Prospek Harga Emas 2026, Pratikno Paparkan Proyeksi Berbasis Kajian Global

Manado,GN —Pratikno, Gold Analyst, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo,Maluku Utara dan Papua, memberikan pandangan dan kajian secara pribadi mengenai prospek harga emas tahun depan. Pergerakan harga emas pada tahun 2026 menurutnya diperkirakan masih dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Pratikno, Gold Analyst, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo,Maluku Utara dan Papua (foto: ist)

 

Pratikno mengatakan  arah pergerakan harga emas tidak terlepas dari sejumlah faktor utama global, antara lain kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed), perkembangan situasi geopolitik internasional, serta pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.

Kajian tersebut kata Pratikno disusun berdasarkan telaah terhadap berbagai referensi terbuka, termasuk laporan Gold Outlook 2026 yang dirilis World Gold Council (WGC), publikasi lembaga keuangan internasional, serta pandangan para analis dan pakar investasi global.

Dia menjelaskan di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih kerap dipertimbangkan sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) oleh sebagian investor. Meski demikian, Pratikno menegaskan analisis yang disampaikannya bersifat independen dan tidak mewakili pernyataan resmi institusi atau korporasi.

“Analisis ini bersifat independen dan disusun dari berbagai referensi terbuka, antara lain laporan Gold Outlook World Gold Council (WGC), publikasi kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve), data makroekonomi global dari IMF dan Bank Dunia, pergerakan harga emas internasional, indeks dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta kajian dan pandangan analis pasar dan pakar investasi internasional yang dipublikasikan secara terbuka. Proyeksi harga bukan kepastian, melainkan gambaran kemungkinan yang dapat berubah seiring perkembangan situasi global,” ujar Pratikno.

Tiga Skenario Harga Emas 2026
Berdasarkan kajian tersebut, Pratikno memetakan tiga skenario utama yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas sepanjang 2026.
A Shallow Slip — Kenaikan Moderat (5%–15%).

Skenario ini berpotensi terjadi apabila perekonomian global melemah secara moderat dan The Fed mulai menurunkan suku bunga lebih cepat dari ekspektasi pasar. Dalam kondisi tersebut, minat terhadap aset lindung nilai cenderung meningkat secara bertahap, sehingga harga emas berpeluang mencatat kenaikan di kisaran 5 hingga 15 persen.
The Doom Loop — Kenaikan Tajam (15%–30%).

Skenario paling agresif ini dapat terwujud apabila dunia menghadapi perlambatan ekonomi yang lebih dalam, disertai meningkatnya ketegangan geopolitik global. Situasi tersebut umumnya mendorong investor beralih ke aset aman, sementara kebijakan moneter cenderung lebih longgar.

Dalam skenario ini, harga emas berpotensi mencatat kenaikan signifikan hingga 30 persen. Reflation Return — Penurunan (5%–20%). Skenario ini menggambarkan kemungkinan koreksi harga emas apabila pemulihan ekonomi global berlangsung kuat, inflasi terkendali, dan dolar AS menguat. Kondisi tersebut dapat mendorong kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga tekanan jual terhadap emas berpotensi meningkat di kisaran 5 hingga 20 persen.

Di luar ketiga skenario tersebut, Pratikno juga menilai terdapat peluang harga emas bergerak relatif stabil dalam rentang terbatas, khususnya apabila tidak terjadi guncangan besar pada sektor moneter maupun geopolitik global.

Literasi Investasi dan Akses Digital
Dalam konteks perencanaan keuangan, Pratikno menekankan pentingnya peningkatan literasi investasi agar masyarakat mampu memahami risiko dan peluang secara lebih seimbang.

Dia menilai pemanfaatan layanan keuangan berbasis digital dapat menjadi salah satu sarana pendukung dalam mengelola investasi emas secara lebih terukur. Sejalan dengan perkembangan tersebut, akses investasi emas kini semakin luas melalui berbagai platform digital. Salah satunya adalah Tring! by Pegadaian, aplikasi keuangan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara praktis tanpa harus datang langsung ke outlet.

