Pemkab Sangihe Gelar Natal Oikumene Tahun 2025

SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar natal Oikumene Tahun 2025 bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Senin (8/12/2025).

Natal Oikumene di hadiri Bupati Michael Thungari,SE,MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari,Forkopimda,Sekda Harry Wolff,Ketua tim Penggerak Kabupaten Sangihe,Sekretaris Tim PKK Kabupaten Sangihe,Ketua DPRD Fredy Sondakh,SE,pengurus FKUB,Ketua Sinode GMIST,Ketua Resort Tahuna,Para Pimpinan OPD,Para hamba-hamba Tuhan, ASN dan Para Undangan.

Pada perayaan ibadah natal Oikumene yang membacakan firman Tuhan dan menyampaikan Khotbah adalah ketua Sinode GMIST Pdt.Dr.Welman Boba,M.Th dengan mengambil pembacaan alkitab dari Matius 1 : 21-24

Natal Oikumene turut dimeriahkan musik bambu Bethesda sesiwung, paduan suara dari gereja adven, paduan suara gereja Katolik ,dan tarian muslim Hadra, pun dihadiri warga kaum muslim, sehingga ini menandakan bahwa kerukunan bergama antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe tinggi dan terus untuk mempererat kerukunan antar umat beragama.

Dalam ibadah pada proses pemasangan lilin dilakukan oleh, Bupati bersama Ibu,wakil Bupati bersama Ibu,Sekda bersama Ibu, Ketua Sinode bersama Ibu dan beberapa tamu undangan.

Usai ibadah natal Oikumene juga dilakukan penyerahan bantuan dari Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten dengan berbagai bantuan yang di Serahkan oleh Bupati,wakil Bupati,Ketua DPRD,Sekda,Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe,Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe dan Forkopimda.

Bupati Kabupaten Kepulauan Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa,natal merupakan moment yang mulia, moment yang mengingatkan kita agar kasih Allah yang dinyatakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus sang jurus selamat bahwa, natal adalah menyambut Kristus bukan menyambut manusia.

” Karna natal bukan sekedar sebuah perayaan, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih,menghadirkan kepedulian dan damai dalam kehidupan kita setiap hari,”kata Thungari.

Lanjut Bupati bahwa perayaan Natal Oikumene yang dilaksanakan saat ini merupakan wujud nyata persaudaraan antara denominasi yang dipersatukan dalam satu iman kepada Kristus.

” Melalui perayaan ini kita belajar bahwa perbedaan tradisi dan tata ibadah tidak memisahkan kita sebab kasih Kristus menyatukan seluruh umat dalam satu tubuh,satu sukacita dan pengharapan,” ucap Bupati.

Bupati pun menambahkan bahwa, natal Oikumene juga menjadi ruang bersama bagi gereja,Pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat hubungan, mempererat kebersamaan lintas denominasi serta memperteguh komitmen, menghadirkan damai sejahtera ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Kita juga bersyukur bahwa natal kali ini turut dihadiri oleh ketua pengadilan agama, Ketua pengadilan negeri, Bapak Kapolres dan juga Hadra dari Santiago memperteguh, mempererat dan menjadi bukti nyata kerukunan Beragama di Kabupaten Sangihe, di sisi lain perayaan safari natal merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah dalam menyapa masyarakat tingkat pelosok Kampung dan pulau-pulau , melalui kegiatan ini Pemerintah berupaya membangun kedekatan, mempererat persaudaraan serta menghadirkan pelayanan rohani bagi seluruh umat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(Advetorial).




Fraksi PDI Perjuangan Dukung Pansus DPRD Percepatan Penyelesaian Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah

Sulut,GN- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara menyatakan dukungan penuh kepada Panitia Khusus DPRD dalam percepatan penyelesaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.


” Fraksi memandang penting agar Ranperda tersebut dapat ditetapkan pada tahun 2025 dan mulai diberlakukan secara efektif pada 1 Januari 2026, serta diikuti dengan penerbitan Peraturan Gubernur sebagai ketentuan pelaksanaannya,” kata Ketua Fraksi Rocky Wowor .

Rocky menegaskan perubahan regulasi ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang mengharuskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap kebijakan fiskal, termasuk mekanisme pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian tersebut dimaksudkan untuk memperkuat struktur penerimaan daerah, mendorong modernisasi tata kelola perpajakan, serta memastikan terciptanya sistem yang lebih adil, terukur, dan berpihak pada masyarakat.

