Kurangnya Insenerator di Rumahsakit,Kadis DLHD Sulut: Perlu Membentuk Pengolahan Khusus Limbah Medis

Sulut,GN- Usai membuka kegiatan Seminar Pengolahan Limbah B3 di hotel Swiss bell Manado Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah(DLHD) Sulut Ir Marly Gumalag menegaskan perlunya Insenerator di setiap Rumahsakit dan Puskesmas yang ada di Sulawesi Utara (Sulut). “Kita ketahui pengolahan Limbah B3 termasuk limbah Khusus medis sangat penting. Kalau kita lihat kondisi di Sulut 146 Rumahsakit dan Puskesmas hanya ada beberapa saja yang mempunyai insenerator,” kata Marly Gumalag kepada sejumlah awak media saat di wawancarai Selasa,(19/3/19).

Lanjutnya mengatakan, dengan kurangnya insenerator maka pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut untuk mencari solusi. “Inilah yang kita harus cari solusi. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, mungkin kita perlu membentuk pengolahan limbah khusus medis. Tidak perlu semuanya karena terlalu mahal harganya,” ujarnya.

Namun menurut Dia, beberapa staf dinas akan turun lapangan terlebuh dulu,untuk mengambil beberapa sampel dan data termasuk berapa produksinya. “Kita akan turun lapangan guna mengambil data dan termasuk berapa produksinya terlebih dulu,” tutup Gumalag. (sisco)




Kepala DLHD Sulut Marly Gumalag Buka Seminar Pengelolaan LB3

Sulut,GN- Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Sulut menggelar kegiatan Seminar Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) di hotel swiss bell manado Selasa, (19/3/19).
Kegiatan ini di buka langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulut Ir Marly Gumalag di dampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3 Ir Paula Pontoh dan di hadiri Kasubdit Agro Industri Direktorat Penilaian Kinerja Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK Ibu Mita Ratna Djuwita , Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota.

Kepala dinas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dilaksanakannya kegiatan ini. Kiranya dengan mengikuti kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik.
Usai membuka kegiatan seminar, Kepala dinas yang di dampingi Ibu Mita Ratna Djuwita, Kasubdit Agro Industri Direktorat Penilaian Kinerja Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK dan Kepala seksi pengembangan teknis Mahendra Kawengian langsung membawakan materi pertama tentang Dasar hukum pengelolaan LB3 Fasilita Pelayanan Kesehatan (FASYANKES).
Dikatakannya, untuk kegiatan pengolahan limbah B3 yang memerlukan izin diantaranya Penyimpanan, Pengumpulan,pengangkutan, pemanfaatan,
pengolahan dan penimbunan. (sisco)




Wakili KadisPar Sulut, Paerunan Hadiri Rakornis Pengembangan Destinasi Regional 3 di Jokyakarta

Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang (foto: gemparnews)

Sulut,GN- Mewakili Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sulut, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Jhon Paerunan menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan Destinasi Regional Tiga di gelar di hotel Alyana Convention Centre Jokyakarta 11-14 Maret 2019.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Sulut Jhon Paheruan (foto: gemparnews)

Kegiatan tersebut di buka oleh Asisten Deputi Destinasi Regional 3 Deputi bidang destinasi pengembangan Pariwisata kementerian pariwisata RI dan turut dihadiri Wakil Gubernur DI Jokjakarta Sri Paduka Alam X sekaligus memberikan sambutan.

Dalam kegiatan tersebut, 180 Kabupaten dan Kota hadir. Deputi pengembangan pariwisata satu sebagai pembawa materi menyampaikan bahwa Pelaku pariwisata yang dianggap berhasil seperti di Desa sambirajo yang objek wisatanya sudah di kenal di dunia.

Kepada awak media ini, Kepala Bidang Pengembagan Destinasi Pariwisata Jhon Paheruan mengatakan pihaknya sudah menyampaikan dan membicarakan terkait hasil Rakornis di Jokyakarta.