Melalui Tring!, masyarakat dapat memulai investasi emas dari nominal relatif terjangkau, memantau harga emas secara real-time, serta mengelola transaksi secara fleksibel. Aplikasi ini menyediakan fitur Tabungan Emas, Cicil Emas untuk kepemilikan emas Batangan dan Digital atau Deposito Emas, serta Gadai Tabungan Emas sebagai solusi pembiayaan tanpa harus menjual aset emas.

Menurut Pratikno, kemudahan akses dan transparansi harga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi. Pratikno menilai layanan digital relevan bagi masyarakat yang ingin membangun kepemilikan emas secara terencana dan sesuai kemampuan finansial.

Sebagai informasi, aplikasi Tring! by Pegadaian telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menyediakan layanan konvensional dan syariah untuk mendukung strategi investasi emas KUBET jangka panjang.
Sebagai penutup, Pratikno mengingatkan bahwa setiap keputusan investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing individu.(*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan, Dampingi Wamenkes RI Buka Acara Topping of Ceremoni Gedung Kanker RSUP Kandou Manado

Manado,GN— Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benyamin Paulus Octavianus, SpP(K) membuka secara resmi Topping of Ceremony Contruction of Oncology Cervice Center RD Kandou Manado ( pembangunan gedung layanan kanker terpadu) Senin (15/12/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Wamenkes saat membuka acara Topping of Ceremony di dampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan peningkatan layanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Bumi nyiur melambai dan di kawasan Indonesia timur.

Wamenkes bersama jajaran sekaligus meninjau langsung kesiapan fasilitas pelayanan serta perkembangan pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Dirut RSUP Prof RD Kandou manado menjelaskan posisi strategis rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan utama, tidak hanya bagi Sulawesi Utara, tetapi juga bagi sejumlah provinsi di wilayah timur Indonesia.

Tingginya angka rujukan pasien kata Dirut, menuntut penguatan layanan secara terintegrasi, baik dari sisi sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan. Sehingga Dirut menilai kunjungan kerja Wamenkes menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan layanan kesehatan.

Wamenkes juga meninjau ke sejumlah fasilitas kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan, di antaranya Poltekkes Kemenkes Manado, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Manado, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado dan RSUD Sam Ratulangi Tondano dan RSUD Noongan Minahasa.

Dalam kesempatan itu, Wamenkes juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou siap memberikan dukungan.

Dirut Prof Starry Rampengan menegaskan pihaknya bersedia mendukung RSUD Sam Ratulangi, baik melalui layanan rujukan maupun dukungan pendidikan dan pelatihan tenaga medis.

‎“RSUP Kandou siap mensuport, baik dari sisi layanan rujukan maupun penguatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan,” ucapnya

‎Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan dan provinsi Sulut, sehingga peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Diakhir acara Topping of Ceremony, Wamenkes RI, Gubernur Sulut dan pejabat lainnya memberikan testimoni, disaksikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado,Direktur Layanan  Operasional, Direktur SDM dan Diklit Serta Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan. sisco)




RSUP Kandou Manado dan PT Hutama Karya Sampaikan Permintaan Maaf Jika Terjadi Gangguan Lalu Lintas di Acara Topping Off Gedung Kanker

Manado,GN- Manajemen RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bersama PT Hutama Karya selaku pelaksana proyek menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat pengguna jalan jika terjadi potensi gangguan lalu lintas di sekitar kawasan RS Kandou pada acara pelaksanaan Topping Off Pembangunan Gedung Kanker yang akan digelar pada Senin (15/12/2025).

‎Manajemen RSUP Kandou menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memungkinkan adanya peningkatan aktivitas kendaraan di area rumah sakit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak manajemen telah menyiapkan tim khusus yang bertugas mengatur dan mengendalikan arus lalu lintas agar tetap berjalan lancar.

‎”Tim ini disiagakan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali serta pelayanan di rumah sakit tetap berjalan optimal,” ujar pihak manajemen RSUP Kandou.