Dia menyampaikan dukungan sepenuhnya terhadap program dan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, YSK–Victori, yang senantiasa mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat dalam setiap agenda pembangunan daerah.

Dengan dituntaskannya pembahasan regulasi ini, Fraksi PDI Perjuangan berharap Pemerintah Daerah memiliki landasan hukum yang lebih kuat, komprehensif, dan adaptif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Sebagaimana diketahui Pansus ini dipimpin oleh Srikandi PDI Perjuangan, Sekretaris Fraksi Vonny Paat. Senin , 8 Desember 2025 , Pansus mengumpulkan semua SKPD terkait untuk hadir secara langsung dan melakukan pembahasan agar Perubahan Ranperda ini dapat segera di tuntaskan. Ada 8 point yang diajukan Pemerintah untuk dibahas dan disetujui. (sisco/*)

 




di Ajang HIFEST, RSUP Kandou Manado Sabet Dua Penghargaan dari Menkes

Manado,GN- Menteri Kesehatan RI melalui ajang penganugerahan pada ivent HIFEST di Balai Kartini Jakarta menyerahkan dua penghargaan kepada
RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Prestasi membanggakan di tingkat nasional ini merupakan kerja keras dari seluruh civitas hospitalia RSUP kandou Manado sehingga dalam ajang bergengsi ini menyabet dua penghargaan sekaligus.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS menerima langsung penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, SE, MA, PhD serta Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS.

Penghargaan tersebut yakni Peringkat Pertama pada Implementasi Electronic Monitoring and Evaluation (E-MONEV) Pelaksanaan Program dan Kegiatan di Lingkungan Kemenkes Tahun 2024 untuk kategori Unit Kerja/UPT Ditjen Kesehatan Lanjutan dengan nilai sangat baik (98,57). ‎Harapan 3 kategori Clinical Research Unit (CRU) Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan dengan penelitian klinik terbanyak.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan ini.

‎”Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan beserta jajaran atas perhatian dan apresiasi ini. Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan dan kontribusi bagi pembangunan kesehatan nasional. Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh civitas RSUP Kandou atas kerja keras dan dedikasinya,” ucapnya.

‎Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou, Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP, MSi dan Manager serta Asisten Manager. (sisco/*)

 




Persiapan Akreditasi, RSUP Kandou Gelar Survei Verifikasi Internal

Sulut,GN- Dalam rangka persiapan akreditasi rumah sakit, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melaksanakan Survei Verifikasi Internal. Kegiatan tersebut digelar di Aula lantai dua Kantor Administrasi RSUP Kandou dan juga diikuti secara daring, Kamis (04/11/2025). Kegiatan ini untuk memperkuat komitmen peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, yang diwakili Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr Wega Sukanto, Sp.BTKV(K), menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh jajaran RSUP Kandou yang telah mempersiapkan pelaksanaan simulasi akreditasi ini.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak yang sudah berkontribusi dalam kegiatan simulasi ini. Survei verifikasi internal merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan kita dalam memenuhi seluruh standar akreditasi,” kata dr Wega.

“Akreditasi bukan hanya sekadar memenuhi penilaian secara administratif, tetapi merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan NOBARTV serta keselamatan pasien sebagai prioritas utama RSUP Kandou Manado,” sambungnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran direksi, yakni Direktur Layanan Operasional, Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si., Direktur SDM, Pendidikan, dan Diklit, dr Yune Laukati, MARS, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan, Ekwanto, SE., AK., MM.

Kedepannya RSUP Kandou Manado optimistis menghadapi survei akreditasi eksternal dan terus memperkukuh posisinya sebagai rumah sakit rujukan unggulan di Kawasan Indonesia Timur. Dengan kerja keras dan cepat RSUP Kandou Manado semakin dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat. (sisco)




Peringati Hari HIV-AIDS se Dunia, Instalasi Promkes RSUP Kandou Gelar Edukasi Kesehatan

Manado,GN- Rumah sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, lewat Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar kegiatan edukasi Kesehatan IMS-HIV/AIDS, didepan poliklinik bedah Kamis (04/12/2025) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia, yang diperingati setiap 1 Desember tahun berjalan. Sebagai nara sumber dalam kegiatan edukasi ini, Instalasi Promkes menghadirkan dr Enrico Mamuaja, Sp.DVE sebagai Specialis kulit dan kelamin

Dokter Enrico dalam kesempatan itu, awalnya menjelaskan pengertian tentang IMS. Menurut dokter Enrico, IMS merupakan kepanjangan dari Infeksi Menular Seksual. ” IMS ini adalah infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri,virus,parasit dan kutu kelamin yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual,” jelas dokter Enrico.

