Dirut Prof Starry Rampengan Mengajak Generasi Muda Harus Tampil Berani Memimpin Mengembangkan Kemampuan

Manado,GN – Civitas Hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman gedung CVBC RSUP Kandou Manado, Rabu (28/10/2026).

Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, dalam upacara tersebut bertindak sebagai pembina upacara.Terpantau, Dirut Prof Starry Rampengan membacakan naskah sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

 

 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, mengusung semangat persatuan dan peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Dirut mengatakan sebagai kaum muda harus memiliki semangat, keberanian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Dirut mendorong generasi muda agar tidak ragu untuk memimpin, terus mengembangkan kemampuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Semangat kepemudaan kata Dirut, harus tercermin melalui tindakan nyata, terutama dalam menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

Dia berharap semangat tersebut terus tumbuh di kalangan generasi muda di lingkungan RSUP Kandou Manado,
agar pelayanan kesehatan semakin berkualitas, dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan keselamatan pasien.

Turut dihadir dalam upacara tersebut, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si. Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K), Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM.dan jajaran. (sisco)




Braien Waworuntu Pimpin RDP Komisi I Bersama Mitra Kerja

Sulut,GN- Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Braien Waworuntu memimpin jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Mitra Kerja, Rabu (28/10/2026).

Selain Ketua Komisi I juga hadir Anggota Komisi I Rasky Mokodompit dan Feramitha Mokodompit. Sementara dari SKPD hadir Kepala Badan Perbatasan Provinsi Sulut dan Biro Pemerintahan Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu, kedua SKPD tersebut memaparkan program, target dan pencapaian.

Sementara, Anggota komisi I DPRD Sulut Rasky Mokodompit menyarankan terkait pagu anggaran dari Biro Pemerintahan. Dia berharap pada saat rapat bersama Banggar dan TAPD dapat disampaikan.

Diakhir pembahasan, Ketua komisi I Braien Waworuntu memberikan semangat kepada SKPD mitra kerja komisi I dalam menjalankan tugas. (sisco)




Liputo Sarankan ke Dinas PUPR Berkoordinasi

Sulut,GN- Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Amir Liputo,SH di sela – sela Rapat Dengar Pendapat (RDP), Selasa (27/10/2026) menyarankan Dinas PUPR Provinsi Sulut untuk melakukan koordinasi terkait Zero Point di Minahasa Utara (Minut).

Amir Liputo,SH (foto: Gemparnews)

Liputo menegaskan koordinasi bersama instansi terkait agar supaya ke depan lebih bagus.

“Jadi saya sarankan disini Dina PUPR agar berkoordinasi supaya kedepan lebih bagus lagi,” ujar Liputo.

Selain itu, Liputo mengatakan ruas jalan lebih diperbesar lagi agar supaya tidak ada kendaraan yang melewati zero point memakan badan jalan. ” Jalan di situ lebih di perbesar lagi,” ucapnya.

Liputo mengatakan pihaknya hari ini juga akan meminta kepada Dinas PUPR untuk melihat SK jalan Provinsi yang belum dianggarkan. “Makanya hari ini kami minta SK jalan supaya dimana yang belum kita akan anggarkan,” tandasnya. (sisco)




RDP Komisi II Bersama Mitra Kerja, Inggried : Pada Prinsipnya Kami Ingin Mengetahui Program, Target dan Capaian

Sulut,GN- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra kerja selama dua hari Senin-Selasa (26-27/10/2026).

Ketua Komisi II DPRD Sulut Inggried Sondakh (foto: Gemparnews)

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II Inggried Sondakh dan didampingi anggota komisi II DPRD Sulut.

Usai kegiatan RDP, Ketua Komisi II menjelaskan terkait agenda pembahasan bersama mitra kerjanya.

“Dari kemarin dan hari ini kami melaksanakan RDP. Pada prinsipnya kami ingin mengetahui berbagai program, target dan capaian yang kami harapkan untuk APBD Tahun 2027.,” kata Inggried.

Lanjut, Inggried mengatakan dari pemaparan masing – masing SKPD, pihaknya telah mendapatkan gambaran. Namun kata Inggried, terkait gambaran pagu anggaran masing – masing SKPD belum dapat di pastikan apakah bertambah atau tidak.

