BW : Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Generasi Muda Perkuat Nilai Kebangsaan

Sulut,GN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Braien Waworuntu (BW) menyampaikan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2025.

Kata BW, Pancasila tidak hanya sekadar dasar negara, melainkan juga pedoman hidup dalam menjaga persatuan, menghargai pengorbanan para pahlawan, sekaligus menjadi arah dalam membangun Sulawesi Utara yang lebih maju.

Di momentum Hari Kesaktian Pancasila ini penting untuk kembali mengingat kembali jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang mempertahankan ideologi negara.

“Pancasila adalah tiang penyangga bangsa sekaligus bagaimana bagaimana kita menjadikan momentum ini untuk memperkuat nilai kebangsaan.
Tanpa itu, kita tidak akan kuat menghadapi tantangan zaman. Karena itu, generasi hari ini wajib melanjutkan perjuangan mereka dalam bentuk kerja nyata,” kata BW.

Politisi muda ini juga menekankan komitmen DPRD Sulut dalam mendukung kinerja eksekutif, khususnya pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

BW menilai sinergi legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar program pembangunan di daerah dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya mengawasi, tapi juga memastikan setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah provinsi benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Kami di DPRD siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Pemprov Sulut,” ujarnya.

BW menegaskan bahwa fokus kerja DPRD Sulut ke depan adalah memperkuat pembangunan daerah di berbagai sektor—mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan agar Sulawesi Utara bisa maju tanpa meninggalkan generasi mendatang.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus menjadi refleksi bersama, bagaimana kita membangun Sulut yang lebih baik, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. DPRD akan terus bekerja keras memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam setiap program pembangunan,” tandasnya. (*/sisco)




Jadi Irup di Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ini Pesan Penting Bupati

SANGIHE,GN- Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM menjadi inspektur upacara (Irup),pada pelaksanaan upacara memperingati hari kesaktian pancasila dan rangkaian apel kerja bersama Rabu (1/10/2025), bertempat di lapangan gelora santiago Tahuna.

Upacara hari kesaktian pancasila dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Forkopimda, Sekretaris daerah, staf Khusus Bupati,para asisten Setda, Pimpinan OPD,Kabag,Camat,Lurah, ASN , P3K dan THL.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan pesan penting ini antara lain, hari ini digelar penyerahan SK P3K untuk tahap satu sebanyak 275 orang,terdiri 121 tenaga teknis, 31 orang tenaga kesehatan dan 123 orang guru,dan tahap dua sebanyak 91 orang terdiri dari 3 orang tenaga teknis,32 orang tenaga kesehatan dan 56 orang total P3K tahap satu dan dua berjumlah 366 orang.

Bupati pun mengatakan bahwa, penyerahan SK ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah memperkuat kapasitas SDM ASN di daerah.

Pada kesempatan itu Bupati juga memberikan apresiasi kepada tim percepatan pembebasan area lose untuk pembangunan jalan penghubung empat kecamatan,hingga keluarnya persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk ruas jalan lenganeng-Bowongkulu.

Bupati pun menyampaikan tentang pembayaran tunjangan penghasilan pegawai (TPP), bahwa tetap menjadi perhatian serius Pemerintah daerah, pembayaran TPP tahun 2024 akan menyerukan kondisi finansial daerah.

“Langkah ini wujud keberpihakan Pemerintah daerah terhadap peningkatan Kesejahteraan ASN,saya percaya jika kesejahteraan ASN terpenuhi ,kinerja dan pelayanan kepada masyarakat melalui pelayanan masing-masing bidang akan semakin prima,”kata pada

Di momentum upacara dan apel kerja bersama juga Penyerahan SK Pensiun,SK kenaikan pangkat,penyerahan SK P3K,SK CPNS.(RB).