Lanjut dokter Enrico mengatakan infeksi menular seksual ini terjadi karena hubungan seksual secara bebas lawan jenis maupun sesama jenis berganti pasangan. ” Penyakit yang sering didengar adalah kencing nanah. Kencing nanah ini kebanyakan pada laki – laki. Kemudian raja singa atau sipilis, kutil kelamin dan sariawan kelamin,” kata dokter Enrico.

Dokter Enrico mengingatkan kepada masyarakat agar mencegah ISM- HIV agar tidak berhubungan seksual sebelum menikah, tidak Gonta – ganti pasangan, lakukan konsultasi apabila ada keluhan atau kebingungan, tidak menggunakan narkoba dan mencari informasi IMS – HIV/AIDS yang benar.

Usai edukasi kesehatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan melalui Plt Kepala Instalasi Promkes, Ruslianto Urendeng,SH memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pasien rawat jalan, keluarga pasien bahkan masyarakat yang hadir mengikuti edukasi kesehatan ini.

” Kami berharap, edukasi kesehatan yang di laksanakan oleh instalasi Promkes RSUP Kandou dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang mendengar pemaparan dari narasumber yang ada,” ucap Urendeng. (sisco)

 

 

 




Gelar Reses Ketiga, Braien Waworuntu Serap Aspirasi Masyarakat

Sulut,GN- Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu di hadapan masyarakat saat menggelar kegiatan reses di tiga tempat berbeda kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa.

Kehadirannya ini disambut antusias warga yang datang dari berbagai desa untuk menyampaikan langsung keluhan serta kebutuhan mereka.

Adapun tiga wilayah tersebut yakni Desa Senduk, Desa Borgo dan Desa Mokupa.

Berikut Catatan Aspirasi Masyarakat yang disampaikan.

Aspirasi Warga Desa Senduk, Kecamatan Tombariri. Dalam dialog terbuka bersama masyarakat Desa Senduk, sejumlah persoalan strategis disampaikan, di antaranya:

– Perbaikan jalan kebun Mawale hingga Ente, yang menjadi jalur vital bagi para petani.

– Kekecewaan warga terkait klaim wilayah teritorial Desa Senduk oleh pihak kehutanan.

– Bantuan pemerintah yang dinilai belum merata di masyarakat.

– Evaluasi mengenai batas usia kepala desa.

– Masalah ketersediaan air bersih.

– Penyediaan alat pengolahan sampah untuk Kecamatan Tombariri.

– Permintaan penambahan penerangan jalan.

Aspirasi Warga Desa Borgo. Dialog berlanjut bersama warga Desa Borgo. Sejumlah persoalan yang mengemuka antara lain:

– Keluhan mengenai penutupan jalan utama saat pelaksanaan berbagai acara.

– Permintaan bantuan perahu bagi kelompok nelayan.

– Pembangunan infrastruktur desa yang masih minim.

– Pembuatan tanggul pantai sebagai upaya mengatasi abrasi.

– Distribusi bansos yang tidak tepat sasaran, termasuk warga miskin yang belum menerima bantuan.

– Bantuan nelayan yang dinilai tidak sesuai peruntukan.

Aspirasi Warga Desa Mokupa. Di Desa Mokupa, sejumlah kebutuhan penting kembali disampaikan, di antaranya:

– Perbaikan infrastruktur jalan kebun.

– Perbaikan jalan kompleks BTN Mokupa Jaga 8.

– Bantuan modal dan peralatan untuk pelaku UMKM, termasuk alat pembuat kue.

– Bantuan kesehatan, terutama kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien R. Waworuntu, memastikan seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Semua aspirasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulut akan saya perjuangkan di lembaga legislatif. Untuk aspirasi yang masuk ranah Pemerintah Kabupaten Minahasa, akan saya teruskan ke fraksi kami di DPRD Kabupaten serta langsung ke pemerintah kabupaten,” kata Ketua Komisi I DPRD Sulut.

Dia menambahkan reses bukan sekadar formalitas, melainkan sarana utama untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Berjuang bersama rakyat, mendengar suara rakyat, dan merealisasikannya untuk rakyat. Itu komitmen kami,” tukasnya. (sisco/*)




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Tentang Disabilitas

Manado,GN- Dalam rangka memperingati hari Disabilitas, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Rabu (03/12/2025) kembali menggelar kegiatan edukasi Kesehatan tentang Disabilitas.

