gemparnews)

Menurutnya, Pasien AGT masuk ke RSUP Kandou pada 2 September 2025 dan langsung dirawat di ruang PICU. Setelah menjalani perawatan intensif, pada 8 September pasien dipindahkan ke ruang perawatan biasa Irina E Atas.

“Adapun diagnosis pasien yakni lahir prematur, pneumonia berat (radang paru-paru), jantung bocor, gizi kurang, serta imunisasi tidak lengkap,” jelas dr Wiyono, Rabu (10/9/2025).

Lanjut dr Wiyono mengatakan, pada tanggal 9 September 2025, sekitar pukul 08.20 WITA, dokter penanggung jawab pasien (DPJP) melakukan visite. Saat itu pasien diketahui sedang memegang botol susu yang sudah kosong, ternyata pasien sempat minum susu kembali yang dibuat omanya.

Dokter kemudian mengingatkan keluarga pasien agar tidak memberikan susu dalam posisi tidur karena kondisi jantung dan paru-paru pasien sangat berisiko.

Sekitar pukul 09.26, pasien dijadwalkan menjalani pemeriksaan echo jantung oleh dokter spesialis anak dan selesai pukul 10.15. Setelah itu pasien kembali ke ruang perawatan dan dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium.

“Pukul 11.30 siang, pasien sesuai jadwal mendapat suntikan antibiotik Ampicilin Sulbactam 370 mg, suntikan sudah berjalan selama tujuh hari,” jelasnya.

Saat perawat hendak menyuntikkan obat melalui alat yang sudah terpasang di kaki, pasien AGT berada dalam pelukan sang oma. Ketika jarum suntik dimasukkan, pasien menangis. Namun tiba-tiba oma pasien berteriak panik bahwa cucunya mendadak lemah dan mulai hilang kesadaran.

“Perawat langsung melakukan tindakan awal dan segera membawa pasien ke ruang tindakan. Dalam hitungan detik, tim dokter sudah berada di lokasi. Kondisi pasien saat itu denyut nadinya sangat kecil dan sudah tidak bernapas,” kata dr Wiyono.

Tim medis kemudian berupaya melakukan resusitasi dan memasang alat bantu napas (ETT). Saat prosedur dilakukan, keluar banyak cairan susu dari saluran pernapasan pasien. Hal ini menandakan adanya aspirasi susu ke paru-paru.

“Sayangnya, meski dilakukan berbagai upaya medis, kondisi pasien tidak dapat kembali. Sekitar pukul 12.00 pasien rencananya akan dipindahkan kembali ke PICU, namun dalam perjalanan pasien dinyatakan meninggal dunia,” ujar dr Wiyono.

Pihak RSUP Kandou Manado menegaskan bahwa dugaan malpraktek tidak benar. Seluruh tindakan medis yang diberikan sudah sesuai standar prosedur.

“Kami memahami duka keluarga pasien. Namun perlu kami luruskan, kematian pasien bukan karena kesalahan medis, melainkan komplikasi dari penyakit bawaan yang kompleks ditambah kondisi gizi dan daya tahan tubuh yang lemah. RSUP Kandou sudah memberikan perawatan maksimal sesuai standar,” ucap dr Wiyono.

Dia menambahkan, Pimpinan rumah sakit turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan. Kami dari manajemen RSUP Kandou berkomitmen untuk selalu transparan dan melayani pasien dengan profesional,”tutupnya. (sisco/*)




Legislator DPRD Sulut Cindy Wurangian, Turun ke Dapil Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Masa reses kedua di tahun 2025 DPRD Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan pada akhir Agustus sampai awal September, 45 wakil rakyat yang duduk di gedung cengkih, turun ke daerah pemilihannya, guna menyerap aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Sulut Cindy P Wurangian (foto : ist)

Legislator Sulut dapil Minahasa Utara – Kota Bitung Priscilla Cindy Wurangian turun reses untuk mendengarkan secara langsung setiap aspirasi dari warga.

Legislator tiga periode itu menggelar reses disejumlah wilayah di Minut dan Bitung, satu diantaranya di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kehadiran Ketua Fraksi Golkar itu, disambut antusias masyarakat, Wurangian pun berdialog dengan warga, mendengar dengan seksama setiap keluhan yang disampaikan.

Berikut aspirasi warga yang terjaring antara lain :
– Permohonan Bantuan KUBE, seperti tata   boga, katering, pertukangan, jahit, sewa tenda dan lain sebagainya.
– Bantuan bibit ternak
– Bantuan study, bantuan beasiswa, bantuan untuk anak usia sekolah (SMP, SMA),
-Jalan pemukiman, tanggul penahan longsor di area pemukiman Girian, -Bantuan kursi roda, bantuan kacamata, -BPJS lengkap, masyarakat mengeluhkan seharusnya nginap 5 hari, tapi di suruh pulang dulu beberapa hari
-BPJS (obat tidak full)
-Bantuan kepemudaan dan olahraga
-Bantuan sanggar kesenian / group seni,
-Jalan-jalan provinsi yang rusak.

Merespon hal tersebut, Wurangian mengatakan akan siap mengawal setiap aspirasi yang ada, untuk aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, ia akan mengkoordinasikan itu dengan pemkab, dan aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi  akan dituangkan dalam pokir kemudian di Input dalam SIPD dan nantinya akan dijabarkan oleh Setiap SKPD.

“Apa yang disampaikan masyarakat itu adalah amanah, akan saya kawal sesuai dengan tupoksi yang ada, pastinya  ada mekanismenya, setelah selesai reses, semua hasil reses dikumpulkan di rangkum, disampaikan dalam rapat Paripurna,” pungkasnya. (sisco/*)

 




Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Upacara HUT TNI-AL Ke 80 Tahun

SANGIHE,GN- Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) TNI-AL yang ke 80 tahun,bertempat di Mako Lanal Tahuna,Rabu (10/9/2025).

Upacara Peringatan HUT TNI-AL yang ke 80 tahun turut dihadiri Forkopimda,ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, sekretaris Tim Penggerak Kabupaten Sangihe,para Para perwira Lanal Tahuna, Para Undangan serta anggota TNI dan Polri.

Pada upacara HUT TNI-Al yang ke 80 tahu ini, pun dibacakan narasi singkat sejarah angkatan laut oleh anggota Lanal Tahuna.

Pada kesempatan itu juga ada pemberian paket sembako kepada masyarakat penerima sembako yang diserahkan oleh Bupati,wakil Bupati,Forkopimda,da ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe.

Bertindak selaku inspektur upacara adalah Komandan lanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi dan membacakan sambutan Kepala staf angkat laut Tentara Nasional Indonesia.

Bupati Michael Thungari,SE,MM ketika diwawancarai wartawan menyampaikan bahwa, pada momentum peringatan HUT TNI Ke 80 tahun, Lanal Tahuna menggelar gerakan Pangan murah,bhakti sosial dan memberikan pelayanan kesehatan membuktikan bahwa,TNI-AL berada bersama rakyat dan senantiasa menjaga NKRI.

” Pada momentum peringatan HUT TNI-AL yang ke 80 tahun ini, lanal Tahuna telah menggelar gerakan Pangan murah,bhakti sosial,Pelayanan kesehatan, ini membuktikan bahwa TNI-AL berada bersama rakyat dan senantiasa selalu menjaga NKRI,”kata Thungari.(RB)