“Kami sudah membicarakan dengan pak Kadis tentang hasil kegiatan di Jokyakarta. Kami juga menyampaikan bahwa yang hadir disana 180 Dinas pariwisata se kabupaten dan kota. Ketika kami turun lapangan usai melakukan kegiatan Rakornis, banyak destinasi yang juga melibatkan desa dan memberdayakan masyarakat disekitarnya,” jelas Paerunan.
Lanjutnya mengatakan, di sulawesi Utara (Sulut) juga dapat di kembangkan destinasi air terjun. Namun perlu koordinasi dengan Kabupaten dan kota bahkan Desa terkait untuk pengembangan destinasi tersebut. “Perlu kerjasama dengan desa misalkan untuk pengelolaan BUMdes yang siap mengelola pariwisata tersebut dan juga memberdayakan masyarakat sekitar wilayah pariwisata,” tukasnya.
Dia juga mencontohkan Destinasi Pariwisata danau linouw. Dikatakannya, destinasi danau linouw sudah baik pengelolaannya,namun masih perlu dan penting untuk memberdayakan masyarakat disekitarnya. ” Misalnya untuk lebih memberdayakan masyarakat disekitarnya diberikan space untuk tempat berjualan disekitar lokasi,” ucap Paerunan. Dia berharap kedepannya perlu pengelolaan yang baik. (sisco)




Sekda Minahasa Pimpin Apel Kopri

Minahasa,GN- Apel Korpri Senin (18/03/19) di halaman Kantor Bupati Minahasa dihadiri oleh Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Jeffry R Korengkeng SH,M.Si, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Para Kepala Perangkat Daerah, Peserta Apel Korpri dan THL.

Sekretaris daerah Kabupaten Minahasa dalam sambutannya menyampaikan perkembangan dinamika dalam masyarakat yang semakin kompleks mau tidak mau akan bersentuhan dengan penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga tidak ada pilihan bagi kita anggota Korpri, selain berupaya untuk mengimbanginya melalui penataan birokrasi, perubahan budaya kerja dan pola pikir untuk menjadi birokrat yang bersih, kompeten dan mampu memahami tugas dan fungsi selaku abdi negara dan abdi masyarakat yang profesional. Dalam konteks ini, maka segenap anggota Korpri harus menyadari bahwa kita dituntut untuk memberikan pengabdian dan totalitas dalam pekerjaan. “Mari kita buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur pemerintah yang ada di kabupaten Minahasa ini semakin berkualitas dan dapat dibanggakan, sehingga bermuara pada terwujudnya Minahasa yang maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera,” ujarnya.

Pada bulan maret ini kita wajib menyampaikan dokumen laporan baik itu LPPD, LKPJ Kepala Daerah dan LAKIP. Sisa waktu yang akan segera berakhir hendaknya dimanfaatkan agar pelaporan tepat waktu karena jika tidak, maka ada konsekuensi yang harus dijalankan. Untuk itu silahkan berkoordinasi dengan yang bertugas menyusun laporan-laporan diatas, dan tolong disampaikan apabila masih ada perangkat daerah yang belum melengkapi data program kegiatan yang dibutuhkan dalam laporan, kesiapan dan kevalidan data menjadi kunci laporan yang baik. Kemudian dalam rangka tata kelola pemerintahan yang baik, saya berharap para ASN agar dapat menyesuaikan dengan pola administrasi yang kami terapkan, karena masih sering terjadi ada perangkat daerah sengaja membawa surat yang mendesak sehingga harus segera ditanda tangani tanpa ada kajian, paraf koordinasi dan data yang jelas. “Kami berharap seluruh jajaran korpri dapat menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Mari pertahankan loyalitas kepada bangsa dan negara demi kesatuan dan persatuan NKRI. Mari kita jadi salah satu pilar pemersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban, semoga pesta demokrasi yang akan datang akan membawa sukacita dan kebahagiaan demi terpilihnya pemimpin dan para wakil rakyat yang siap berjuang demi indonesia maju dan minahasa yang semakin hebat kedepannya,” tukas Dia.

