Royke Anter di Percayakan Sebagai Ketua Panitia Rakerda Partai Demokrat Sulut

Sulut,GN- Wakil Ketua DPRD Sulut yang juga kader Partai Demokrat Sulut, Royke Anter ditunjuk sebagai ketua panitia dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut).

Agenda Rakerda Partai Demokrat Sulut yang dilaksanakan di Hotel Luwansa Manado, Jumat (14/11/2025) di hadiri oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus di dampingi Ketua DPD Demokrat Sulut Mor Dominus Bastian serta jajaran.

Sementara Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat hadir langsung dalam agenda Rakerda tersebut.

Selain itu, hadir pula pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulut, perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh kabupaten/kota, organisasi sayap partai, serta kader dan simpatisan.

Dari pantauan media Gemparnews.com, agenda Rakerda Partai Demokrat Sulut berjalan dengan sukses dan penuh keakraban. (sisco)




Wakil Ketua DPRD Sulut Prihatin Kondisi Jalan Kilometer tiga Belum di Perbaiki Pemerintah

MEP Prihatin Kondisi Jalan Kilometer tiga Belum di Perbaiki Pemerintah
Sulut,GN- Wakil Ketua DPRD Sulut dari Partai Golkar Michaela Elsiana Paruntu(MEP) ikut Prihatin terkait jalan kilometer tiga (3) hingga kini belum diperbaiki.

Wakil Ketua DPRD Sulut Michaela E Paruntu (foto : Gemparnews)

” Jalan kilometer tiga yang kini kondisinya parah, akan makin tambah parah jika jalan itu tidak diperbaiki secepatnya,” kata MEP kepada sejumlah media usai Rapat Banggar bersama TAPD Provinsi Sulut, Jumat (14/11/2025).

Politisi Golkar ini menyampaikan bahwa kondisi jalan kilometer tiga sudah bertahun- tahun selalu rusak, walau sudah diperbaiki tetapi tetap rusak.

” Keadaan yang ada warga desa kilometer tiga sudah berulang kali menyampaikan aspirasi ini kepada kami, maka komitmen kami akan menyampaikan hal ini kepada pemerintah untuk segera menindak harapan warga kilometer tiga,” pungkasnya. (sisco)




Roring Pimpin Rapat Finalisasi Ranperda PBD, Silangen Sampaikan Terimakasih Kepada Tim Pansus

Sulut,GN- Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Penanggulangan Bencana Daerah (Ranperda PBD) Royke Roring didampingi sekretaris Pansus Paula Runtuwene, anggota pansus Vionita Kuera, Louis Carl Schramm, Pierre Makisanti, dan Amir Liputo melaksanakan rapat finalisasi Ranperda PBD, Jumat (14/11/2025).

Koordinator Pansus dr Fransiscus A Silangen dan Ketua Pansus Royke Roring (foto : Gemparnews)

Turut hadir Koordinator Pansus Ranperda PBD dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD rapat tersebut. Setiap fraksi – fraksi memberikan pemandangan terkait Ranperda PBD tersebut.

Dalam rapat tersebut, semua Fraksi Menerima Ranperda Penanggulangan Bencana Daerah di sahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pada kesempatan itu, Koordinator Pansus memberikan beberapa point sebagai pesan. Menurut Silangen hal itu yang perlu dilihat lebih dalam agar mampu diantisipasi dalam 20 tahun kedepan dan tidak terjadi lagi.

“Patutlah seluruh jajaran yang hadir memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, karena berkat penyertaan Tuhan penyusunan Ranperda tersebut dapat berjalan dengan baik,” kata Silangen.

”Ini saya cuman mengingatkan, dan tentunya berterimakasih kepada teman teman Pansus yang boleh menyelesaikan Ranperda ini dengan semangat yang luar biasa. Sehingga ini sudah mencapai tahapan akhir pemandangan dari masing masing Fraksi,” ujarnya.

Silangen menyebutkan selanjutnya akan masuk pada tahap konsultasi terakhir ke Kemendagri. “Kemudian tahap selanjutnya konsultasi terakhir ke kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di jakarta,” pungkasnya. (sisco)

 




Jalin Hubungan Harmonis dan Konstruktif, Gubernur Buka Rakerda Partai Demokrat Sulut

Sulut,GN- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) dan juga selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Sulut, Jumat (14/11/2025) bertempat di hotel Luwansa Manado.

Gubernur merasa terhormat dapat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran Gubernur di acara ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap undangan yang diberikan, tetapi juga sebagai wujud komitmen untuk menjalin hubungan yang harmonis dan konstruktif antar partai politik di Sulawesi Utara.

“Saya percaya bahwa perbedaan pandangan politik seharusnya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam membangun daerah,” kata Gubernur.

