Terjadi Krisis Listrik Di Sangihe,Bupati Ingatkan PLN UP3 Tahuna Dan Tepati Komitmen

SANGIHE,GN – Saat ini Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe merasa resah karena terjadinya pemadaman listrik yang terus berulang baik siang dan malam yang tentu dapat merugikan masyarakat.


Dengan terjadinya krisis listrik ini Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM langsung memberikan peringatan keras kepala manajemen PT PLN (Persero),UP3 Tahuna.

Teguran orang nomor satu di Bumi Tampungang lawo disampaikan dalam rapat koordinasi bersama perwakilan PLN UP3 Tahuna,Kamis.(19/2/2026),di ruang serbaguna kantor Bupati,yang di dampingi wakil Bupati Tendris Bulahari.

Bupati meminta kepada pihak PLN UP3 Tahuna untuk memberikan penjelasan yang konkret dan terbuka mengenai penyebab pemadaman yang terus terjadi di Sangihe.

” Saya meminta kepada PLN UP3 Tahuna untuk dapat memberikan penjelasan yang konkret,jelas dan terbuka mengapa sampai terus terjadi pemadaman listrik saat ini,”kata Bupati.

Bupati pun menanyakan apa penyebab utama sampai pemadaman listrik terus terjadi dan apa langkah konkret manajemen mengatasi krisis listrik.

” Apa penyebab utama sampai terus terjadi pemadaman listrik saat ini, dan apa langkah konkret dari manajemen PLN UP3 Tahuna untuk mengatasi krisis listrik saat ini,”tanya Bupati Thungari.

Bupati menambahkan bahwa,masyarakat saat ini tidak lagi mendengar alasan teknis,sebab mereka telah memenuhi kewajiban untuk membayar listrik dan berhak untuk memperoleh pelayanan yang maximal.

Menanggapi hal itu,Manager PLN UP3 Tahuna RM Dimas Adhi Prabowo menjelaskan kembali alasan klasik yaitu, cuaca ekstrem hujan deras dan angin kencang dan defisit daya, penyebab utama gangguan jaringan listrik total juga menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan terbaru, sistem kelistrikan di Tahuna masih mengalami kekurangan pasokan sekitar 600 kW.

Namun Manajemen PLN berjanji bahwa pasokan listrik di sejumlah wilayah di Sangihe akan kembali normal pada akhir Februari.

Menutup pertemuan saat itu,Bupati mengingatkan agar PLN UP3 Tahuna benar-benar menepati komitmennya.

” Saya meminta agar pihak PLN UP3 Tahuna benar-benar menepati komitmennya,”Kata Bupati (RB).

 

 




Terima Persub Ranperda RTRW dari Menteri ATR/BPN, Ketua Pansus Henry Walukow : Pekan Depan Finalisasi dan Paripurna

Sulut,GN- DPRD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara menerima Persetujuan Substansi (Persub) Ranperda RTRW dari Menteri ATR/BPN RI di kantor Kementerian, Kamis (19/02/2026). Pemprov Sulut di hadiri langsung oleh Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE bersama jajarannya, juga Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen, SpB-KBD, Ketua Pansus RTRW Henry Walukow,SE serta anggota DPRD lainnya.

Ketua Panitia khusus (Pansus) RTRW, Henry Walukow, SE menjelaskan bahwa setelah diterimanya Persub dari Menteri ATR/BPN, pihaknya akan segera melakukan finalisasi di tingkat legislatif.

“Jadi Senin akan dilaksanakan pleno dan finalisasi, kemudian pada siangnya pendapat akhir fraksi dan besoknya hari Selasa dilaksanakan paripurna,” jelas Henry.

Lanjut kata Henry, kami hadir mendampingi Gubernur Sulut untuk menerima Persub dari Menteri ATR/BPN RIi di Jakarta.

“Kami mendampingi Pak Gubernur untuk menerima Persub ini langsung dari Pak Menteri. Jika semua berjalan sesuai rencana, pada hari Selasa atau Rabu depan, Provinsi Sulawesi Utara sudah resmi memiliki Perda RTRW yang baru,” ungkap Walukow.

Dengan terbitnya Persub tersebut kata Henry, Sulawesi Utara kini berada di tahap akhir penetapan regulasi tata ruang periode 2024–2044. Dokumen ini akan menjadi pedoman utama dalam pengendalian pemanfaatan ruang, perencanaan pembangunan, serta peningkatan iklim investasi yang berkelanjutan di daerah.

