Antisipasi Gangguan Palapa Ring Pemkab Sangihe Sangihe Desak Telkomsel Siapkan Radiolink

SANGIHE,GN – Untuk mengantisipasi gangguan Palapa ring,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan koneksi internet menyusul rencana perbaikan kabel fiber optik Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melong pada bulan depan. Upaya ini dilakukan guna memastikan stabilitas layanan komunikasi tetap terjaga, terutama dalam mendukung pelayanan publik dan aktivitas digital masyarakat.


Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Sangihe mendesak pihak penyedia layanan, termasuk Telkomsel, untuk segera menyiapkan jalur cadangan (backup) sebagai langkah mitigasi selama proses pemeliharaan berlangsung.
Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Telkomsel Tahuna guna menerapkan sistem radiolink dari site to site.
“Perbaikan jalur Tahuna–Melong berpotensi mengganggu stabilitas koneksi. Karena itu, solusi jangka pendek yang kami dorong adalah pengalihan rute transmisi melalui jalur cadangan radiolink,” ujar Ronald, Selasa (17/03/2026).
Dalam skema darurat tersebut, jalur transmisi data akan dialihkan melalui konektivitas antar-pulau yang meliputi Manado–Likupang, Gangga–Biaro, serta Tagulandang–Siau, dengan titik akhir di wilayah Sangihe.
Meski jalur alternatif telah disiapkan, Pemkab Sangihe menegaskan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama. Ronald Lumiu menekankan bahwa pemindahan jalur harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas jaringan.

“Kami tidak ingin hanya sekadar pengalihan jalur. Kapasitas bandwidth juga harus ditingkatkan agar akses internet masyarakat tetap stabil, meskipun dalam kondisi jaringan darurat,” tegasnya.
Hingga saat ini, koordinasi teknis antara pemerintah daerah dan pihak penyedia layanan terus dimatangkan guna meminimalisir dampak gangguan. Pemkab Sangihe pun berkomitmen untuk melakukan pemantauan ketat terhadap proses perbaikan infrastruktur Palapa Ring Tengah, demi memastikan aktivitas pemerintahan dan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tetap berjalan lancar.(RB)




Jelang Hari Raya Idul Fitri Bupati Pantau Stok dan Harga Barang di Pasar Petta

SANGIHE,GN -Menjelang hari raya idul Fitri Bupati bersama Forkopimda melakukan Pantauan terhadap harga dan stok barang di Pasar Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (17/03/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan stok pangan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sidak pasar rutin dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) guna mengantisipasi lonjakan harga dan potensi kelangkaan barang.

Rombongan yang terdiri dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe turut melakukan pemantauan langsung terhadap harga sejumlah komoditas penting di lapak para pedagang.

Bupati Michael Thungari,SE,MM berdialog dengan para pedagang untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan dan aspirasi.
Adapun sejumlah permasalahan yang menjadi perhatian dalam sidak tersebut antara lain kondisi infrastruktur pasar yang membutuhkan perbaikan, seperti atap yang bocor dan sistem drainase yang tersumbat sehingga kerap menimbulkan genangan air saat hujan.

Selain itu, pedagang juga mengeluhkan ancaman abrasi di area pasar yang berbatasan dengan sungai. Tidak hanya itu, penataan pasar juga menjadi fokus perhatian, khususnya terkait masih adanya pedagang yang berjualan di luar area resmi atau tidak sesuai dengan site plan yang telah ditetapkan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Michael Thungari menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti perbaikan fasilitas pasar yang bersifat mendesak. Hal ini dilakukan guna menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam berbelanja, terutama menjelang hari raya.

Sementara itu, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam aspek ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta kondisi pasar tetap kondusif menjelang Idul Fitri.(RB)




Gubernur Yulius Selvanus di dampingi Kepala BPTD Kelas II Sulut Pantau Arus Mudik di Terminal Tipe A Malalayang

Sulut,GN- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE di dampingi Kepala BPTD Kelas II Sulut Alexander Hilmi Perdana memantau jalannya arus mudik masa liburan Hari Raya Nyepi dan Lebaran 1447 H / 2026 di terminal tipe A Malalayang, Rabu (18/03/2026).

