Di Moment Peringatan HUT Ke 54 Korpri, Bupati Serahkan SK P3K Paruh Waktu

SANGIHE,GN – Senin (1 desember 2025), di lapangan gelora Santiago Pemerintah Kabupaten Sangihe bersama jajaran menggelar apel bersama sekaligus upacara bendera peringatan HUT Korpri ke 54 Tahun.

Bertindak selaku inspektur upacara adalah Bupati Michael Thungari,SE,MM yang turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari,Sekda Harry Wolff,para asisten Setda,Pimpinan OPD para Camat dan lurah dengan peserta upacara ASN,serta P3K di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada upacara peringatan HUT Korpri ke 54 tahun,Bupati membacakan sambutan ketua umum Korpri nasional menyampaikan seruan Korpri dengan delapan tekad kesiaga-siagaan yaitu, memperkuat persatuan organisasi, menjaga netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme, menjunjung kejujuran dan tanggungjawab,siap membantu dalam bencana, mendukung peningkatan pendapatan negara/daerah dan efektivitas anggaran,mengawal reformasi birokrasi agar menyejahterahkan ASN dan masyarakat serta menjaga nama baik Korpri sebagai kekuatan moral pelayan publik.

” Saya yakin dengan semangat kebersamaan, pengabdian tulus dan budaya kerja yang inovatif korpri akan menjadi pilar birokrasi negara yang berintegritas serta menjadi rumah besar ASN seluruh Indonesia, untuk Saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus bekerja sepenuh hati,berinovasi,dan memberi pelayanan terbaik bagi bangsa,” kata Bupati membacakan sambutan ketua Korpri nasional.

Dalam moment peringatan HUT Korpri ke 54 tahun ini , Bupati juga menyerahkan secara SK secara simbolis bagi 1165 P3K Paruh Waktu.

Bupati menyampaikan bahwa kesejahteraan juga akan mengikuti kedepan.

” Walaupun baru baju dan seragam yang berubah hari ini,kita sangat berharap kesejahteraan juga akan mengikuti kedepan,”harap orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(RB)




Upacara Berlangsung Khidmat, Dirut Prof Starry Rampengan Bertindak Sebagai Irup di HUT KORPRI ke-54

Manado,GN-Seluruh civitas hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melaksanakan upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54, Senin (01/12/2025) di gedung CVBC.

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Pada kesempatan itu, Dirut Prof Starry membacakan sambutan resmi Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional. Sambutan tersebut menekankan pentingnya peran ASN sebagai motor penggerak pemerintahan, pelayan masyarakat, serta penjaga persatuan bangsa.

“ASN harus memperkuat karakter sebagai pelayan masyarakat yang berorientasi pada kinerja, inovasi, dan profesionalisme. KORPRI harus mampu menjadi kekuatan yang menjaga netralitas serta terus memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia maju,” kata Prof Starry.

Melalui upacara peringatan hari KORPRI ini, keluarga besar RSUP Kandou Manado diharapkan terus memperkuat solidaritas, semangat pengabdian, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan menuju transformasi sistem kesehatan nasional.

Pantauan media ini, pelaksanaan upacara bendera berlangsung dengan tertib. Seluruh pegawai RSUP Kandou Manado hadir dalam upacara tersebut termasuk tenaga medis maupun non-medis.

Tahun ini peringatan hari ulang tahun KORPRI mengusung tema nasional Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Mewujudkan Indonesia Maju dengan mencerminkan komitmen kuat ASN dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Turut hadir jajaran Dewan Direksi RSUP Kandou, Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K); Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS; Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE, Ak., MM. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Buka Pelaksanaan Perdana SPECT- MPI RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Pelaksanaan Tindakan Perdana SPECT-MPI (Single Photon Emission Computed Temography- Myocardial Perfusion Imaging) Senin, (01/12/2025) di buka langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K),FIHA,MARS di gedung CVBC.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan Saat Menyampaikan Sambutan (foto: Gemparnews)

Acara tersebut diawali dengan ibadah singkat dipimpin oleh Pdt Jeane Wotulo,MTh turut dihadiri Jajaran Direksi RSUP Kandou Manado yakni Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian dr June Laukati,MKes, dan Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian serta Manager dan Asisten Manager Hukum dan Humas.

Dirut Prof Starry dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran SPECT–MPI merupakan bukti keseriusan RSUP Kandou dalam memajukan pelayanan jantung.