‎Meski telah dilakukan langkah antisipatif, manajemen RSUP Kandou tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat gangguan lalu lintas maupun ketidaknyamanan pelayanan. Manajemen berharap pengertian dan dukungan masyarakat demi kelancaran kegiatan acara Topping Off sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya layanan kanker di RSUP Kandou. (*/red)

 




Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, Apresiasi Support dan Bantuan Seragam dari PT Pelindo Regional 4 Manado

Manado,GN – Bentuk kepedulian PT Pelindo Regional 4 Manado kepada para buruh bagasi, Jumat (12/12/2025) menyerahkan bantuan berupa seragam warna biru muda sebanyak 400 buah.

General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie Menyerahkan Secara Simbolik Bantuan Berupa Seragam Untuk Buruh Bagasi (Foto: Gemparnews)

Penyerahan bantuan secara sembolik ini diserahkan langsung oleh General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie kepada Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, dan perwakilan buruh bagasi pelabuhan Manado di depan ruangan lounge terminal penumpang.

Usai penyerahan bantuan seragam, Hartati Kambey selaku Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Manado memberikan apresiasi dan terimakasih kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado.

Hartati merasa bersyukur atas bantuan dan kepedulian dari Pelindo Regional 4 Manado terhadap para pencari nafkah di pelabuhan Manado.

“Kami merasa bersyukur atas bantuan dari PT Pelindo Regional 4 Manado, berupa seragam sebanyak 400 buah untuk 200 tenaga buruh TKBM di pelabuhan Manado. Kepada General Manager ibu Nurlayla Arbie atas kepedulian dan kemurahannya” kata Hartati.

“Dengan begitu saya berharap, anggota koperasi buruh bagasi makin keren, makin dikenal dan harus makin ramah lagi melayani jasa untuk para penumpang,” sambung Hartati.

Hartati memberikan apresiasi kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado telah menata pelabuhan Manado dengan begitu indah.

“Dibawah kepemimpinan General Manager Ibu Nurlayla semua ditata dengan baik dan semua orang melihat kerja nyata. Semua diperbaiki dan dibuat semakin keren dan cantik wajah pelabuhan Manado,” tandasnya. (sisco)

 




Kondisi Rumah Memprihatinkan, Kadis Dinsos Sangihe Serahkan Bantuan Buat Dua Lansia di Kelurahan Lesa

SANGIHE,GN – Sangat memprihatinkan Kondisi rumah Dua warga lanjut usia (Lansia), Lourens Liatahi dan Efraim Tampil, Warga Kelurahan Lesa, Kecamatan Tahuna Timur , atap dan dinding bocor, sehingga ini perlu mendapat perhatian Pemerintah.

Mengetahui keberadaan kedua Lansia Kadis Dinas Sosial (Dinsos) Kepulauan Sangihe Dokta Pangandaheng bersama staf langsung menuju ke rumah kedua warga untuk menyerahkan bantuan.

Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial Sangihe, Doktarius Pangandaheng, didampimgi Staf dan Fasilitator PKH, langsung di kediaman masing-masing kedua penerima, Jumat (12/12/2025).

Jenis bantuan yang diberikan berupa beras, gula putih, minyak goreng, terpal, kasur, selimut, makanan siap saji serta famili kid, didalamnya ada peralatan cuci dan mandi serta senter dan jenis lainnya.

Kadis Sosial Kepulauan Sangihe, Doktarius Pangandaheng mengatakan, kedua lansia yang telah hidup sendiri di rumahnya masing-masing dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, wajib mendapat bantuan meski keduanya tidak terdata pada Program Keluarga Harapan (PKH).

Doktarius bahkan mengakui baru mengetahui keberadaan kedua lansia, setelah ada netizen yang memosting di FB kondisi rumah salah satu lansia yang sangat memprihatinkan dengan rumah yang dipenuhi bocor.

“Setelah mengecek kondisi rumah Bapak Lourens dan Bapak Efraim, hari ini kami langsung ke Lesa mengantarkan bantuan,” kata Doktarius.

Melihat kondisi rumah kedua lansia yang sangat memprihatinkan serta mengingat bantuan Dinsos yang terbatas, Doktarius berharap pihak terkait maupun instansi teknis juga tergerak untuk membantu, khususnya perbaikan rumah kedua lansia.