Dengan disahkannya Perda RTRW yang baru ini, tentu diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor, sekaligus mendorong pembangunan Sulawesi Utara yang tertata, terarah, dan berdaya saing. (sisco)

 




Kepala BPTD Kelas II Sulut : Program Utama Melakukan Subsidi Angkutan Barang Perintis di Kepulauan

Sulut,GN- Mengawali tahun 2026 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara (Sulut) merencanakan program kerja untuk kemajuan transportasi di daerah Bumi Nyiur Melambai.

Kepala BPTD Kelas II Sulut Alexander Hilmi Perdana menyebutkan program strategis yang akan dikerjakan pada tahun 2026 ini berfokus pada pemuatan layanan transportasi, optimalisasi terminal tipe A, pengawasan angkutan barang, pemanfaatan Barang Milik Negara serta mendukung program angkutan massal dan keselamatan di jalan.

“Salah satu contoh program utama kami adalah melakukan subsidi angkutan barang perintis khususnya dikepulauan,” kata Alexander melalui podcast Okestra BPTD Kelas II Sulut.

Dia menjelaskan saat ini ada empat trayek atau lintasan yang sedang dikelola yaitu di kepulauan Talaud, kemudian Tahuna, Siau,Tagulandang dan Biaro.

“Ini manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat termasuk ketersediaan barang kebutuhan pokok yang lebih terjamin serta bisa menurunkan disparitas harga,” ujar Alexander.

Namun tantangan yang dihadapi kata Alexander adalah kondisi cuaca yang ada di wilayah Sulawesi Utara.

“Karena pengiriman barang ke kepulauan yang saya sebut diatas, mengalami kondisi dan tantangan yang harus perlu kita hadapi bersama,” ucapnya.

Lanjut kata Alexander, kehadiran BPTD Kelas II Sulut, bukan hanya soalnya layanan transportasi tetapi juga tentang solidaritas kemanusiaan.

“Seperti beberapa hari lalu kami juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang ada di Siau, yang mengalami musibah banjir bandang,” Jelasnya.

Bantuan BPTD Kelas II Sulut tersebut diterima Bupati Kabupaten Kepulauan Siau,Tagulandang dan Biaro (Sitaro) diwakili Kadishub Sitaro.

BPTD Kelas II Sulut menyalurkan bantuan kepada masyarakat Siau yang mengalami musibah banjir bandang diterima langsung oleh Bupati Sitaro diwakili Kadishub Sitaro (foto: ist)

Selain itu, Alexander menuturkan pihaknya juga mengawasi lintasan transportasi angkutan penyeberangan yang ada di Sulawesi Utara yang dikelola oleh beberapa instansi dan daerah. Kata Alexander, ada tujuh lintasan yang awasi oleh BPTD Kelas II Sulut.

“Tiga lintasan penyeberangan yang dikelola oleh ASDP Bitung, dua lintasan penyeberangan di kelola oleh PD Pelayaran Sitaro, satu lintasan di kelola oleh PD angkutan Talaud dan satu lintasan dikelola oleh PD Perumda Kota Bitung,” ungkap Alexander.

Dia menegaskan dengan adanya lintasan yang dikelola oleh instansi dan daerah maka akan mempermudah sistem konektivitas di wilayah kepulauan.

“Manfaatnya adalah konektivitas lebih terjamin dari segi waktu dan tarif kemudian Peningkatan mobilitas barang dan orang serta memperkuat negara di wilayah terluar,” terangnya.

” Jadi tantangan yang kami hadapi adalah kondisi arus laut yang tidak menentu, sehingga kami harus menunda keberangkatan kapal perintis tersebut,” pungkasnya. (sisco)




Jadi Kompas 20 Tahun ke Depan, Braien : Perda RTRW Menentukan Arah Pembangunan Daerah

Sulut,GN – Langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi bersama DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dalam menjamin kepastian hukum pemanfaatan ruang wilayah. Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya Persetujuan Substansi (Persub) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Utara dari pemerintah pusat.

Braien Waworuntu selaku Ketua Komisi I DPRD Sulut, bersama Panitia Khusus (Pansus) RTRW turut mendampingi Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, serta Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, dalam agenda penyerahan Persub di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta, Kamis (19/02/2026).

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyerahkan Persetujuan substansi (Persub). Persub menjadi “lampu hijau” dari pemerintah pusat sebelum Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW Sulawesi Utara 2024–2044 resmi ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Braien menegaskan, momen ini merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat Bumi Nyiur Melambai. Perda RTRW menurut Braien, bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen fundamental yang menentukan arah pembangunan daerah dalam jangka panjang.