‎”Pelaksanaan perdana SPECT–MPI ini merupakan langkah maju RSUP Kandou dalam menghadirkan layanan jantung yang lebih modern dan berkualitas. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan teknologi terbaik demi meningkatkan keselamatan dan mutu pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Timur Indonesia,” kata Dirut Prof Starry.

Dia mengajak dan berharap agar kerjasama, sinergitas dan kolaboratif menjadi hal penting dalam mengembangkan serta memajukan rumah sakit yang dibanggakan oleh masyarakat Sulawesi Utara ini.

Foto Bersama Usai Dibukanya Pelaksana Tindakan Perdana SPECT -MPI (foto: Gemparnews)

Dirut juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam pencapaian ini, sehingga boleh dilaksanakan dengan segala baik.

‎”Saya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim kedokteran nuklir, kardiologi, radiologi, fisikawan medis, perawat dan tenaga teknis yang terlibat. Kolaborasi profesional inilah yang menghadirkan terobosan besar dalam pelayanan jantung di RSUP Kandou,” tandasnya. (sisco)

 




DPRD Sulut Menggelar Rapat Paripurna Mendengarkan Penjelasan Gubernur Terhadap Ranperda APBD 2026 dan Pemandangan Umum Fraksi

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan penyampaian / penjelasan Gubernur terhadap ranperda tentang APBD Tahun 2026, ranperda tentang PT. Membangun Sulut Maju perseroan daerah serta ranperda tentang perubahan atas perda nomor 1 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah sekaligus pemandangan umum Fraksi – fraksi.

Rapat Paripurna dilaksanakan, Senin (24/11/2025) diruangan rapat paripurna DPRD Sulut. Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulut, dr Fransiskus Andi Silangen, SpB-KBD, didampingi Wakil Ketua Michaela Paruntu, Royke Anter, Stela Marlina Runtuwene, dan dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay.

Turut hadir anggota DPRD Sulut, anggota FORKOPIMDA Sulawesi Utara, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Fungsional Ahli Utama, Direktur Utama dan Komisaris Utama PT. Bank SulutGo, General Manager PT. PLN Suluttenggo, Pimpinan Instansi Vertikal, Pejabat Administrator, Staf Khusus Gubernur, Tenaga Ahli Fraksi DPRD serta Insan Pers.

Dalam rapat paripurna tersebut semua fraksi di DPRD Sulut, yaitu Fraksi PDIP, Golkar, Demokrat, NasDem dan Gerindra menyampaikan pemandangan umum fraksi. Pada prinsipnya semua fraksi menyetujui ranperda tentang APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk dibahas ketingkatan lebih lanjut.

Dalam penjelasan Gubernur Sulut mengatakan, menindaklanjuti ketentuan pasal 104 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, menyatakan Kepala Daerah wajib mengajukan rancangan Perda tentang APBD disertai penjelasan dan dokumen pendukung kepada DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD.

“Sebagaimana kita ketahui, APBD bukan sekedar dokumen anggaran, tapi instrumen kebijakan yang menentukan arah pembangunan daerah, sekaligus cerminan kesungguhan kita dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara di berbagai sektor,” jelasnya.

Gubernur mengatakan, tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025-2029 yang mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis dan Pariwisata yang didukung Regulasi dan Inovasi”. Tahun ini menjadi penting dalam perjalanan pembangunan daerah, karena kita semakin memantapkan langkah untuk pencapaian visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

“Namun, kita juga harus menyadari bahwa Tahun Anggaran 2026 akan dihadapkan pada tantangan fiskal yang tidak ringan, khususnya akibat penurunan alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat. Kondisi ini memaksa kita untuk melakukan penyesuaian strategis dalam struktur anggaran, menata kembali prioritas pembangunan secara lebih selektif, serta memastikan efisiensi pada setiap program dan kegiatan,” ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan, pemerintah provinsi harus semakin kreatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mengoptimalkan belanja agar tetap memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Tantangan ini bukan untuk melemahkan semangat kita, tetapi justru menjadi momentum untuk memperkuat disiplin fiskal dan membangun tata kelola anggaran yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan.

Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi Sulut tetap berkomitmen menjaga pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, termasuk fasilitas olahraga dan kebudayaan serta perlindungan sosial, sambil memastikan gaji dan tunjangan PNS maupun PPPK terpenuhi melalui optimalisasi PAD dan efisiensi belanja.