“Bantuan Dinsos hanya terbatas, tidak sampai pada fisik rumah, kiranya untuk bantuan bahan rumah dapat difasilitasi intansi teknis, seperti seng untuk perbaikan atap yang bocor dan bantuan semen,” ungkap Doktariius.

Salah satu penerima bantuan, Lourens Liatahi, mengaku sangat terbantu dengan sentuhan Dinsos, apalagi selama ini dirinya mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial dari Pemkab Sangihe.

“Pokoknya cuma kamar tidur saya yang tidak bocor, ruangan lain bocor semua. Selama ini saya juga tidak pernah mendapat bantuan dan saya tidak terdata dalam PKH,” ucap Lourens.

Sementara Lurah Lesa Ruth Makadolang saat dihubungi media ini, menanyakan terkait keberadaan warga ini yang tidak termasuk penerima bantuan menyampaikan bahwa, jika ada bantuan dari Kelurahan kedepan maka akan memperhatikan dan mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran.

” Kedepan Kami selaku Pemerintah Kelurahan dalam Pendataan pemberian bantuan, benar- benar mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran,” Jelas Makadolang.(ROBIN)




Pansus DPRD Bahas Ranperda Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Sulut,GN- Panitia Khusus DPRD Sulut melakukan pertemuan secara marathon bersama instansi terkait Pemerintah Provinsi. Pertemuan ini dalam rangka menggenjot pembahasan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Hal ini terlihat pada rapat lanjutan pembahasan yang dipimpin Ketua Pansus Dra Vonny Paat di dampingi Wakil Ketua Louis Schramm bersama sejumlah anggota Pansus dan perangkat daerah terkait di Ruangan Serbaguna DPRD Sulut meringankan, Selasa (9/12/2025).

Ketua Pansus Dra Vonny Paat secara langsung membuka diskusi dengan mengarahkan pembahasan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut untuk memberikan penjelasan terkait distribusi bagi penambang rakyat.

Royke Roring selaku anggota pansus menyoroti perlunya kejelasan mengenai jumlah blok tambang rakyat yang telah beroperasi. “Sebelum menetapkan distribusi, kami perlu mengetahui berapa blok yang berjalan hingga saat ini,” katanya.

 

Anggota Pansus lainnya yakni Henry Walukow memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi nyata biaya produksi penambang rakyat. Ia menegaskan bahwa simulasi pendapatan yang sering disebutkan, misalnya Rp100 juta, itu tidak mencerminkan keuntungan bersih.

“Biaya produksi bisa mencapai 70–75 persen. Jadi keuntungan bersih penambang hanya sekitar 25–30 persen,” ujar Henry.

Henry menekankan pentingnya sosialisasi sebelum menetapkan angka distribusi. Tanpa sosialisasi yang memadai, ia khawatir kebijakan ini justru memicu penolakan. “Di Blok 2 Talawaan Tatelu saja ada sekitar 5.000 pekerja. Belum lagi wilayah Bolmong Raya. Dan 80 persen penambang rakyat di Sulut belum memiliki izin. Jika distribusi terlalu tinggi, dikhawatirkan mereka memilih tetap ilegal,” sebutnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas ESDM Sulut, Drs Fransicsus Mandoka, menjelaskan bahwa blok tambang rakyat berada di tiga kabupaten: Boltim, Mitra, dan Minut.

Dia menambahkan sosialisasi kepada penambang akan dilakukan setelah Perda ditetapkan. Terkait usulan distribusi, Maindoka menyebut gagasan awal muncul dari mantan anggota DPRD James Tuuk, namun implementasinya ternyata lebih kompleks. “Distribusi perlu dibahas bersama hingga mencapai angka paling tepat,” terangnya.

Diakhir pembahasan rapat tersebut, Ketua Pansus Vonny Paat menegaskan bahwa Pansus sepakat penambang rakyat bersedia membayar distribusi, tetapi besaran final belum ditentukan.

“Kita akan turun lapangan pada hari Sabtu untuk melihat kondisi riil. Senin kita lakukan uji publik, setelah itu baru kita tetapkan persentasenya,” tutupnya.