“Tanpa RTRW yang terintegrasi, pembangunan akan kehilangan arah dan rentan terhadap konflik penggunaan lahan. Perda ini adalah komitmen Bapak Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE untuk memastikan pemanfaatan ruang selama 20 tahun ke depan berjalan terkoordinasi dan berlandaskan hukum,” ujarnya. (sisco)




DPRD Bersama Pemrov Sulut Terima Persub RTRW dari Menteri ATR/BPN RI

Sulut,GN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menerima Persetujuan Substansi (Persub) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW dari Kementerian ATR/BPN RI.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen, SpB- KBD, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Ketua Pansus Henry Walukow, Louis Shcramm serta jajaran pemprov Sulut.

Penyerahan Persub Ranperda RTRW oleh Menteri ATR/BPN di laksanakan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI di Jakarta, Kamis (19/02/2026).

Usai menerima Persub dari Kementerian ATR/BPN, Ketua DPRD dr Fransiscus Andi Silangen mengatakan, persetujuan substansi ini adalah syarat mutlak Ranperda RTRW ini akan dijadikan perda.

“Langkah selanjutnya yaitu persetujuan bersama dan ini sudah menggambarkan bahwa kita semua di DPR bersama-sama dengan pemerintah untuk menetapkan RTRW yang mendapatkan persetujuan substansi,” kata Silangen saat memberikan keterangan pers di Jakarta. (sisco/*)

 




Louis Schramm Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Bumi Nyiur Melambai

Sulut,GN- Menjelang sejumlah perayaan keagamaan besar, Anggota DPRD Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Kota Manado, Louis Schramm, mengajak masyarakat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) untuk terciptanya suasana kondusif dan aman di bumi nyiur melambai.

Louis Shcramm (foto: Gemparnews)

Louis menilai kondisi Kamtibmas di beberapa wilayah Kota Manado saat ini relatif aman dan terkendali. Akan tetapi, Louis terus mengingatkan agar penting menjaga kondusivitas, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Kondusivitas lingkungan itu sangat penting, terlebih saat umat Konghucu merayakan Imlek, Umat Kristiani menghadapi Paskah dan umat muslim menjalankan ibadah puasa, kita semua harus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat toleransi agar suasana tetap damai,” ujar Politisi Partai Gerindra ini kepada sejumlah media Rabu (18/02/2026) di kantor DPRD Sulut.

Apresiasi juga diberikan kepada aparat keamanan yang terus menjalankan tugas menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah masyarakat terlebih di Kota Manado.

“Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban umum dapat mencegah potensi konflik sosial serta memastikan fasilitas umum tetap terpelihara,” kata Louis.

Dia menegaskan, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, sekaligus memperkuat semangat toleransi antar umat beragama di bumi nyiur melambai. (sisco)

 




Ketua  PMII Sulut Ajak Jaga Kamtibmas 

Sulut,GN- Organisasi Mahasiswa PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Sulawesi Utara merupakan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan kemanusiaan.

Pasca sidang Komisi III DPR-RI tentang Polri dibawah kementerian, Ketua PMII SULUT menyatakan “kami mendukung keputusan dari Komisi III bahwa polri tetap berada langsung dibawah Presiden Republik Indonesia” Ujar Arya selaku Ketua PMII Sulut, Senin (16/2/2026).

Ia menekankan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan terhadap seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

“Dengan Polri di bawah Presiden langsung lebih profesional dalam menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban khususnya di Sulawesi Utara,”jelasnya.

Menghimbau seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Utara serta mengajak para Ormawa dan elemen masyarakat untuk mendukung polri tetap dibawah Presiden. (red/*)




Bakti Sosial RSUP Kandou Manado Kerjasama HATI Indonesia Gelar Pengobatan Gratis

Manado,GN – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado bekerjasama dengan Yayasan Humanitas Insani Indonesia (HATI Indonesia) melaksanakan kegiatan bakti sosial “Berbagi Kasih, Solidaritas Nusantara Bagi Sesama” di Aula Klinik Kesehatan SMK Negeri 1 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sabtu (14/2/2026).

Bakti Sosial tersebut dimulai pukul 13.00 WITA dengan dirangkaikan pembagian paket sembako serta layanan pengobatan gratis bagi 100 lansia.