“Pemerintah terus meningkatkan PAD melalui intensifikasi pajak, optimalisasi aset, dan kinerja BUMD seperti PT Bank SulutGo, serta memastikan kepatuhan tehadap ketentuan earmarking dan alokasi untuk pemenuhan SPM (Standar Pelayanan Minimal) serta mandatory spending,” terangnya.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran bagi sektor-sektor yang langsung menyentuh masyarakat, termasuk hibah, bantuan sosial, belanja barang untuk masyarakat, dan dukungan layanan sosial lainnya.

“Sejak diajukannya KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara T.A. 2026, kami berkomitmen untuk mampu mengakomodir segala aspek kebutuhan masyarakat, di dalamnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” Tuturnya.

Adapun Skema Ranperda APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026, sebagaimana telah disetujui lewat Nota Kesepakatan KUA dan PPAS, yakni sebagai berikut ini.

– Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp.3.180.235.721.995,-
– Belanja Daerah, dianggarkan sebesar Rp.3.019.612.390.563,-
Pembiayaan:
– Penerimaan Pembiayaan (berasal dari SILPA): sebesar Rp.50.000.000.000,-
– Pengeluaran pembayaran sebesar Pembiayaan (untuk utang daerah): Rp.210.623.331.432,-

Usai mendengarkan penyampaian dan penjelasan Gubernur sekaligus mendengarkan pemandangan fraksi – fraksi, Ketua DPRD Sulut langsung mengetuk palu sidang sekaligus menutup rangkaian kegiatan rapat paripurna DPRD Sulut. (Advetorial)

 




DPRD Sulut Hanya Bahas 4 Ranperda Prakarsa Gubernur Tahun 2026, Cindy Wurangian Ingatkan Pembahasan Running Januari

Sulut,GN- Tidak seperti tahun sebelumnya DPRD Sulawesi Utara banyak membahas Ranperda – Ranperda baik Prakarsa Gubernur maupun DPRD, Tahun 2026 mendatang DPRD Sulut sudah mematok 4 buah Ranperda Prakarsa Gubernur yang akan di bahas.

Hal ini disampaikan oleh anggota Banggar DPRD Sulut Cindy Wurangian ketika membahas anggaran APBD tahun 2026 bersama TAPD Provinsi Sulut, Selasa (25/11/2025) di ruang rapat paripurna.

“Saya juga ingin menyampaikan kepada pak sekprov selaku pimpinan TAPD, berkaitan dengan propemperda 2026. Kemarin dalam rapat Bapemperda sudah disodorkan ada 8 Ranperda yang menjadi prakarsa dari Gubernur. Nah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa sesuai dengan anggaran yang sudah disepakati dalam nota kesepakatan APBD 2026, anggaran yang di alokasikan untuk pembahasan Ranperda di DPRD adalah 5 Pansus, termasuk dengan 1 Ranperda yang akan menjadi Perda Prakarsa DPRD,” kata Cindy.

“Oleh karena itu, dalam penetapan Propemperda nanti kami berembuk dan berdiskusi untuk menerima 4 buah Rancangan Perda Prakarsa Gubernur untuk kita bahas di tahun 2026. Dan hal itu sudah sesuai dengan tata tertib di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, yang mana dalam waktu yang bersamaan maksimal jumlah pansus hanya bisa maksimal sejumlah komisi yaitu 4 komisi maka harus empat pansus yang berjalan bersamaan,” sambung Cindy.

Lanjut Cindy mengatakan jika ada tambahan – tambahan maka akan disesuaikan dalam APBD perubahan. “Mungkin kalau ada tambahan – tambahan akan disesuaikan dalam APBD Perubahan di 2026,” ucapnya.

Cindy juga mengingatkan agar Ranperda tersebut dibahas Januari 2026 agar supaya cukup waktu untuk membahasnya.

“Juga saya mengingatkan agar penyampaian Ranperda – ranperda tersebut tidak lagi terjadi seperti tahun ini, karena banyak kesibukan sehingga tertumpuk di penghujung tahun, kiranya Ranperda – ranperda yang di usulkan dari perangkat daerah dari masing – masing bisa running dari bulan Januari 2026, agar supaya kita waktu yang cukup untuk membahas Ranperda yang berkualitas,” tandasnya. (sisco)




Anggota Banggar Amir Liputo Minta Penjelasan Ke Sekprov Terkait Proporsi Dana Hibah

Sulut,GN- Badan Anggaran DPRD Sulawesi Utara (Sulut) bersama Tim TAPD Provinsi Sulut kembali memulai pembahasan Anggaran APBD tahun 2026. Rapat Banggar tersebut di pimpin langsung ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD dan di hadiri oleh ketua TAPD Provinsi Sulut Tahlis Galang,SIP,MM di ruangan paripurna, Selasa (25/11/2025).