Kegiatan ini menghadirkan Nara sumber yang handal di bidangnya yakni dr Ayu Kristanti Putri. Kegiatan ini di laksanakan oleh Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes).

Direktur Utama RSUP Kandou Manado melalui Plt Kepala Promkes Ruslianto Urendeng, SH memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pasien dan keluarga pasien dan juga masyarakat yang sudah hadir dalam kegiatan edukasi kesehatan hari ini.

“Kami memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pasien maupun keluarga pasien yang hadir mengikuti edukasi hari ini,” kata Urendeng

Dia berharap apa yang sudah di sampaikan oleh nara sumber dapat bermanfaat bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan edukasi ini.

” Tentu harapan kami, kiranya apa yang sudah disampaikan oleh nara sumber dapat memberikan manfaat bagi semua masyarkat, termasuk pasien dan keluarga pasien yang hadir hari ini,” ucap Urendeng. (sisco)




Reses di Ranomea, Stella Runtuwene Serap Aspirasi Warga

Sulut,GN- Wakil ketua DPRD Sulut Stela Runtuwene melaksanakan reses di Kelurahan Ranomea Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan Senin (2/12/25). Wakil Ketua DPRD Sulut disambut antusias ratusan warga yang menunggu sejak sore hari.

Kehadiran Stela Runtuwene menjadi momentum penting bagi warga Kelurahan Ranomea menyampaikan langsung aspirasi untuk diperjuangkan di lembaga legislatif.

“Kami berharap dukungan dari ibu wakil ketua Stela Runtuwene untuk dapat memperjuangkan aspirasi kami petani dan nelayan khususnya bantuan Alsintan, Perahu dan peralatan tangkap ikan yang sangat dibutuhkan masyarakat disini.” kata salah satu warga Ranomea.

Menanggapi hal tersebut, wakil.ketua DPRD Stela Runtuwene menyampaikan komitmen serta berjanji memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mitra kerja terkait.

“Ini sudah menjadi tugas kami sebagai anggota DPRD yang menjadi wakil bapak/ibu sekalian di lembaga legislatif, apa yang menjadi aspirasi masyarakat Kelurahan Ranomea juga menjadi atensi saya untuk ditindak lanjuti melalui instansi terkait,” jelasnya.

Kegiatan reses dirangkaikan dengan perayaan ibadah Natal rukun keluarga besar Amelius Polii Mangentes, menjadi lebih berkesan saat legislator dari Dapil Minsel-Mitra ini didaulat menyampaikan pesan Natal kepada masyarakat dan jemaat yang hadir.

Dalam pesa Natalnya, Stela Runtuwene mengajak umat Kristiani khususnya yang ada di Kelurahan Ranomea untuk memaknai Natal dengan penuh damai sejahtera dan sukacita seperti kisah kelahiran Yesus Kristus di kandang domba yang jauh dari kemewahan.

“Mari kita sambut Natal dengan kedamaian dan kesederhanaan tapi penuh sukacita seperti kisah kelahiran Yesus Kristus di kandang domba, Tuhan Yesus itu datang dengan kesederhanaan di dunia ini, kalau ada yang baku salah mari torang saling memaafkan dengan saudara-saudara dan sesama kita karena itulah makna Natal sesungguhnya dan kedatangan Yesus di dunia ini adalah untuk menebus dosa-dosa kita semua, ” ucapnya.

Bersamaan agenda kegiatan reses tersebut juga dilakukan sosialisasi terkait Makanan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo serta sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank SulutGo. (sisco/*)

 




Anggota DPRD Sulut Piere Makisanti Gelar Reses

Sulut,GN- Masa reses adalah periode waktu bagi anggota legislatif (DPRD) untuk bekerja di luar gedung, kembali ke daerah pemilihannya untuk bertemu langsung dengan konstituen guna menyerap aspirasi dan masukan masyarakat.

Masa ini merupakan bagian dari kegiatan persidangan, tetapi dilaksanakan di luar gedung dewan dan berfungsi sebagai komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat yang mereka wakili.

Tujuan utama masa reses Menampung aspirasi. Anggota dewan menjaring dan menampung aspirasi, keluhan, dan masukan dari konstituen di daerah pemilihan masing-masing. Masa reses juga digunakan untuk melakukan pengawasan secara langsung terhadap kondisi di lapangan.