Justru kata Gubernur, dengan adanya keberagaman ide dan gagasan, dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Sulawesi Utara.

Menurut Gubernur, Rakerda ini menjadi momentum yang tepat untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan merumuskan strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Gubernur berharap melalui forum ini, dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar partai politik, sehingga Sulawesi Utara dapat terus maju dan berkembang menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Diketahui, Rakerda Partai Demokrat Sulut turut dihadiri Pengurus pimpinan pusat Partai Demokrat, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulut, perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh kabupaten/kota, organisasi sayap partai, serta kader dan simpatisan.

Pengurus DPD Demokrat Sulut dikesempatan itu juga memaparkan rencana kerja strategis, dalam upaya konsolidasi struktural, dan target program organisasi untuk periode kerja ke depannya.

Selain itu, Rakerda ini juga menjadi wadah penting untuk melakukan evaluasi kinerja, menyusun strategi politik, dan memperkuat soliditas kader di bumi nyiur melambai. (sisco).

 

 




Ini Penegasan Stella Runtuwene ke Pemprov Sulut Terkait MaMi di 62 Panti Asuhan Tidak di Anggarkan Pada APBD 2026

Sulut,GN- Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Stella Runtuwene memberikan penegasan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Sulut terkait 62 Panti asuhan yang ada di bumi nyiur melambai tidak dianggarkan makan Minum (MaMi) dalam APBD tahun 2026.

Stella meminta Pemerintah Provinsi Sulut untuk memberikan perhatian khusus kepada 62 Panti asuhan ini.

” Kita cuma mau tegaskan ke pak Sekprov, tolong di perhatikan 62 Panti asuhan ini. Mereka mau bergantung pada siapa lagi kalau bukan kepada kita di sini. Jadi saya tekankan agar supaya tolong dilihat panti asuhan ini,” tegas Stella saat rapat pengantar pembahasan KUA – PPAS APBD tahun 2026 di ruangan paripurna, Kamis (13/11/2025).

Selain itu, Stella juga menyampaikan terkait jalan kilo meter tiga antara Minsel dan Mitra. Stella menjelaskan bahwa kerusakan jalan ini sudah viral di medsos sehingga harus mendapat perhatian secara serius oleh pemerintah provinsi Sulawesi Utara.

” Saya berharap jalan kilo meter tiga ini dapat di perhatikan. Jangan sampai viral lagi di TV dan ini baru viral di medsos oleh masyarakat karena jalan rusak di tanam pohon pisang di tengah jalan. Sekali lagi saya berharap jalan kilo meter tiga ini dapat diperhatikan,” pungkasnya. (sisco)

 

 




Thomas Harming Suwarta: Jurnalis Bukan Hanya Pilar Demokrasi, Tetapi Juga Pilar HAM di Indonesia

Palangkaraya,GN- Staf Khusus Menteri HAM RI Thomas Harming Suwarta mengajak seluruh wartawan di Indonesia untuk terlibat aktif dalam agenda besar Pembangunan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Menurut Thomas, jurnalis tidak hanya menjadi pilar demokrasi tetapi juga menjadi pilar Hak Asasi Manusia.

Hal tersebut disampaikan Thomas dalam seminar nasional bertajuk “Jurnalis dalam Perspektif Hak Asasi Manusia” dalam rangka Rapat Kerja Nasional Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Palangkaraya, Kamis (13/11/2025)..

“Bangun peradaban HAM itu adalah tugas kita semua masyarakat Indonesia, lebih-lebih lagi wartawan karena mereka memiliki kekuatan luar biasa melalui tulisan atau reportase berita yang bisa memberi kesadaran pada masyarakat dan juga pemerintah tentunya. Bayangkan kalau media atau wartawan memiliki perspektif tentang Hak Asasi Manusia maka dengan sendirinya mereka memberi porsi besar pada isu-isu HAM dan pasti berdampak pada masyarakat,” ujar Thomas.

Lanjut Thomas, pemerintahan Prabowo – Gibran saat ini memiliki komitmen tinggi pada pembangunan Hak Asasi Manusia yang meliputi aspek-aspek penghormatan (To Respect), Pelindungan (To Protect), dan Pemenuhan kebutuhan HAM (To Fulfill).

Kata dia meletakan aspek HAM pada astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru yaitu peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Hak Asasi Manusia. Bahkan lebih dari 50 persen poin-poin pada Astacita lanjut Thomas merupakan aspek-aspek Hak Asasi Manusia.