Lanjutnya mengatakan Sebagai abdi negara kita juga diwajibkan untuk melaporkan SPT tahunan bagi orang pribadi kepada kepada direktorat jendral pajak yang saat ini telah dipermudah lewat aplikasi e-filing dan pelaporan data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) lewat formulir yang ditetapkan oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK), sebelum batas waktu pada tanggal 31 Maret 2019. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada negara tetapi juga agar meminimalisir korupsi sekaligus transparansi kekayaan pejabat. Saya pun tetap memintakan kepada segenap jajaran pemerintahan kabupaten minahasa untuk terus membangun disiplin diri dan organisasi, serta menjadi birokrat yang berkualitas dan agen pemerintah yang bertugas untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait program pemerintah dan apa yang telah kita capai dan wujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat minahasa.(*/stevry)




Adriana Dondokambey: Pembangunan Daerah Pinggiran Harus Optimal

Sulut,GN- Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey berupaya pembangunan di wilayah pinggiran berjalan dengan optimal. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program pemerintah pusat yang berusaha membangun dari wilayah pinggiran.

“Pembangunan di wilayah pinggiran harus berjalan dengan optimal, kami akan terus berupaya melakukan pemererataan pembangunan. Hal ini juga sejalan dengan program dari pemerintah pusat yang berupaya membangun dari pinggiran,” kata Adriana saat mengunjungi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (16/3/19).

Adriana menjelaskan, program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil. Di mana sarana dan prasarana umum terus dibangun untuk menggerakan roda perekonomian.

“Tentunya program tersebut telah terbukti membangkitkan ekonomi masyararakat di wilayah-wilayah pedalaman. Berbagai sarana dan prasarana umum yang dibangun di wilayah pinggiran mampu menggerakan roda perekonomian warga,” ucapnya.

Politisi senior PDI Perjuangan itu mengatakan program tersebut belum sepenuhnya selesai. Untuk itu, Adriana mengimbau masyarakat agar mempercayakan Jokowi memimpin kembali di periode kedua.

Dengan begitu, pogram yang dicanangkan pada periode pertama dapat diselesaikan dengan baik.

“Program ini kan dicanangkan oleh Jokowi pada periode pertama, namun belum selesai dengan sempurna. Butuh satu periode lagi agar semua program bisa diselesaikan dengan baik,” tegas Adriana yang dipercaya PDI Perjuangan maju ke DPR RI melalui dapil Sulut.(*/sisco)




Sekretaris Daerah Minahasa Hadiri HUT ke-28 GMIM Syalom Tounkuramber

Minahasa,GN- Ibadah Syukur HUT ke-28 GMIM Syalom Tounkuramber Minggu,(17/3/19) dilaksanakan di Gedung Gereja GMIM Syalom Tounkuramber.
Ibadah tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi Sulawesi Utara Marcellino  J Lomban, SSos, MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R Korengkeng, SH, MSi, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Benny Mambu,
Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Badan Pekerja Majelis Wilayah Tondano Dua,  Ketua BPMJ  GMIM Syalom Tounkuramber Pdt. Vicky Fabian Paath, STh, para Pendeta, hamba Tuhan, tokoh agama, panitia pelaksana, undangan dan jemaat yang bersyukur.

Ibadah dipimpin oleh Pdt Ventje A. Talumepa,S.Th selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Hubungan Kerja Sama

Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutan disampaikan oleh kepala Dinas Koperasi & UKM, menyampaikan atas nama Pemerintah, Pribadi dan Keluarga mengucapkan Selamat HUT ke-28 GMIM Syalom Tounkuramber, 28 Tahun Perjalanan Pelayanan GMIM Syalom Tounkuramber sebagai Gereja yang senantiasa bersaksi, bersekutu dan melayani adalah anugerah luar biasa yang sudah Tuhan  karuniakan. Di usia ke 28 tahun kiranya menjadikan jemaat makin dewasa dalam iman serta limpahan berkat Tuhan dalam  pelayanan menjadi bukti kasih penyertaan Tuhan bagi jemaat.
Gereja sebagai  persekutuan yang hidup harus tampil beda di tengah  masyarakat yang pluralis dan  terus menjadi perekat persaudaraan antar sesama warga gereja dan masyarakat khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dimana menuntut penyesuaian dalam berbagai aspek kehidupan termasuk kehidupan bergereja. ” Mari menyikapi dengan bijak setiap perubahan yang terjadi sehingga mampu melihat hal ini sebagai peluang besar untuk sarana peningkatan kreatifitas dan kualitasn sumber daya generasi muda,” ujarnya.