RDP Lintas Komisi di DPRD Sulut, Bahas Kelangkaan BBM Jenis Solar

Sulut,GN- DPRD Sulawesi Utara menindaklanjuti aksi demonstrasi terkait krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi yang digelar di kantor DPRD Sulut, Selasa (30/9/2025) akar masalah utama yakni sistem QR Code pengisian BBM bersubsidi yang dinilai amburadul dan rentan disalahgunakan.

Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter memimpin rapat RDP tersebut yang dihadiri perwakilan Perkumpulan Pengemudi Dumptruck yang dipimpin William Luntungan.

Sementara dari Polda Sulut diwakili Dirkrimsus Kombes Winardi Prabowo, perwakilan Pertamina Agung, serta Kadis Sumber Daya dan Energi.

​Tudingan QR Code Jadi ‘Barang Curian’
​Kekesalan para sopir dumptruck memuncak saat orasi pada Senin lalu, yang kemudian direspons DPRD dengan permintaan RDP ini.

Para sopir menyoroti tidak maksimalnya penerapan QR Code untuk pengisian solar. ​”Menurut mereka, QR Code pengisian BBM tidak maksimal, sehingga terjadi salah penggunaan oleh orang lain,” ujar salah satu anggota DPRD.

Kode pengisian milik sopir yang berhak justru diambil atau digunakan oleh pihak lain. Inilah yang menjadi pemicu kelangkaan solar subsidi di lapangan.

​RDP Lintas Komisi ini menghasilkan tujuh rekomendasi mendesak yang disampaikan oleh Anggota DPRD Inggrid Sondakh, diharapkan menjadi solusi permanen ke depannya.

​Pihak penegak hukum pun memberikan respons tegas. Dirkrimsus Polda Sulut, Kombes Winardi Prabowo, memastikan Polri akan menindaklanjuti secara serius terhadap segala bentuk pelanggaran, termasuk pergerakan mafia solar di Sulut.

Pertamina dan pihak terkait juga diberi peringatan keras. Industri jangan mengisi BBM bersubsidi pemerintah.

​Diharapkan dengan sinergi antara DPRD, Polda, dan Pertamina, krisis dan penyelewengan solar yang merugikan masyarakat luas ini dapat segera teratasi. (*/sisco)




Persoalan Pembayaran Pembebasan Lahan Warga Sea, Gracia Oroh Minta Dinas Perkimtan Carikan Solusi

Sulut,GN- Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi III DPRD Sulut bersama Dinas Perkimtan mengundang pertanyaan anggota DPRD Sulut Gracia Oroh terkait aspirasi pembebasan lahan di Sea. Selasa (30/9/2025).

Gracia mengatakan salah satu warga Sea ibu Riany Rantung menyampaikan aspirasi di mana mereka menanyakan soal pembayaran pembebasan lahan ring road 3 tersebut.

“kami minta hal ini jangan di sepelekan,” ujar legislator dapil Minahasa-Tomohon ini.

Lanjut kata Gracia, untuk tahap 1 ini warga desa Sea belum sama sekali menerima dana pembayaran tersebut, ketika yang bersangkutan menanyakan ke dinas Perkimtan jawaban mereka sudah terbayar, Ada apa ini. Sedangkan kami belum menerima uang Ganti rugi.

“Kami meminta dinas terkait segera carikan solusi, sebab ini menyangkut tugas kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

“Jadi sekali lagi, jika mereka menanyakan kembali sementara belum adanya realisasi seperti ini, apa yang kami sampaikan kepada mereka, pihak eksekutif dalam hal ini pemerintah provinsi Sulawesi Utara secepatnya menjawab hal ini,”pungkasnya. (sisco).

 




Anter Soroti Profesionalisme Dinas Perkimtan Sulut Terkait Masalah Pembebasan Lahan

Sulut,GN- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (Perkim) memanas. Pasalnya, Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter, tak dapat menahan kekecewaannya saat Kepala Dinas Perkim, Alexander Watymena, terkesan mengabaikan pertanyaan penting dari dewan.

Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter (foto: Gemparnews)

​Ketegangan terjadi setelah Kadis Perkim Alexander Watymena menyatakan permohonan maaf karena terlewat menjawab pertanyaan yang dilontarkan Royke Anter.

​Anter menyampaikan secara tegas terkait persiapan data menjelang pembahasan APBD Induk. Ia mendesak agar Dinas Perkim menyediakan data yang lengkap dan valid.

​”Tidak lama lagi akan ada pembahasan APBD Induk, jadi kami minta data harus lengkap,” tegas Anter, Selasa (30/09/2025).

​Anter menyoroti profesionalisme Dinas Perkimtan, terutama terkait masalah mendasar seperti pembebasan lahan. Dirinya meminta agar dinas terkait fokus pada penyelesaian isu-isu struktural, bukan hanya terpaku pada Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).

” Coba fokus pada penyelesaian isu – isu struktural bukan terpaku pada pokok pikiran,” semprot Anter.

​”Mengenai Pokir yang disampaikan, saya soroti Dinas Perkim untuk lebih profesional. Terkait pembebasan lahan dan lain-lain, sampai sekarang bukan Pokir terus disampaikan,”sambungnya.

​Sebagai wakil rakyat, Anter mengingatkan bahwa fungsinya adalah pengawasan. Dengan data yang lengkap, dewan dapat memilah dan menentukan program yang benar-benar prioritas bagi masyarakat. Ia berharap OPD terkait dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyediakan data yang akuntabel. (sisco)




Legislator DPRD Terima Massa Aksi Demo Damai AS-DT Sulut

Sulut,GN– Anggota DPRD Sulut Inggried Sondakh, Jeane Laluyan, Royke Roring, Hillary Tuwo, Eugenie Mantiri dan Abdul Gani menerima aksi demo damai dari ratusan Sopir yang tergabung dalam Aliansi Sopir Dump Truk Sulawesi Utara (AS-DT Sulut)Senin (29/09/2025).

Aksi demo dilakukan para sopir truk Sulut ini menyusul terjadinya kelangkaan BBM jenis Solar. Diketahui, sekitar 250 unit Truk terparkir di depan kantor DPRD Sulut.

Berikut sejumlah tuntutan yang disampaikan Aliansi Sopir Dump truk Sulut dalam aksi demo tersebut:

– Meminta untuk setiap wilayah manado, minut, bitung, Tomohon, Tondano, Mitra harus ada beberapa SPBU yang diawasi khusus oleh APH, bph migas dan pemerintah daerah guna pengawasan penyaluran BBM Solar subsidi tepat sasaran.

– Copot kepala BPH Migas dan Pertamina Sulut karena tidak mampu melaksanakan fungsi pengawasan di setiap SPBU.

– Meminta Kapolda Sulut untuk bantu perketat pengawasan di setiap SPBU, karena diduga adanya praktek penyalahgunaan gunakan Solar subsidi yang dilakukan oleh petugas SPBU.

– Meminta Gubernur dan pertamina membentuk tim pengawasan BBM Solar subsidi yang melibatkan BPH Migas/APH serta perwakilan organisasi dump truk

– Meminta kepada pihak pertamina untuk mempermudah pengurusan barcode Solar subsidi.

– Jika masih mengalami kesulitan dalam mengisi BBM Solar, maka aksi demo akan kembali melakukan unjuk rasa dengan menggerakkan seluruh anggota asosiasi di Sulawesi Utara.

-Meminta kepada Gubernur untuk mempermudah pengurusan pengurusan ijin galian c (material pasir, batu dll) karena galian c merupakan salah satu sumber pendapatan bagi kami supir angkutan material. (sisco)




Bangun Kepercayaan Publik, RSUP Kandou Gelar FKP Gandeng Berbagai Unsur

Manado,GN -Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan publik khususnya dalam pelayanan kesehatan memerlukan peran serta penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat selaku pengguna atau penerima pelayanan sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan dan akuntabel.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan Forum konsultasi publik (FKP) yang dilaksanakan diruangan webinar RSUP Kandou, Senin (29/9/2025).