“Jadi dalam pemaparan masing – masing SKPD tadi, kami telah mendapatkan gambaran tentunya. Nah,apakah ini nantinya pagunya bisa bertambah atau tidak,” jelas Inggried.

Politisi partai Golkar Sulut ini menerangkan pagu anggaran masing – masing SKPD nanti dapat di dengar pada saat rapat dengan Banggar. ” Itu nantinya kita akan dengar di pembahasan badan anggaran,” pungkasnya. (sisco)




KMNU-I Matangkan Persiapan Turnamen Catur

Sulut,GN— Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU-I) terus mematangkan persiapan pelaksanaan turnamen catur beregu yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, serta pembagian kacamata gratis bagi masyarakat, khususnya warga lanjut usia (lansia).

Kegiatan yang akan berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026 di kawasan UMKM Daseng Karangria, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang difasilitasi Asisten III Setda Provinsi Sulut, Dr. Fransiscus Manumpil, bersama KMNU-I sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus upaya mempererat kebersamaan melalui kegiatan olahraga.

Dalam rangka mempersiapkan kegiatan tersebut, panitia melakukan koordinasi terkait kesiapan pelayanan kesehatan, penyediaan perlengkapan, pengaturan antrean peserta, serta keterlibatan berbagai pihak guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar.

Sasar Ratusan Warga, Siapkan Kacamata dan Paket Obat

Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan gratis atau Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk pemeriksaan mata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Panitia menargetkan penyediaan sekitar 300 kacamata baca atau kacamata plus serta sekitar 500 paket obat untuk mendukung pelayanan bagi warga masyarakat

Pelaksanaan program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok lansia.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, koordinasi dilakukan bersama dinas kesehatan, rumah sakit mata, puskesmas setempat, serta panitia lokal.

Masyarakat Diimbau Memperhatikan Jadwal Pemeriksaan

Pelayanan kesehatan direncanakan mulai pukul 09.00 WITA. Bagi peserta yang akan menjalani pemeriksaan darah, panitia mengimbau agar memperhatikan petunjuk tenaga kesehatan mengenai persiapan sebelum pemeriksaan.

Apabila diperlukan puasa sebelum pengambilan sampel darah, peserta perlu mengikuti instruksi petugas medis, dengan memperhatikan batas waktu dan kondisi kesehatan masing-masing.

Khusus warga lanjut usia maupun masyarakat yang memiliki kondisi medis tertentu, persiapan pemeriksaan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tetap aman.

Turnamen Catur Beregu Jadi Ajang Mempererat Kebersamaan

Selain pelayanan kesehatan, turnamen catur beregu menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan.

Melalui perpaduan kegiatan olahraga dan pelayanan kesehatan, KMNU-I bersama Pemprov Sulut ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkuat hubungan sosial masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan warga.

KMNU-I Ajak Seluruh Masyarakat Hadir

KMNU-I mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dan menghadiri kegiatan yang akan dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti turnamen catur beregu, memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta memanfaatkan pelayanan pemeriksaan mata sesuai ketentuan dan ketersediaan yang disiapkan panitia.

Melalui kerja sama antara KMNU-I dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Panitia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dapat menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas. (*/Red)




Henry Walukow Tegaskan Diskominfo Sulut Menyusun Pola Baku Pengaturan Kerja Sama Media

Sulut,GN – Legislator DPRD Sulawesi Utara (Sulut) selaku anggota Komisi I Henry Walukow, menegaskan agar Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Sulut menyusun pola baku dalam pengaturan kerja sama media di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

Henry Walukow (foto: ist)

Hal itu, disampaikan oleh Henry saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Sulut bersama jajaran Diskominfo Sulut, Senin (26/10/2026) diruangan rapat komisi I DPRD Sulut.

Pola baku ini kata Henry, diperlukan agar pelaksanaan kerja sama media memiliki landasan dan standar yang jelas. Dengan demikian,pengelolaannya dapat berjalan lebih tertib sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap potensi persoalan di kemudian hari.

“Landasan baku untuk kerja sama media ini menjadi pegangan dasar agar ke depannya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,” tegas Henry.