Turut hadir bersama Gubernur Sulut Kepala Dinas Perhubungan Sulut bersama jajarannya ikut memantau pergerakan arus mudik.

Dalam arahannya Gubernur Sulut berharap masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik masa liburan maupun lebaran 1447 H / 2026 dengan nyaman dan menikmati perjalanan dengan aman.

Pemantauan arus mudik ini menegaskan komitmen pemerintah daerah Sulawesi Utara dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Lebaran. Begitu juga dengan keberadaan pos pengamanan di titik-titik strategis diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para pemudik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan.

 

Sementara itu, Alexander Hilmi Perdana selaku Kepala BPTD Kelas II Sulut mengatakan kesiapan yang matang dan koordinasi yang solid antarinstansi berjalan dengan optimal.

“Dengan kesiapan yang matang serta koordinasi yang solid antar instansi, pelaksanaan jalur mudik liburan hari Raya Nyepi dan Lebaran dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan nyaman dan penuh khidmat,” ujar Alexander. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Hadiri Acara Buka Puasa Bersama, Momentum Pererat Silahturahmi di Tengah Keberagaman

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS, di dampingi  Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si, dan Direktur BMN dan Keuangan  Ekwanto, SE.AK, MM, Manajer dan Asisten Manajer  menghadiri acara buka puasa bersama, Selasa (17/03/2026) di masjid As-syifa RSUP Kandou Manado.

Hadir juga Pemerintah Provinsi yang di wakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,MKes dalam acara buka puasa bersama.

Pada kesempatan itu, dr Rima membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara memberikan apresiasi yang tinggi atas terciptanya kerukunan melalui acara buka puasa bersama di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada segenap jajaran RSUP Kandou Manado atas dedikasi pelayanan kesehatan yang terus melayani masyarakat di bumi nyiur melambai sebagai garda terdepan untuk membangun di bidang kesehatan.

Selanjutnya menjelang waktu berbuka, KH. Abdurrahman Mahrus, LC, MA, memberikan tausiyah Ramadhan yang menyejukkan hati.

Sementara itu, bagi Dirut Prof Starry Rampengan acara buka puasa bersama ini, sebagai bentuk momentum mempererat silaturahmi di tengah keberagaman di lingkungan RSUP Kandou. Dia menekankan bahwa integritas dan rasa kekeluargaan adalah kunci, agar RSUP Kandou terus maju memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ditempat yang sama,ketua Badan Takmirul Masjid Asyifa RSUP Kandou Manado, Muhammad Sahroni, Amd.RO mengatakan acara buka puasa bersama merupakan sejarah karena pertama kali mengundang tokoh- tokoh agama lainnya berkolaborasi dalam acara buka puasa.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia buka puasa bersama Djunarto, S.Si. “Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya  kepada direktur utama dan jajaran direksi, manajemen RSUP Kandou atas atensi dalam penyelenggaraan kegiatan BUka Puasa Bersama ini,” kata DJunarto.

Sebagai informasi acara Buka Puasa Bersama ini adalah yang pertama kali diadakan di Halaman Masjid As-Syifa RSUP Kandou Manado dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama. “Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada kami pegawai muslim yang ada di RS,” ucapnya.

Acara buka puasa bersama ini juga menampilkan lantunan lagu Qasidah dengan lirik Shalawat Badar oleh anak- anak yang di rawat ruangan Estela RSUP Kandou. Di balik nada-nada pujian tersebut, terselip doa dan harapan besar dalam perjuangan mereka melawan kanker.