Adapun peserta yang hadir antara lain  Direksi RSUP Kandou Manado, Kapolsek, Koramil,Camat, Lurah, Kepala lingkungan,Tokoh Agama, Kepala Puskesmas dan unsur media.

Kegiatan FKP ini di buka oleh Direktur Layanan Operasional, Dr Erwin Sondang – Siagian di dampingi Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan dr Wega Sukanto dan Direktur Keuangan dan BMN Ekwanto,SE.Ak, MM.

Dalam sambutan Dr Erwin mengatakan kegiatan ini sangat penting bagi kita, Untuk itu,rumah sakit Kandou sangat membutuhkan masukan gagasan untuk lebih baik lagi kedepan.

” Harapan kami ini menjadi ruang untuk kita berdiskusi, untuk saran dan masukan menjadi lebih baik, untuk kita lebih sehat dan untuk Indonesia emas 2044,” kata Dr Erwin.

Sementara itu, Direktur utama dalam arahannya menyampaikan tujuan dilaksanakan FKP ini adalah untuk menerima masukan dari berbagai pihak demi peningkatan kualitas pelayanan dari RSUP Kandou Manado.

“Sebagai rumah sakit vertikal kementerian kesehatan RSUP memilki tanggungjawab untuk berbenah guna memberikan pelayanan yang berkualitas, aman dan terjangkau,”ujarnya.

Lanjutnya mengatakan, forum ini adalah wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran, memberikan masukan, dan bersama-sama merumuskan standar pelayanan yang tidak hanya sesuai dengan regulasi. “Tetapi juga benar-benar memenuhi harapan dan kebutuhan pasien serta keluarga,” tambahnya.

Forum komunikasi publik ini kata Dirut, merupakan langkah progresif RSUP Kandou dalam mewujudkan visi menjadi rumah sakit rujukan terkemuka yang memberikan pelayanan prima dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Dengan adanya standar pelayanan yang partisipatif dan transparan, diharapkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUP Kandou akan semakin meningkat,” ungkapnya.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, membangun kepercayaan publik, serta menjembatani aspirasi masyarakat demi pelayanan rumah sakit yang semakin baik, inklusif, dan humanis,”sambung Dirut.

“Kami percaya bahwa dengan mendengarkan langsung dari mereka yang merasakan pelayanan, kami bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengimplementasikan solusi yang tepat sasaran,”tukasnya.(sisco)




Koramil 1302-14 Amurang Gandeng Perangkat Kelurahan, Patroli Bersama dan Aktifkan Poskamling

Amurang, GN — Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-14 Amurang, yang merupakan bagian dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1302 Minahasa, menggelar Patroli Bersama dengan menggandeng Perangkat Kelurahan, di Kelurahan Uwuran Satu Amurang, Minggu (28/09/2025) dimulai pukul 20.00 wita, diawali dengan apel yang berlangsung di Makoramil 1302-14 Amurang di Kelurahan Ranoyapo.

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan menekan angka kejahatan serta untuk menciptakan kondisi aman, nyaman dan damai bagi warga, Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) juga akan diaktifkan, apalagi dalam menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke – 80 tahun.

Giat Patroli Bersama ini dipimpin langsung oleh Danramil 1302-14 Amurang Lettu. Inf. Jantje M. Wulur dan selanjutnya langsung bergerak menyisir sejumlah titik keramaian yang potensi rawan terjadinya gangguan keamanan dengan fokus di Kelurahan Uwuran Satu akses jalan ke Kabupaten Minahasa Tenggara yang seringkali terjadi balap liar dan perkelahian.

Danramil 1302-14 Amurang mengungkapkan kepada media ini bahwa, Patroli Bersama ini merupakan wujud sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menjaga sistim keamanan dan ketertiban lingkungan agar masyarakat tenang dalam menjalani aktifkan dan waktu istirahat malam hari.