Untuk diketahui dalam rapat pembahasan tersebut dihadiri Ketua Pansus Vonny Paat, Wakil Ketua Pansus Louis Schramm serta anggota yakni Remly Kandoli, Nick Adicipta  Lomban, Hendry Walukow, ketua Vonny Paat, Royke Roring, Seska Budiman dan Berty Kapojos.

Dari pihak eksekutif, dihadiri Karo Hukum Flora Krisen, Kepala Bapenda Provinsi Sulut June Silangen, Kadis Perkimtan Provinsi Sulut Alexander Watimena.serta Perwakilan Dinas Kesehatan Sulut. (Adve)




KPU Sulut Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester II Secara Elektronik Tahun 2025

Sulut,GN – Komisi Pemilihan Umum  Sulawesi Utara (KPU Sulut) menyelenggarakan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester II secara elektronik Tahun 2025 dan Penggantian Antarwaktu Anggota DPRD Provinsi kepada Pimpinan Partai Politik di Provinsi Sulut, pada hari Kamis (11/12) di Aula KPU Sulut.

Anggota KPU Sulut Salman Selangi bersama Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon membuka kegiatan tersebut.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulut Salman Saelangi, yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, memaparkan norma-norma dalam Peraturan KPU (PKPU)  Nomor 3 Tahun 2025, diantaranya ketentuan apabila Anggota DPRD yang diberhentikan melakukan upaya hukum, tetentuan terkait Affirmative Action/keterwakilan perempuan dalam hal jumlah suara sama, ketentuan data jumlah penduduk untuk penentuan calon PAW.
Kemudian, terkait ketentuan penentuan calon PAW memperhatikan keterwakilan perempuan/Affirmative action dalam hal calon PAW tidak memperoleh suara, ketentuan calon PAW tidak memenuhi syarat, ketentuan LHKPN bagi calon PAW.
Selanjutnya, Saelangi menjelaskan ketentuan klarifikasi calon PAW, upaya hukum calon PAW, ketentuan dalam hal nama calon PAW belum disampaikan.
Setelah pembahasan terkait PAW, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester II secara elektronik Tahun 2025. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk menjadi sarana informasi bagi stakeholder yang terlibat untuk dapat mempersiapkan diri dalam melakukan pemutakhiran data partai politik. Saelangi menjelaskan bahwa pemutakhiran Semester II akan berlangsung hingga 3 (tiga) hari sebelum berakhirnya bulan Desember.

“Partai politik kiranya bisa aktif dalam melakukan penambahan, perbaikan, atau penghapusan terkait dengan data kepengurusan, pengurus, keterwakilan Perempuan, lokasi kantor, dan keanggotaan partai sebelum akhir periode”, tegas Saelangi.

Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini partai politik dapat memperoleh informasi dan pemahaman terkait Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester II secara elektronik Tahun 2025 dan Penggantian Antarwaktu Anggota DPRD Provinsi, serta dapat bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat berjalan lebih baik.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bagian Teknis dan Hukum KPU Sulut Carles Worotitjan dan Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sulut Novie Runtukahu serta pelaksana sub bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu. (*/sisco)




GM Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie Serahkan Bantuan Seragam TKBM

Manado,GN – Sebagai bentuk perhatian kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Manado menjelang Natal dan Tahun Baru, PT Pelindo Regional 4 Manado menyerahkan bantuan seragam sebanyak 400 buah.

Sebanyak 200 orang TKBM yang akan menerima seragam tersebut. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie, di ruangan terminal penumpang pelabuhan Manado Jumat, (12/12/2025) tadi sore.

Selain itu, General Manager Nurlayla Arbie juga menyerahkan troli untuk penggunaan atau mengangkut barang secara gratis di area pelabuhan Manado.

Pantauan media Gemparnews.com  seragam yang diserahkan kepada para buruh bagasi (Porter red) telah diberikan nomor dan kartu. ” Ini tentunya untuk mempermudah para penumpang mengenali buruh bagasi untuk menggunakan jasa Porter,” kata Nurlayla Arbie.

Selain itu, Nurlayla Arbie menjelaskan saat ini Pelindo Regional 4 Manado mendapat arahan untuk meningkatkan standar layanan terminal penumpang. Salah satunya kata Nurlayla Arbie, penyeragaman para buruh bagasi atau Porter, sehingga secara penampilan jauh lebih rapih, juga lebih seragam dan lebih  jelas penomorannya.