Anggota Banggar DPRD Sulut Amir Liputo (foto: Gemparnews)

Usai pemaparan ketua TAPD Provinsi Sulut terkait anggaran APBD 2026, Ketua DPRD Sulut langsung memberikan kesempatan kepada anggota banggar untuk memberikan pertanyaan sekaligus menanggapi penjelasan ketua TAPD Provinsi Sulut.

Amir Liputo selaku anggota banggar menyampaikan beberapa usulan bahkan pertanyaan kepada TAPD Provinsi Sulut, salah satunya menyangkut peruntukan dana hibah.

Amir, dengan gamblang meminta sekprov selaku ketua TAPD untuk menjelaskan terkait proporsi hibah, agar supaya tidak menjadi fitnah.

“Dari sisi belanja kami ingin pertanyaan adakah usulan baru belanja hibah dari 51 miliar di buku baru menjadi 53 miliar, Apa ketambahan disitu, mohon maaf ini kalau saya agak teliti,” ucap Amir.

” Supaya pak sekprov harus menjelaskan proporsi hibah ini supaya tidak menjadi fitnah. Di satu sisi kita kesulitan keuangan, kenapa justru hibah kita bertambah. Nah hibah ini harus dijelaskan kepada siapa saja,” sambung Amir.

Menanggapi hal tersebut, Sekprov Tahlis Galang mempersilahkan kepada Kepala Badan Keuangan Daerah Clay Dondokambey untuk menjelaskan secara rinci terkait peruntukan dana hibah.

Clay mengatakan untuk dana BOS sebesar 43 miliar. Dan lainnya dapat dirinci bersama untuk anggaran hibah.

“Dari belanja hibah untuk instansi vertikal totalnya 5.523.000.000, kemudian di kesra untuk rumah ibadah 1.875.000.000 kemudian ada di Kominfo 1.500.000.000 kemudian di koperasi 500.000.000 dan kemudian di Dinas pemuda dan olahraga 501.000.000, jadi total hampir 10 miliar,” jelas Clay. (sisco)

 




Bupati Minta Kepada Dinas Pendidikan Identifikasi Secara Objektif Seluruh Permasalahan Implementasi Kurikulum Baru

SANGIHE,GN – Bupati Michael Thungari,SE,MM meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mengidentifikasi secara objektif seluruh permasalahan implementasi kurikulum yang baru,termasuk keterbatasan kompetensi digital guru,jaringan internet dan kebutuhan anggaran pembelanjaan.

Hal ini ditegaskan Bupati dihadapkan seluruh guru di Kabupaten Sangihe dalam momentum Upacara bendera peringatan HUT PGRI yang ke 80 Tahun, di lapangan gelora Santiago selasa ( 25/11/2025 ).

Lanjut Bupati kepada Dinas terkait agar menyusun grand design pengembangan pendidikan dasar dan menengah Kabupaten Sangihe tahun 2025 sampai tahun 2029 sebagai landasan strategis Pembangunan pendidikan jangka menengah.

Thungari menambahkan agar menjadikan hasil identifikasi tersebut sebagai dasar penyusunan program dan anggaran ke Pemerintah Pusat, sehingga setiap peluang pendanaan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan terencana.

Lebih jauh Pada momentum HUT PGRI yang ke 80 tahun ini, Bupati pun menyampaikan bahwa, apa yang dikorbankan para guru ketika mendidik dan membimbing para siswa pasti akan berguna kedepan.

” Apa yang Bapak/Ibu korbankan saat mendidik dan membimbing anak-anak kita pasti akan berguna 20 atau 30 tahun kemudian, bukan tidak mungkin anak didik dari Bapak/Ibu sekalian yang akan menjadi pemimpin di daerah ini,” kata Thungari.

Bupati juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdian tanpa batas, kepada para kepala sekolah,dan tenaga pendidikan atas komitmen pelayanan serta kepada seluruh guru dan siswa yang mengharumkan nama Sangihe.

” Selamat hari guru nasional tahun 2025, selama guru tetap mengajar harapan bangsa akan terus menyala,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(RB).