Lanjut kata Henry, pengaturan kerja sama media di lingkungan Diskominfo Sulut saat ini masih perlu dibenahi. Bahkan Henry menyoroti belum tertatanya mekanisme kerja sama secara optimal serta perlunya dasar yang jelas sebagai acuan dalam pelaksanaan kerjasama media.

Oleh karena itu, Henry terus mendorong Diskominfo Sulut agar segera merumuskan ketentuan yang dapat menjadi pedoman bersama, sehingga proses kerja sama media memiliki standar yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, saat menanggapinya, mengatakan bahwa persetujuannya terhadap solusi yang disampaikan oleh anggota komisi I tersebut.

Ke depannya kata Hilmi, kerja sama media akan diarahkan berdasarkan standar baku yang ditetapkan oleh Diskominfo Sulut.

“Ke depannya, yang memenuhi standar baku, itu yang akan diakomodir. Nanti pengaturannya akan kita atur,” ucapnya.

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu dan dihadiri Wakil Ketua Rhesa Waworuntu, Sekretaris Julitje Maringka, Anggota Henry Walukow, Hillary Tuwo, Eugenia Mantiri dan feramitha Mokodompit serta jajaran Diskominfo Sulut. (sisco)

 




Bersama Pakar dari 31 Negara, Dokter Mata RSUP Kandou Jadi Pembicara di Kongres Internasional NUH Singapura

Manado, GN- Kompetensi dan pengalaman klinis dokter spesialis mata RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kembali mendapat ruang dalam forum ilmiah internasional. Kepala Departemen Oftalmologi RSUP Kandou, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, tampil sebagai salah satu pembicara dalam National University Hospital International Ophthalmology Scientific Congress (NUH IOSC) 2026 yang berlangsung Sabtu, 22–25 Oktober 2026 di Singapura.

Konggres yang diselenggarakan oleh National University Hospital (NUH) Singapura ini menjadi bagian dari peringatan 40 tahun berdirinya Departemen Oftalmologi NUH, sekaligus menghadirkan para pakar dari berbagai negara untuk membahas perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelayanan kesehatan mata.

Menurut publikasi resmi NUH, kegiatan tersebut melibatkan 171 anggota fakultas ilmiah dan pakar dari lebih dari 31 negara, serta diikuti 374 delegasi. Kongres ini menjadi salah satu agenda utama NUH dalam memperingati empat dekade kontribusinya terhadap pengembangan pelayanan, pendidikan, dan penelitian oftalmologi.

Menteri Luar Negeri Singapura, Dr. Vivian Balakrishnan, turut hadir sebagai tamu kehormatan (Guest of Honour) dan menyampaikan sambutan pada pembukaan kongres, Jumat, 23 Oktober 2026.

Dr Balakrishnan sendiri memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis mata dan pernah menjabat sebagai Medical Director Singapore National Eye Centre (SNEC).

Dalam sambutannya, Menteri Vivian Balakrishnan menyoroti perjalanan 40 tahun Departemen Oftalmologi NUH, mulai dari pengembangan pendidikan dan pelatihan dokter mata hingga inovasi dalam pelayanan dan penelitian. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin, kemajuan teknologi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam perkembangan oftalmologi pada masa mendatang.

Kongres ini mengangkat tema “Shaping Tomorrow’s Vision” dengan pembahasan yang meliputi bedah retina, katarak, glaukoma, kornea, onkologi mata, kelainan orbita, oftalmologi anak, serta perkembangan teknologi diagnostik dan bedah mata.

Membawa Pengalaman Klinis dari Manado ke Forum Internasional

Dalam kongres tersebut, dr John berpartisipasi dalam dua sesi ilmiah, 23 dan 24 Oktober 2026. Pada sesi Perspectives in Endophthalmitis Management, Jumat 23 Oktober Dia menyampaikan materi berjudul “Clinical Pearls in the Management of Fungal Endophthalmitis” yang membahas pengalaman klinis dalam mendiagnosis dan menangani endoftalmitis jamur, yaitu infeksi serius di dalam bola mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan berat hingga kebutaan.