“Harapan kami bagi para penumpang merasa lebih nyaman dan aman pada saat menggunakan jasa teman -teman Porter yang ada di pelabuhan Manado,” jelas Nurlayla Arbie.

Dia menambahkan untuk pemberlakuan pemakaian seragam Porter dipastikan pada Senin pekan depan. ” Pastinya Senin depan para Porter akan wajibkan memakai seragam yang sudah kami bagikan. Sekali lagi ini untuk mempermudah para penumpang, lebih nyaman dan aman saat menggunakan jasa Porter,” tandasnya.

Turut hadir Ketua Koperasi TKBM pelabuhan Manado Hartati Kambey dalam penyerahan seragam bagi para buruh bagasi atau Porter. (sisco)




Jiwa Visioner General Manager Nurlayla Arbie, Sulap Wajah Pelabuhan Manado Semakin Indah

Manado,GN-  Wajah Pelabuhan Manado dibawah sentuhan seorang berjiwa visioner General Manager Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie semakin menampakan suasana menarik. Tak tanggung – tanggung mulai dari perubahan area pelabuhan hingga tempat persinggahan terminal penumpang tampaknya menjadi indah.

Fasilitas seperti ruangan tunggu, toilet di sulap menjadi semakin cantik, bahkan area terminal dilengkapi dengan Wify gratis untuk komunikasi bagi penumpang yang akan melintasi kepulauan Nusa Utara.

PT Pelindo Regional 4 Manado, juga menyiapkan layar (Televisi), untuk mengecek tanggal dan jam keberangkatan kapal penumpang menuju ketiga Kabupaten Kepulauan Sangihe,Talaud dan Sitaro.

Selain itu, kenyamanan penumpang untuk masuk ke pelabuhan Manado juga di pantau oleh kamera cctv yang di pasang diarea pelabuhan. Begitu juga, pengaturan bagi para penumpang yang hendak masuk melalui pintu utama dengan uji coba scan portal  khusus untuk tiket penumpang.

Dengan hadirnya, Autogate dalam dua bentuk yaitu fix gate (pintu tetap) dan mobile gate (pintu bergerak). Mobile gate disiapkan untuk membantu penumpang prioritas seperti penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia, agar tetap mudah mengakses area keberangkatan.

“Kami ingin semua pengguna jasa, termasuk penumpang disabilitas dan ibu hamil, mendapatkan layanan yang sama nyaman dan aman,” ujar General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie, Jumat (12/12/2025).

Sementara tempat melintas melalui pintu masuk ke pelabuhan bahkan keluar dari area pelabuhan, sudah diatur dan ditata sedemikian rupa, sehingga tidak menimbulkan penumpukan penumpang. ” Ini tentu mengurai penumpang yang akan masuk melalui pintu loket menuju ke terminal,” ucapnya.

General Manager berharap, kedepannya penataan area pelabuhan akan terus dimaksimalkan untuk kenyamanan para pengguna pelabuhan termasuk penumpang yang hendak berlayar menuju ke kabupaten kepulauan Nusa Utara. (sisco)




Bupati Tanda Tangani MoU Dengan Kejati Sulut, Perkuat Sinergi Pemkab Dengan Lembaga Penegak Hukum

SANGIHE,GN – Bertempat di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin Manado,Rabu 10 Desember Pemerintah Kabupaten Sangihe dalam hal ini , Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM bersama para bupati/wali kota se- Provinsi Sulawesi Utara menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Penandatanganan Nota Kesepahaman, Perjanjian Kerja Sama, serta Hibah Barang Rampasan Negara yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
‎
‎Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum dalam rangka pemanfaatan aset negara untuk kepentingan pembangunan daerah.
‎
‎Hadir, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Kajati Sulut Yacob Hendrik Pattipeilohy, perwakilan Jampidum Kejaksaan RI Hari Wibowo, Pj Sekprov Sulut Tahlis Galang, PT. Jamkrindo, unsur Forkopimda, Kajari Kab/Kota se-Sulut.(RB)