“Artinya kita semua termasuk komunitas media sedang diajak menjemput peradaban baru tersebut. Ya kita bisa memulainya dengan peran-peran jurnalistik harian kita dengan memberi kesadaran HAM pada masyarakat melalui konten-konten atau materi liputan. Sehingga isu HAM tidak hanya muncul saat terjadi kasus saja tetapi pada isu-isu lain juga ya soal penghormatan dan juga pemenuhan kebutuhan HAM misalnya. Itu bisa diangkat ke publik,” urai Thomas.

Dia ingatkan juga, di tengah era keterbukaan informasi publik saat ini termasuk banjir informasi, wartawan media-media ‘mainstream’ tetap menjadi rujukan publik untuk mengetahui berita-berita yang memang benar dan layak dikonsumsi serta membantu publik dan pemerintah dan bukan sekedar mencari sensasi yang justru tidak mendidik masyarakat.

“Siapa pun paham kekuatan pena atau tulisan itu luar biasa. Maka pena wartawan dan perspektif wartawan itu punya pengaruh luar biasa termasuk membantu dalam membangun peradaban HAM di Indonesia. Ayo wartawan di seluruh nusantara, kita sama-sama bangun peradaban HAM,” kata Thomas sambil menyampaikan ajakan.

Lebih dari itu, Thomas juga menyampaikan pentingnya wartawan di seluruh Indonesia meningkatkan kapasitas dan kemampuannya termasuk subtansi Hak Asasi Manusia yang disebut Thomas sebagai intangible aset termahal yang dimiliki bangsa ini. Dengan makin memahami hak asasi manusia maka wartawan diharapkan lebih mudah menyampaikan pesan-pesannya kepada publik.

“Maka kami menempatkan penguatan kapasitas HAM untuk rekan-rekan wartawan sebagai hal penting. Bagaimana pun jurnalis yang memahami dengan baik tentang HAM tentu menjadi komunikator yang baik bagi publik untuk menyampaikan isu-isu atau pesan-pesan tentang Hak Asasi Manusia. Termasuk keberpihakannya pada isu-isu HAM,” tukas Thomas.

Dia berharap ke depan ada kerjasama dan sinergi yang baik antara media dengan kementerian Hak Asasi Manusia karena sesungguhnya semakin banyak sumber atau referensi publik tentang HAM maka upaya menciptakan peradaban HAM akan menjadi makin mudah.

“Bagi kami di Kementerian HAM, media atau wartawan adalah rekan seperjalanan. Kami tetap menghargai independensi media tetapi saat yang sama kerjasama dan kolaborasi yang baik juga bisa dilakukan. Kami boleh menyebut salah satu pilar HAM adalah juga media. Bukan banyak pilar demokrasi tetapi juga Hak Asasi Manusia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono menyambut baik ajakan Kementerian HAM untuk kerjasama dan kolaborasi membangun kesadaran HAM bagi kalangan wartawan. “Kami komunitas wartawan menjadi tertantang untuk ikut dalam arus besar yang sama yaitu membangun peradaban HAM. Selain kami meningkatkan kapasitas kami tentang HAM, tentu kami juga berharap agar ada kepastian pelindungan HAM bagi wartawan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Maka kami meyakini Kementerian HAM bisa menjadi jembatan untuk mewujudkan itu semua,” tutupnya. (*/sisco)




Rapat Banggar DPRD Bersama TAPD Provinsi Sulut, Louis Schramm Soroti Kinerja DLHD Sulut

Sulut,GN-  Anggota Badan Anggaran DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Louis Schramm menyoroti kinerja dari salah satu mitra komisi IV yakni Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Sulut.

Rapat Banggar DPRD Sulut Bersama TAPD Provinsi Sulut (foto : Gemparnews)

Sorotan ini disampaikannya pada saat Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026 yang di pimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD, Kamis (13/11/2025) di ruang Paripurna DPRD Sulut.

Ketua Fraksi Gerindra ini, menyampaikan kondisi kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut yang dinilainya belum optimal dalam menangani berbagai persoalan pencemaran lingkungan di Kota Manado dan sekitarnya.

“Saya ingin menyoroti mitra kerja kami, yakni Dinas Lingkungan Hidup. Akhir-akhir ini, terjadi tren peningkatan pelanggaran terkait pencemaran lingkungan, baik pencemaran udara, sungai, maupun kebisingan,” ujar Louis saat rapat di hadiri Sekretaris Provinsi Sulut, Thalis Galang, dan jajarannya.

Louis menyinggung kasus pabrik kecap di Kota Manado yang membuang limbah ke saluran air yang digunakan oleh warga masyarakat. Selain itu, Louis menyoroti berbagai kasus seperti di PT FUTAI Bitung yang diduga telah mencemari lingkungan secara serius.

“Saya ingin bertanya kepada Kepala Dinas, mengapa hal ini bisa terjadi? DLH seolah hanya menjadi pemadam kebakaran. Padahal di instansi tersebut ada penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) yang seharusnya bisa melakukan penyelidikan bila terjadi pencemaran,” tegas Louis.