Bentuk kasih sayang, Dirut Prof. Starry Rampengan memberikan santunan langsung kepada para pejuang cilik ini, sebuah simbol nyata dari nilai kepedulian yang diusung RSUP Kandou Manado. (sisco)




Ketika Bupati Tinjau Pasar Petta, Pedagang Sampaikan Keluhan Terkait Kondisi Fasilitas Pasar

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melakukan pemantauan langsung aktivitas perdagangan di Pasar Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (17/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati berdialog langsung dengan sejumlah pedagang dan pembeli untuk mengetahui kondisi pasar secara langsung. Dari hasil pemantauan, harga berbagai kebutuhan pokok masih relatif stabil dan stok barang dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu pun, para pedagang menyampaikan beberapa keluhan terkait kondisi fasilitas pasar yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah. Di antaranya atap pasar yang mengalami kebocoran, kondisi jalan di area pasar yang becek, hingga beberapa bagian yang mulai amblas.

Ketika mendengar keluhan Para Pedagang Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa ,pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti persoalan yang ada, terutama untuk perbaikan yang bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Dari hasil pemantauan, harga dan stok barang masih aman dan stabil. Namun ada beberapa keluhan pedagang terkait fasilitas pasar, seperti atap yang bocor dan kondisi jalan yang becek. Sebagian sudah kami inventarisir dan besok bisa langsung diperbaiki, sementara yang membutuhkan penanganan lebih akan kami kaji dari sisi anggarannya,” ujar Thungari.

Lanjut Bupati Selain persoalan fasilitas, pedagang juga mengeluhkan adanya aktivitas jual beli di lokasi yang tidak semestinya sehingga mengganggu ketertiban di dalam pasar. Pemerintah daerah pun berencana melakukan penertiban bersama aparat terkait.

“Tadi juga ada keluhan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Nanti itu menjadi urusan Camat, Kapolsek dan Satpol PP untuk melakukan penertiban, kemungkinan setelah Lebaran,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, pedagang juga mengusulkan agar aktivitas perdagangan lebih dipusatkan di Pasar Petta. Usulan tersebut menurut Bupati akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

Bupati menambahkan bahwa, saat ini Pemkab Sangihe belum memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas pasar di Naha karena sebagian pedagang masih berjualan di luar area milik pemerintah. Selain itu, pembangunan pasar milik Pemda di Naha juga belum sepenuhnya rampung sehingga belum dapat diberlakukan penarikan retribusi.

Lebih lanjut, Bupati menilai Pasar Petta memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pasar harian seperti yang telah diterapkan di Pasar Tamako.

“Saya pikir Pasar Petta sudah layak menjadi pasar setiap hari seperti di Tamako. Ini tentu akan kita kaji lebih lanjut,” Tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo.(RB)




Pertengahan April Layanan Internet di Kabupaten Sangihe dan Sitaro Bakal Mengalami Gangguan ,Ini Penjelasan Kadis Kominfo

SANGIHE,GN – Tanggal 16 -21 april 2026 Layanan internet di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro bakal mengalami gangguan selama proses perbaikan kabel Palapa Ring pada segmen Tahuna–Melong yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.


Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu kepada sejumlah wartawan senin (16/3/2026).Lumiu menjelaskan bahwa perbaikan jaringan tersebut akan dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Rencana perbaikan kabel Palapa Ring ini merupakan hasil koordinasi yang dilakukan melalui rapat zoom meeting pada 9 Maret 2026 bersama pihak BAKTI,” kata Lumiu.
Ia menjelaskan, proses perbaikan direncanakan berlangsung sepanjang April 2026. Namun, pada periode beban puncak pekerjaan yang diperkirakan terjadi pada 16 hingga 21 April 2026, kedua daerah berpotensi mengalami gangguan jaringan yang cukup signifikan,”kata Lumiu

Lanjutnya bahwa,Pada periode tersebut
kemungkinan terjadi lost connection sehingga masyarakat tidak dapat mengakses internet. Jaringan telepon masih ada, tetapi kemungkinan juga bisa mengalami gangguan karena berkaitan dengan proses perbaikan kabel.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Diskominfo mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi rencana pekerjaan tersebut. Pemerintah daerah, kata Lumiu, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan layanan internet.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan jaringan internet bantuan dari BAKTI yang saat ini tersebar di 104 titik di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Titik-titik tersebut berada di kantor desa, puskesmas, serta sekolah-sekolah.