“Harapan kami sebagai TNI, dengan giat Patroli Bersama ini, situasi dan kondisi keamanan di Kecamatan Amurang akan tetap terjaga dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta istirahatnya dengan suasana nyaman, tenang dan damai apalagi situasi di malam hari,” Ungkap Danramil Jantje.

Kegiatan Patroli Bersama ini berlangsung hingga pukul 23.00 Wita dengan peserta adalah Danramil 1302-14 Amurang Lettu. Inf. Jantje M.Wulur, Personil Koramil 1302-14 Amurang dan unsur Perangkat Kelurahan Uwuran Satu Amurang juga dari insan Pers yang tergabung dalam Media Centre Kodim 1302 Minahasa yang berdomisili di wilayah Amurang. (Yusak)




Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




Poltekes Kemenkes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen 1

Tomohon,GN- Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tentang Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) oleh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Manado dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen I Kota Tomohon pada Agustus 2025 lalu.

Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Konseling Menyusui Dan Pemberian Makanan Anak Pada Kader Dan Tokoh Agama Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Dan Obesitas Anak Balita di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon

Tim yang turun melakukan pelatihan ini yakni Henry S Imbar, S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801) selaku ketua tim. Kemudian anggota, Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601), Nita R. Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), dan Olfie Sahelangi, S.Pd,M.Si (NIDN 4010107301).

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon.

Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah terjadi masalah gizi ganda yaitu masih ditemukan anak dengan status gizi buruk dan stunting sementara anak yang obesitas juga tinggi. Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena keadaan gizi pada masa anak – anak sangat berpengaruh dengan kualitas hidup anak tersebut ketika dewasa.

Anak stunting dapat mempengaruhi produktifitas ketika dewasa termasuk kemampuan kognitif karena berkaitan dengan permasalahan pertumbuhan dan perkembangan otak ketika anak tersebut stunting.

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dalam bentuk konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tetang ASI ekslusif dan makanan bayi dan Balita untuk memperbaiki keadaan gizi anak di Kelurahan Kakaskasen 1.

Untuk jenis Kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan konseling kepada kader kesehatan dan tokoh agama tentang menyusui ASI eksklusif dan pola makan yang baik bagi anak Balita.

Sementara untuk tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu Persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan Mitra lokasi Pengabmas dan persiapan ATK dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Pengadaan modul dan modul e-elektronik tentang ASI eksklusif dan pola makan.

Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan tokoh agama sehingga mereka bisa lebih memahami tentang pemberian ASI eksklusif dan pola makanan anak Balita yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat. Pemberian pelatihan konseling mengikuti modul yang sudah disiapkan berdasarkan standar dari Kementerian Kesehatan dan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya.

Teknik pelatihan yaitu pemberian materi dalam bentuk ceramah dan diskusi serta praktik melakukan konseling. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang yang terdiri dari kader kesehatan, tokoh agama, dan dari Puskesmas Kakaskasen.Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang gizi khususnya ASI eksklusi dan makanan sehat bagi anak dan diberikan pegangan berupa modul elektronik tentang materi yang diberikan.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang sudah diterima kepada masyarakat dan jemaat/umat bagi tokoh agama. Kader kesehatan bisa melakukan langsung ke masyarakat dalam pertemuan – pertemuan dan berkunjung kerumah keluarga yang memiliki bayi dan anak Balita. Kader kesehatan juga dapat melakukan edukasi pada saat kegiatan Posyandu Balita.

Untuk Tokoh agama mereka dapat memberikan edukasi kepada umat/jemaat pada saat melakukan ceramah/khotbah atau kegiatan-kegiatan ibadah lainnya. Tokoh agama juga dapat melakukan edukasi pada saat ada pasangan calon pengantin yang melakukan katekisasi atau persiapan sebelum pernikahan sehingga saat keluarga mereka memiliki anak sudah ada pemahaman yang benar tentang menyusui eksklusif.

Metode ini sesuai riset yang telah dilakukan oleh tim pelaksana sangat efektif untuk dilakukan. (redaksi)