Dalam kegiatan ini RSUP Kandou Manado melibatkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi guna memberikan pelayanan kesehatan. Tim medis memberikan layanan kesehatan diantaranya pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemberian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyediaan alat kesehatan habis pakai yang dibutuhkan dalam pelayanan.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, hadir dan turun langsung dalam kegiatan bakti sosial ini. Dirut Prof Dr Starry Rampengan menyapa para lansia, sekaligus memantau jalannya pelayanan kesehatan guna memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan optimal dan humanis.

Keikutsertaan RSUP Kandou Manado dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama HATI Indonesia dan komunitas lokal. Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidup mereka,” kata Dirut. (sisco)




GBI Jemaat Panji Kristus Pandu Syukuri HUT Ke-10

Manado,GN- Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Panji Kristus Pandu, Minggu (15/02/2026) bersyukur di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-10 dengan melaksanakan ibadah.

Usai Ibadah, Gembala bersama Jemaat melakukan pemasangan lilin angka ke-10 tahun (foto: Gemparnews)

Ibadah di buka dengan doa oleh Pdt Magdalena Kantohe Damar sekaligus sebagai worship leader.

Terpantau dalam ibadah tersebut, jemaat sangat antusias, bersukacita memuji, memuliakan Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan sepanjang perjalanan GBI jemaat Panji Kristus Pandu.

Dalam perjalanan pelayanan GBI Panji Kristus Pandu, Gembala sidang dan jemaat menyadari bahwa tidak sedikit pergumulan, tantangan yang dihadapi. Namun atas pertolongan dan kemurahan Tuhan Yesus Kristus, semua dapat di lewati dengan penuh sukacita iman.

Pergumulan dan tantangan tidak membuat Gembala dan Jemaat putus asa, tetapi semakin giat dalam pelayanan sehingga jemaat pun semakin bertumbuh dan dewasa iman dalam pelayanan.

Sementara itu, Firman Tuhan dilayani oleh hamba Tuhan Pdt Sifora Takasana Damar, juga Selaku Gembala Sidang GBI Panji Kristus Pandu.

Pembacaan Alkitab yang disampaikan oleh hamba Tuhan, terdapat pada kitab perjanjian lama Keluaran 15 : 22-27.

Ayat tersebut menekankan bagaimana campur tangan Tuhan atas bangsa Israel yang di pimpin oleh hambaNya Musa ketika keluar dari tanah Mesir. Begitu banyak mujizat yang ditunjukan oleh Tuhan kepada bangsa Israel sebagai umat pilihanNya.

Begitu pula mujizat Tuhan juga berlaku bagi GBI Jemaat Panji Kristus Pandu. “Hari ini sudah 10 tahun, Tuhan membawa kami di tempat ini, yang dulunya tidak pernah terpikirkan. Banyak mujizat yang Tuhan kerjakan dalam pelayanan ini. Kami di tempah dengan berbagai ujian, pergumulan dan tantangan namun atas kasih dan kemurahan Tuhan, kami bisa bertahan sampai hari ini,” kata hamba Tuhan.

Gembala menekankan agar jemaat GBI Panji Kristus Pandu terus berdoa dan berharap kepada Tuhan, biar semuanya Tuhan turut bekerja sampai waktunya.

” Selamat hari ulang tahun ke-10, Tuhan Yesus Kristus memberkati perjalan jemaat GBI Panji Kristus Pandu,” tandasnya.

Usai ibadah dilanjutkan dengan pemasangan lilin hari ulang tahun ke-10 oleh gembala dan jemaat GBI Panji Kristus Pandu dan di akhiri dengan foto bersama serta jamuan kasih.
Peliput : sisco




Momentum Peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih di Manado,Wabup Sangihe Hadir Ikuti Upacara

SANGIHE,GN – Sebagai bentuk Penghormatan terhadap nilai-nilai patriotisme Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri Upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 yang digelar di Lapangan KONI Sario, Manado, Sabtu (14/2/2026).

Upacara yang menandai 80 tahun peristiwa bersejarah tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK).
Dalam peringatan tahun ini, Gubernur YSK menekankan pentingnya menjaga semangat juang dan loyalitas rakyat Sulawesi Utara terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana yang ditunjukkan oleh para pendahulu saat merebut kekuasaan dari tangan NICA di Manado delapan dekade silam.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam upacara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai patriotisme.

Sebelumnya, Wabup Tendris Bulahari juga aktif memimpin berbagai agenda daerah, termasuk Apel Awal Bulan Februari 2026 di Tahuna untuk memperkuat disiplin ASN di wilayah kepulauan.
Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, tokoh masyarakat, serta keluarga dari para pejuang peristiwa 14 Februari 1946.(RB)