“Kami telah meminta kepada pihak BAKTI agar menaikkan bandwidth pada level high di titik-titik tersebut sehingga masyarakat tetap dapat mengakses internet selama masa perbaikan berlangsung,” ungkapnya.

Selain itu, Diskominfo juga meminta pihak BAKTI untuk bersama pemerintah daerah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana perbaikan kabel Palapa Ring beserta dampak yang mungkin terjadi.
Menurut Lumiu, sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa gangguan jaringan yang terjadi bukan disebabkan oleh kelalaian pemerintah daerah, melainkan akibat proses teknis perbaikan infrastruktur jaringan nasional.
“Ini penting disampaikan agar gangguan jaringan internet yang mungkin terjadi tidak menjadi isu yang menyudutkan pemerintah daerah, karena ini murni kegiatan teknis untuk memperbaiki kabel Palapa Ring,” ujarnya.
Lumiu menambahkan, berdasarkan analisis teknis dari pihak BAKTI, perbaikan kabel harus segera dilakukan. Jika tidak ditangani dalam waktu dekat, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih panjang terhadap layanan internet di wilayah kepulauan.
“Informasi ini juga sudah kami laporkan secara tertulis kepada Bupati Kepulauan Sangihe sambil menunggu arahan dan petunjuk lebih lanjut,” tutup Lumiu . (RB)

 




Momentum Peringatan HKG PKK ke-54 di Sangihe, di Rangkaikan Kegiatan Sosialisasi Adminduk hingga Pelatihan Public Speaking

SANGIHE,GN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Cherry Thungari-Soeyoenus, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut di laksanakan gedung serbaguna rumah Jabatan Bupati dirangkaikan dengan sosialisasi administrasi kependudukan (Adminduk), pelatihan public speaking bagi organisasi wanita, serta buka puasa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, serta Sekretaris TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Agnes L. P. Walukow bersama jajaran pengurus PKK.

Dalam sambutannya, Cherry Thungari-Soeyoenus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi kehadiran Bupati yang dinilai menjadi dukungan dan penyemangat bagi pengurus PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga.

Ia menegaskan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum penting untuk memperkuat peran gerakan PKK dalam membangun keluarga yang kuat, mandiri, dan sejahtera sebagai pondasi menuju Indonesia maju.

“Gerakan PKK memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat inilah lahir masyarakat yang tangguh,” ujarnya.

Cherry juga memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh kelompok kerja (Pokja) PKK dalam rangka memperingati HKG PKK ke-54.

Pokja II, misalnya, telah melaksanakan launching Taman Baca Masyarakat di Kelurahan Tidore yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi, khususnya bagi anak-anak.

Sementara Pokja III melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan serta penanaman bibit cabai di Kecamatan Tahuna Timur bekerja sama dengan Dinas Pertanian. Program tersebut juga menjadi bagian dari gerakan pemanfaatan pekarangan rumah melalui program Hatinya PKK dengan menanam tanaman bermanfaat seperti cabai dan tomat di pekarangan rumah warga.

Selain itu, PKK juga berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), menggelar pasar pangan murah di Kelurahan Tidore, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kegiatan Posyandu yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan sosialisasi program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan.

Cherry mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KIA maupun KTP meskipun telah memasuki usia wajib memiliki identitas.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan,” katanya.