Berbagai program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah provinsi sulawesi utara  mampu berjalan dengan baik karena adanya koordinasi, komunikasi dan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten Minahasa bersama seluruh masyarakat yang ada. “Untuk itu beliau mengajak seluruh Jemaat untuk senantiasa dapat terus menopang pemerintah dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Provinsi Sulawesi Utara ini,”pungkasnya. (*/stevry)




Ketua DPRD Sulut Hadiri HUT ke 52 dan Peresmian Pastori GMIM Eben Haezer Bumi Beringin

Sulut,GN- Dalam kerinduan memberi diri bagi pelayanan di GMIM, Minggu,(17/3/19) Ketua DPRD Provinsi Sulut menghadiri perayaan HUT ke 52 dan peresmian Pastori GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado. Acara yg di hadiri Gub Olly D, wagub steven OE kandouw, sekprov Edwin silangen Ketua Komisi I Ferdinand Mewengkang dan Ketua Komisi III DPRD Adriana Dondokambey, serta beberapa pejabat pemprov, dipimpin oleh Ketua BPMS Pdt Dr. Hein Arina. Ketua AA memberi apresiasi dan menyampaikan selamat dan sukses kepda jemaat GMIM EH Bumber atas pelaksanaan acara ini, dengan harapan semoga melalui acara ini, jemaat semakin mensyukuri berkas Tuhan terhadap jemaat yg sdh berumur 52 thn. Melalui acara ini, Semoga jemaat semakin bertumbuh dan berkualitas dalam iman, dan menjadi momentum utk mensyukuri, mengevaluasi dan mengintrospeksi kualitas perjalanan kehidupan jemaat untuk mewujudkan panggilan iman sbg warga GMIM dalam bersaksi, bersekutu, melayani dan membaharui sesuai Kasih dan Teladan Kristus. Semoga dengan adanya pastori yg baru, semakin meningkatkan peran dan mendukung pelayanan kepada jemaat dalam mewujudkan karya selamat Allah di jemaat GMIM EH Bumber Manado.(*/sisco)




Bawaslu Sulut Hadirkan Saksi Fakta Dalam Sidang Dugaan Pelanggaran Admistratif

Sulut,GN- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut kembali menggelar sidang lanjutan adjudikasi atas dugaan pelanggaran administrasi pemilu yang diduga dilakukan oleh calon anggota DPR RI dapil Sulawesi Utara dari Partai Nasdem Felly Runtuwene.

Terpantau awak media ini, Jumat (16/3/19) Suasana sidang di Bawaslu Provinsi Sulut sidang ketiga Bawaslu Minahasa menghadirkan empat orang saksi yakni saksi ahli Meidy Tinangon dan saksi fakta 3 mahasiswa Unima Sinly Londa,Fanda Paath, Aditya Lapadjawa.

Dihadapan Majelis yang diketuai Herwyn Malonda tiga saksi fakta Sinly, Fanda dan Aditya menerangkan bahwa mereka ikut dalam pembekalan KKN tahap pertama di tahun 2019. Dalam pembekalan KKN tersebut Felly Runtuwewe hadir sebagai salah satu pembawa materi “Membangun Jiwa ke Wirausahaan” .

Dari penjelasan tiga saksi fakta terungkap ketika ibu Felly Runtuwene sedang membawa materi ada orang dari atas panggung memanggil beberapa mahasiswa untuk membagikan sofenir berupa sebuah polpen kepada semua mahasiwa KKN yang hadir dalam pembekalan. Dan ada sekitar 15 mahasiwa yang mendapatkan Jam dinding yang diisi dalam dus.

Namun dalam persidangan tersebut ketiga saksi fakta tersebut mengaku tidak mengetahui siapa yang menyerahkan sofenir polpen. “Saya hanya melihat ada orang yang memanggil mahasiwa dari atas panggung kemudian menyerahkan polpen untuk dibagikan kepada semua mahasiswa. Ibu Felly juga memberikan uang yang diisi dalam amplop kepada 2 mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan,”ungkap Sinly Londa dalam persidangan tersebut. (sisco)




Pemilihan Remaja Teladan Wilayah Manado-Malalayang, 18 Peserta Masuk Final

Manado,GN- Pelaksanaan final pemilihan remaja teladan wilayah Manado-Malalayang yang di gelar Sabtu,(16/3/19) di GMIM Bukit Hermon Malalayang Satu berlangsung meriah. Sebanyak 18 peserta yang masuk final pemilihan remaja teladan wilayah Manado-Malalayang.