Raski Mokodompit Bacakan Pemandangan Fraksi Partai Golkar di Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Juru Bicara Fraksi Partai Golkar Raski Mokodompit membacakan hasil pemandangan fraksi terkait tiga (3) buah Ranperda yang disampaikan dan penjelasan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE pada Rapat paripurna DPRD Sulut, Senin (24/11/2025) tadi.

Anggota DPRD Sulut Raski Mokodompit (foto: Gemparnews)

Dalam pandangannya, fraksi Partai Golkar setuju Ranperda ini dibahas pada tingkat selanjutnya. Namun fraksi Golkar juga memberikan beberapa pokok pikiran melalui pemandangan fraksi.

“Fraksi Golkar dengan menurunnya APBD tahun 2026 seperti yang sudah dikemukakan maka penghematan merupakan sebuah solusi namun juga tetap memperhatikan kebutuhan dan kepentingan rakyat Sulawesi Utara,” kata Raski.

Fraksi partai Golkar lanjut Raski mengatakan menyakini bahwa pak Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengatasinya dengan jaringan Pemerintah pusat. (sisco)

 




Silangen Pimpin Rapat Paripurna DPRD Sulut Terkait 3 Ranperda

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen,SpB- KBD memimpin jalannya Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian/penjelasan Gubernur terhadap Ranperda Provinsi Sulut tentang APBD tahun anggaran 2026 serta Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah sekaligus pemandangan umum fraksi terhadap tiga buah Ranperda tersebut serta tanggapan dan/atau jawaban Gubernur terhadap Pemandangan Umum Fraksi.

Rapat paripurna tersebut dilaksanakan, Senin (25/11/2025) di ruangan Rapat Paripurna. Turut hadir Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr Yohanes V Mailangkay, SH,MH, Anggota DPRD, Forkopimda, Sekprov bersama Jajaran SKPD dan undangan lainnya

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Sulut yang telah menjadwalkan agenda rapat paripurna hari ini. ” Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada saudara ketua dan wakil ketua serta anggota DPRD Sulut telah menjadwalkan rapat paripurna,” ucap Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan terkait tiga buah Ranperda yang di paripurnakan hari ini untuk di bahas lebih lanjut dengan legislatif.

Gubernur berharap Ranperda ini akan menjadi acuan dalam memajukan perekonomian khusus untuk kesejahteraan masyarkat Sulawesi Utara ke depannya.

Usai Gubernur menyampaikan penjelasannya, kelima fraksi DPRD Sulut setuju tiga buah Ranperda ini di bahas ketingkatan selanjutnya. (sisco)




Hari Ini, DPRD Sulut Menggelar 6 Agenda Kegiatan

Sulut,GN – DPRD Sulawesi Utara (Sulut) hari ini Senin, (24/11/2025) menggelar enam (6) agenda kegiatan. Agenda pertama adalah ibadah rutin pimpinan/ Anggota DPRD, Sekretariat dan forum wartawan DPRD. Ibadah ini rutin Setiap Minggu dilaksanakan sebagai wujud ucapan syukur sebelum melaksanakan agenda kegiatan selanjutnya.

Adapun agenda kegiatan secara lengkap hari ini yang sudah tersusun sebagai berikut.

1. Ibadah rutin Pimpinan/Anggota DPRD, Sekretariat DPRD dan forum wartawan DPRD. Ibadah ini dilaksanakan pada pukul 09.00 wita bertempat di ruang rapat paripurna.

2. Rapat BAPEMPERDA bersama Biro Hukum guna membahas PROPEMPERDA tahun 2026. Agenda ini dilaksanakan pada pukul 09.30 wita, bertempat di ruang Rapat Bapemperda.

3.Rapat Fraksi Partai Nasdem pukul 11.00 Wita bertempat di ruang Rapat Fraksi.

4. Rapat Internal Komisi I, dilaksanakan pada oukul 11.00 Wita, diruangan rapat Komisi I.

5.Rapat Fraksi Partai Gerindra pada pukul 12.00 Wita, di ruangan Rapat Fraksi.

6.Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian/penjelasan Gubernur terhadap Ranperda Provinsi Sulut tentang APBD tahun anggaran 2026 serta Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah sekaligus pemandangan umum fraksi terhadap tiga buah Ranperda tersebut serta tanggapan dan/atau jawaban Gubernur terhadap Pemandangan Umum Fraksi. Agenda ini akan digelar pada pukul 13.00 Wita, di ruangan Rapat Paripurna. (sisco)