Melalui presentasi tersebut, dr. John membagikan pengalaman penanganan kasus-kasus infeksi mata yang dijumpai dalam praktik pelayanan di RSUP Kandou, khususnya tantangan membedakan infeksi bakteri dan jamur berdasarkan gambaran klinis.

Salah satu aspek yang dibahas adalah pemanfaatan pemeriksaan mikrobiologi langsung di ruang operasi menggunakan pewarnaan Gram dan kalium hidroksida (KOH), yang dapat membantu memberikan informasi awal mengenai kemungkinan penyebab infeksi.

Pendekatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara dokter spesialis mata dan tenaga mikrobiologi klinik dalam mendukung pengambilan keputusan pengobatan secara lebih cepat dan terarah.

Pembahasan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai penanganan kasus infeksi mata yang kompleks, termasuk dalam situasi ketika diagnosis belum dapat dipastikan melalui pemeriksaan klinis saja.

Pada hari kedua keikutsertaannya, Sabtu, 24 Oktober 2026, dr. John juga berpartisipasi dalam sesi Approaches to Secondary Intraocular Lens Implantation, melalui presentasi video bedah berjudul “Scleral-Fixated IOL Implantation: Surgical Nuances from My Practice”

Sesi ini membahas teknik pemasangan lensa intraokular dengan fiksasi pada sklera, salah satu pendekatan yang digunakan pada pasien dengan kondisi tertentu ketika penyangga alami lensa tidak memadai. Presentasi tersebut menjadi bagian dari diskusi mengenai teknik pembedahan, pertimbangan klinis, serta pengalaman menghadapi kasus-kasus operasi mata yang kompleks.

Keterlibatan dalam kedua sesi ini memperlihatkan bahwa pengalaman klinis dari rumah sakit rujukan di Sulawesi Utara memiliki relevansi untuk dibagikan dan didiskusikan bersama komunitas oftalmologi internasional.

Memperkuat Kompetensi dan Jejaring Internasional RSUP Kandou

Keikutsertaan dokter RSUP Kandou sebagai pembicara dalam kongres ini merupakan salah satu bentuk kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu kedokteran mata di tingkat internasional.

Selain menjadi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman klinis, forum tersebut juga membuka ruang pertukaran pengetahuan dengan para ahli dari berbagai pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan mata.

Bagi RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan di Indonesia Timur, partisipasi dalam forum internasional menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan pelayanan subspesialistik, serta penguatan kegiatan pendidikan dan penelitian.

Pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan pengembangan di lingkungan Departemen Oftalmologi RSUP Kandou, terutama dalam penanganan penyakit retina, infeksi intraokular, dan pembedahan mata kompleks.

Kehadiran RSUP Kandou dalam kongres internasional yang diselenggarakan untuk memperingati 40 tahun Departemen Oftalmologi NUH juga mencerminkan semakin terbukanya kesempatan bagi dokter dari rumah sakit daerah di Indonesia untuk terlibat dalam pertukaran ilmu pengetahuan bersama institusi kesehatan terkemuka di kawasan.

Melalui kontribusi ilmiah dan pengembangan jejaring internasional, RSUP Kandou terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan mata agar masyarakat Sulawesi Utara dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan yang mengikuti perkembangan ilmu kedokteran modern.(*/sisco)




Komisi I DPRD Gelar RDP Bersama Kominfo Sulut

Sulut,GN – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Braien Waworuntu, meminta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo) Sulut meningkatkan langkah antisipatif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Penyampaian Braien ini dalam rangka mencegah terulangnya persoalan serupa di hari depan.

Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu (foto : ist)

RDP yang menghadirkan Dinas Kominfo Sulut, dilaksanakan diruang rapat Komisi I DPRD Sulut, Senin (26/10/2026).

Komisi I DPRD Sulut kata Braien, akan terus mengawal fungsi pengawasan terhadap kinerja Dinas Kominfo sebagai salah satu perangkat daerah yang menjadi mitra kerja.

Evaluasi dan langkah pencegahan ini lanjut Braien mengatakan, perlu menjadi perhatian agar setiap pelaksanaan program maupun kegiatan di lingkungan Dinas Kominfo berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Ke depan, kami berharap Dinas Kominfo Sulut lebih antisipatif agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Sebagai mitra kerja, Komisi I DPRD Sulut akan selalu melakukan pengawasan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu,Braien juga mengingatkan agar pentingnya kehati-hatian dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran. Dengan evaluasi yang berkelanjutan. Potensi persoalan diharapkan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan yang ada.