 

Masa reses juga merupakan Tanggung jawab moral dan politis. Kegiatan masa reses ini merupakan perwujudan pertanggungjawaban moral dan politis anggota dewan kepada pemilihnya.
Aspirasi yang terkumpul akan dilaporkan dalam sidang paripurna dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan anggaran oleh pemerintah.

 

Terkait dengan itu, Selasa (02/12/2025) Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Pierre Makisanti Menggelar masa reses ketiga tahun 2025. Makisanti turun langsung menemui dan menyerap aspirasi konstituen dari daerah pemilihannya yakni Kecamatan Tombuluan dan Kecamatan Tondano Timur.

 

Di Kecamatan Tombuluan, Masyarakat menyampaikan berbagai macam usulan kepada anggota DPRD Sulut Pierre Makisanti. Masyarkat Kecamatan tombuluan menyampaikan aspirasinya terkait penerangan lampu jalan dan air bersih.

 

Selain itu, Masalah tapal batas Kabupaten Minahasa dan Kota manado, yang berbatasan Desa Koka Minahasa dan Kelurahan Winangun juga menjadi hal penting disampaikan kepada anggota DPRD Sulut. Kemudian masyarakat mengusulkan jalan alternatif dari Desa Koka menuju Desa Kali dan juga Desa Koka menuju Desa Pineleng. Jalan alternatif ini menurut warga masyarakat untuk bisa mengatasi kemacetan jalan Tomohon menuju Kota Manado.

Sementara masyarakat Kecamatan Tondano Timur juga mengusulkan penerangan lampu jalan, perbaikan saluran air dan trotoar. Ada pula masyarakat lainnya menyampaikan aspirasinya terkait irigasi, jalan paving di perumahan serta, rehab balai pertemuan.

Usai mendengar aspirasi warga masyarakat, anggota DPRD Sulut Pierre Makisanti menyampaikan bahwa semua aspirasi tersebut akan diusulkan dan disampaikan kepada pemerintah provinsi Sulut. ” Aspirasi ini akan saya perjuangkan dan tentunya akan disampaikan kepada pemerintah provinsi,” tandasnya. (advetorial)

 

 




Stella Runtuwene Serap Aspirasi Warga Buyungon

Sulut,GN- Pelaksanaan kegiatan reses wakil ketua DPRD Sulut Stela Marlina Runtuwene di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Senin, (2/12/2025) dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi diperjuangkan ke Pemerintah Provinsi Sulut.

Stella Runtuwene bersama Masyarakat Buyungon Amurang (foto : ist)

Dalam pertemuan bersama ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, legislator dari Dapil Minsel – Mitra juga dikenal dekat dengan masyarakat ini mendapatkan beragam persoalan untuk menjadi perhatian pemerintah khususnya di sektor pendidikan, infrastruktur dan sosial.

Persoalan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat untuk diperjuangkan kepada pemerintah daerah antara lain :

1. Sungai Ranoyapo yang berada di kelurahan buyungon
2. Warga memohon agar terakomodir bedah rumah
3. Bantuan beasiswa untuk anak – kurang mampu dan berprestasi
4. Pengadaan fasilitas lampu penerangan jalan
5. Petani setempat membutuhkan bantuan di sektor pertanian khususnya bibit jagung, cabai serta alat pertanian seperti traktor maupun alat pertanian lainnya.
6. ⁠Meminta bantuan pemasangan CCTV guna mengatasi kenakalan dan kriminal di masyarakat
7. Bantuan peternakan ayam petelur
8. Bantuan bagi UMKM masyarakat seperti peralatan masak
9. ⁠Pembenahan dan pemeliharaan jalan Tabe-kilometer 3 (tempat wisata batu dinding)
10. ⁠Perbaikan jalan Uwuran, kilo 3 sampai di Ranoketang, Lobu karna jalan sudah rusak parah.

Stella berjanji pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarakat kelurahan Buyungon dalam agenda penyampaian hasil OKEStream reses di rapat paripurna.yang dihadiri Pemerintah Provinsi.

“Aspirasi bapak ibu akan disampaikan langsung dalam rapat paripurna agar persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah lewat instansi terkait,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa tugas DPRD bukan sebagai eksekutor tetapi memiliki fungsi untuk mengingatkan pemerintah dalam hal pengawasan terkait persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Lewat aspirasi masyarakat ini Stella berharap dalam setiap kegiatan reses DPRD dapat menjadi atensi Pemerintah Daerah Sulut. (sisco/*)