Dari pantauan awak media ini, acara final pemilihan remaja teladan dimulai sekira pukul 19.00 wita. panitia telah menunjuk 3 Juri untuk melakukan penilaian para peserta. Sebelum panitia mengajukan pertanyaan, para peserta harus memilih nomor untuk salah satu juri yang akan mengajukan pertanyaan. Terpantau juga, ratusan penonton yang memadati gedung pelaksanaan kegiatan ini sangat antusias ketika panitia memanggil nama-nama peserta intuk tampil ke depan bahkan sesekali di selingi dengan teriakan serta hiruk pikuk penonton.
Salah satu warga yang menyaksikan kegiatan ini mengungkapkan, rasa bangga dengan di laksanakannya pemilihan remaja teladan oleh wilayah Manado-Malalayang. ” Tentu rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini,apalagi kegiatan ini di laksanakan setiap tahunnya. Dan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan. Harapan saya kiranya kegiatan ini terus di laksanakan setiap tahunnya,” tukas Kristendo Sumolang kepada awak media ini.
Sementara, di tempat yang sama salah satu pembina remaja kolom 2 GMIM Bukit Hermon Pingkan Lembong yang juga menyaksikan kegiatan pemilihan remaja teladan, terharu melihat para peserta saat mengikuti dan menjawab setiap pertanyaan dari juri. ” Merasa bangga ketika melihat para peserta menjawab dengan baik, setiap pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri,” tuturnya.
Sampai berita ini naik,kegiatan masih terus berlangsung dan masih ada beberapa sesi pertanyaan dari dewan juri. (sisco)




HUT Kabupaten Talaud, SWM Akan Meriahkan Dengan Terjun Payung Dari Polri

Talaud,GN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Talaud yang ke Tuju Belas Tahun, Srikandi Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, SE ( SWM ) menyambangi Mabes Polri, Jumat,(15/03/19) di Jakarta.

Kedatangan Srikandi dari Batas Utara NKRI ini didampingi Sekretaris Daerah Ir Adolf Binilang dan Wakapolres Kepulauan Talaud Kompol Maria Boki Buida, dengan tujuan mengajukan Penerjun payun dari Mabes Polri, untuk acara HUT Kabupaten Talaud. Dalam kunjunganya itu SWM diterima langsung Asisten Operasi (Asop) Kapolri Irjen Pol Rudy Sufahriadi bersama beberapa perwira lain di ruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut Kepala Daerah Wanita Pertama di Bumi Porodisa ini menyampaikan sekaligus mengajukan permohonan dukungan untuk kegiatan terjun payung dalam rangka menyambut dan memeriahkan  HUT ke – 17 Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

“Pemerintah daerah memohon dukungan atau suport untuk kegiatan terjun payung yang penerjunnya berasal dari Polri. Pelaksanaan kegiatan direncanakan pada tanggal 8 Mei 2019,” ujar Bupati Kepulauan Talaud saat dihubungi Wartawan media ini via ponsel.

Diungkapkan  SWM, pada intinya Polri siap mensuport suksesnya  giat tersebut. Kedatangan mereka sekaligus juga untuk melakukan pengecekan di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Filipina.

Ditambahkan SWM, ” Dari hasil dari pertemuan tadi adalah Polri akan mengirimkan pesawat bersama penerjunnya untuk beraksi di Talaud. Direncanakan jumlah penerjun yang akan beraksi sebanyak 22 personil. Mereka nantinya bakal memecahkan rekor pengibaran bendera terbanyak saat terjun payung,” Ungkapnya.

Untuk membantu kelancaran acara ini, Polri bakal mengerahkan pesawat CN Polri dan unsur kepolisian dari Pol Air dan Brimob di Kepulauan Talaud. Rencananya, Asops Kapolri juga akan hadir bersama beberapa pejabat dari Mabes.(eko)