Dia menambahkan, pengawasan yang konsisten merupakan bagian penting dalam mendorong kinerja perangkat daerah agar lebih efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Komitmen komisi I DPRD Sulut untuk terus menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangannya. Bahkan juga mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Turut hadir, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut Rhesa Waworuntu, Sekretaris Julitje Maringka, Anggota Henry Walukow, feramitha Mokodompit, Hillary Tuwo dan Eugenia Mantiri Sementara dari Kominfo Sulut hadir Kepala Dinas Kominfo Zainudin Saleh Hilimi, Kabid Cliff Wangke bersama jajarannya. (sisco)

 




Bentuk Kepedulian Terhadap Pelayanan di RSUP Kandou, Dirut Prof Starry Rampengan Telusur di Malam Hari

Manado,GN – Rasa kepedulian dan tanggungjawab yang di emban oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes menjadikan pelayanan prima paling utama untuk pasien di rumah sakit.

Bukti nyata kepedulian Dirut Prof Starry Rampengan, terhadap pelayanan di rumah sakit saat melakukan telusur, Minggu (25/10/2026) malam hari

Sebagai pimpinan, dituntut selalu siap siaga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Dirut Prof Starry Rampengan, menyambangi Gedung Nyiur Melambai untuk memantau pelayanan sekaligus memeriksa kelayakan ruangan dan fasilitas yang tersedia.

Dirut juga menyapa dan berinteraksi langsung dengan pasien guna mengetahui pelayanan yang mereka terima. Selain itu, Dirut memberikan apresiasi kepada para petugas yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam melayani pasien dengan penuh semangat.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas pelayanan di RSUP Kandou tetap terjaga, sekaligus mendorong seluruh petugas untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan mengutamakan keselamatan pasien.

Dirut berharap pelayanan di rumah sakit menjadi hal penting untuk terus di tingkatkan, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang prima ketika berada di lingkungan rumah sakit Kandou Manado. (sisco)




Dari Seorang Ibu Rumah Tangga Sosok Maskarena Lombontari Terpilih Jadi Kapitalaung

SANGIHE,GN – Maskarena Lombontari adalah seorang ibu rumah tangga salah satu Srikandi yang mengikuti pencalonan sebagai Kapitalaung pada Pilkades Serentak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu 21 oktober 2026 Wanita kelahiran Kahakitang 18 Mei 1978, maju sebagai Calon Kapitalaung di Kampung Dalako Bembanehe.

Mascarena Lombontari (foto: Gemparnews)

Tidak disangka seorang Ibu rumah tangga ini,pada pemilihan Kapitalaung Kampung Dalako Bembanehe menang dengan suara terbanyak dari calon lain, sehingga akan memimpin Kampung Dalako Bembanehe selama 8 tahun kedepan.

Ketika berbincang- bincang dengan media ini sabtu (24/10/2026), Ia mengatakan bahwa semua ini karena dukungan masyarakat.

Lombontari pun menambahkan bahwa, dengan selesainya pemilihan ini maka semua masyarakat sama tidak ada lagi Perbedaan- Perbedaan, tetapi bersatu untuk membangun Kampung.

” Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung, dan Saya juga berharap agar tidak ada lagi perbedaan tetapi semua masyarakat sama,dan kedepan mari kita bersama-sama untuk membangun Kampung kita,” katanya.

Lanjutnya,bahwa ketika nanti Ia sudah dilantik dan mulai melaksanakan tugas dirinya juga siap untuk dikritik dan diberi masukan oleh masyarakat atau siapa pun jika ada kekeliruan dalam melaksanakan tugas, demi untuk pelayanan bagi masyarakat.

” Dan kedepan ketika Saya sudah menjalankan tugas,jika ada kekeliruan Saya siap untuk di kritik dan di berikan masukan oleh masyarakat atau siapapun demi pelayan bagi masyarakat dan membangun Kampung,” ujarnya.(RB).