Namun, lanjut Louis memahami kerja dan tugas serta keberadaan PPNS tersebut tidak berjalan optimal karena keterbatasan anggaran. (sisco)




Billy Lombok Suport Penuh dan Solid Sukseskan Rakerda Partai Demokrat Sulut

Sulut,GN- Bertempat disalah satu hotel di Kota Manado, Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Jumat 14 November 2025. Kegiatan Rakerda ini direncanakan dibuka oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

Billy Lombok (foto : Gemparnews)

Terkait pelaksanaan kegiatan Rakerda partai Demokrat Sulut, anggota DPRD Sulut Billy Lombok pun angkat bicara. Kepada sejumlah media, Lombok memberikan support dan dukungan penuh pelaksanaan kegiatan Rakerda partai Demokrat Sulut.

” Tentu saya selaku anggota DPRD Sulut dari partai Demokrat mendukung penuh pelaksanaan Rakerda,” ucap Lombok saat ditemui di ruangan fraksi partai Demokrat Sulut lantai III DPRD, Kamis (13/11/2025) tadi sore.

Lombok mengatakan bagi semua kader wajib mensukseskan agenda kegiatan Rakerda. Kegiatan ini lanjut lombok menjelaskan adalah momentum partai untuk mensosialisasikan berbagai program dan kegiatan ini dan tentunya ada program kegiatan dewan pimpinan pusat yang akan disampaikan ke masing – masing DPD se provinsi di Indonesia.

” Ini bagian dari kehendak ketua Umum, Sekjen dan seluruh jajaran, agar seluruh elemen dan kader partai Demokrat untuk memberikan sumbangsi yang terbaik bagi bangsa dan negara,” jelas lombok.

“Jadi kita sebagai kader tetap solid mensukseskan kegiatan Rakerda partai Demokrat Sulut ini. Kita memberikan dukungan penuh, baik partisipasi diri maupun segala hal sesuai dengan petunjuk dan arahan dewan pimpinan pusat,” tandasnya. (sisco)




Peringati HUT HKN ke-61 Tahun, Dirut Prof Starry Rampengan Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Manado,GN- Berlangsung dihalaman kantor CVBC gedung jantung RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dilaksanakan upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.

Bertindak sebagai inspektur upacara Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS.

Peringatan HKN tahun ini mengusung tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat. Dirut Prof Starry membacakan sambutan resmi Menteri Kesehatan Republik Indonesia dengan menekankan pentingnya transformasi kesehatan nasional dan peran tenaga kesehatan dalam mewujudkan generasi yang sehat dan produktif.

“Momentum HKN ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung transformasi sistem kesehatan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Prof Starry, Selasa (12/11/2025).

Moment ini, Dirut Prof Starry juga di lakukan penyerahan penghargaan pengabdian masa kerja kepada sejumlah pegawai RSUP Kandou Manado. Penyerahan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Usai pelaksanaan upacara, Dirut Prof Starry secara resmi membuka rangkaian kegiatan HKN ke-61. Turut hadir seluruh Dewan Direksi, Manager dan Asisten Manager. (sisco)




Perlu di Ketahui, 15 Sampai 24 November 2025 Jalur Lalu Lintas Masuk ke RSUP Kandou Manado di Alihkan

Manado,GN- Pemberlakuan penerapan dan pengalihan akses lalu lintas di area rumah sakit RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dimulai pada 15 sampai 24 November 2025. Pengalihan lalu lintas ini dilakukan karena akan dimulainya pekerjaan jalan pengerasan beton (rigid pavement) dan pembuatan saluran drainase di seputaran proyek pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr dr Starry Rampengan SpJP(K) FIHA MARS menyampaikan, untuk menindaklanjuti surat dari Project Manager Hutama – Tigamas JO Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu tertanggal 7 November 2025.

Dengan adanya kebijakan pengalihan lalu lintas ini, manajemen RSUP Kandou Manado berharap, agar dipahami oleh masyarakat pengguna jalan dan juga seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou.

Untuk kendaraan drop off pasien Instalasi Eksekutif dialihkan ke drop off pendaftaran Instalasi Rawat Jalan.

Sementara akses jalur di depan Gedung Kanker Terpadu akan ditutup selama pelaksanaan pekerjaan hingga selesai.

Manajemen RSUP Kandou Manado dipastikan akan menempatkan petugas parkir dan security di lima titik guna memperlancar arus lalu lintas di seputaran rumah sakit.

Adapun penempatan petugas ada di Simpang ATM-Ambulance, Simpang HD Melati-CVBC, Simpang Gizi-Rudis, Estella, dan Parkiran Samping Kantor Administrasi. (sisco)