Selain sosialisasi, para peserta juga mengikuti pelatihan public speaking yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pengurus dan anggota organisasi wanita agar lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta program kepada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Cherry berharap gerakan PKK di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.(RB)




BPTD Kelas II Sulawesi Utara Matangkan Persiapan Posko Angkutan Lebaran 2026

Sulut,GN– Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara terus mematangkan berbagai persiapan dalam rangka mendukung kelancaran Angkutan Lebaran Tahun 2026 / 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi internal bersama seluruh satuan pelayanan guna memastikan kesiapan sarana,
prasarana, pengawasan operasional, serta pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

 

Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Menteri Perhubungan dan berlangsung hingga 30 Maret 2026. Berdasarkan prediksi pergerakan masyarakat, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17–18
Maret, sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 20 Maret serta 26–27 Maret 2026.

Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Utara, Alexander Hilmi Perdana, menegaskan keberadaan posko merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin
kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

 

“Posko Angkutan Lebaran bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi bentuk
komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat. Oleh karena itu, seluruh jajaran BPTD Kelas II Sulawesi Utara harus bekerja secara maksimal, menjaga koordinasi, serta responsif terhadap setiap dinamika yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan seluruh satuan pelayanan diminta
memastikan kesiapan fasilitas di terminal dan pelabuhan penyeberangan, termasuk kebersihan, kenyamanan ruang tunggu, serta sarana pendukung pelayanan kepada masyarakat.

Apabila terdapat fasilitas yang memerlukan perbaikan atau penambahan, diharapkan dapat segera ditindaklanjuti agar pelayanan kepada penumpang dapat berjalan optimal.

Selain kesiapan fasilitas, BPTD Sulawesi Utara juga telah melakukan kegiatan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum, khususnya bus antarkota yang akan beroperasi selama masa Angkutan Lebaran. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa
kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.

Ditempat yang sama, Kasubbag Tata Usaha Hasmun Hamzah mengatakan hingga hari ini kesiapan jumlah SDM BPTD Sulut sudah memadai untuk melaksanakan posko Angkutan Lebaran (Angleb) 1447 H/2026.

” Total personil BPTD Sulut sebanyak 283 guna mengatur lancarnya angkutan lebaran di Sulawesi Utara. Selain itu Kami juga telah melakukan penguatan penyebaran informasi dan publikasi melalui media, dan juga medsos terkait giat posko angleb,” ucapnya.

Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan SDP, Yanuar Efan Thamrin, menegaskan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum masa operasional Lebaran.

“Ramp check menjadi langkah penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama Angkutan Lebaran benar-benar laik jalan. Kami juga terus mengingatkan operator dan pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan, karena faktor manusia sering menjadi penentu utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan,”
jelasnya.

Di sisi lain, pengawasan operasional transportasi selama masa Angkutan Lebaran juga menjadi perhatian utama. Petugas di lapangan diharapkan aktif melakukan pemantauan terhadap operasional kendaraan serta fasilitas transportasi.

Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, SDP dan Pengawasan, Dony Prasetio, menyampaikan bahwa pengawasan yang optimal menjadi kunci dalam menjaga keselamatan pengguna jasa transportasi.

“Pengawasan operasional transportasi selama masa Angkutan Lebaran harus
dilakukan secara optimal. Petugas di lapangan diharapkan aktif melakukan
pemantauan serta memastikan seluruh layanan transportasi berjalan sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan pengguna jasa,” ujarnya.

Sementara itu, kesiapan sarana dan prasarana transportasi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran. Terminal maupun fasilitas penyeberangan harus dipastikan dalam kondisi siap melayani peningkatan mobilitas masyarakat.

Kepala Seksi Prasarana Jalan SDP, Santo Igno Gelu, menambahkan bahwa
kenyamanan fasilitas transportasi juga menjadi bagian penting dari pelayanan publik.

“Kesiapan sarana dan prasarana transportasi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran. Terminal dan fasilitas penyeberangan harus dipastikan
dalam kondisi siap, bersih, dan nyaman agar masyarakat dapat merasakan pelayanan transportasi yang optimal,” ungkapnya.

Selain itu, seluruh satuan pelayanan diminta untuk menyampaikan laporan
operasional posko secara rutin kepada kantor induk, sehingga data pergerakan
penumpang dan kendaraan dapat dipantau serta dilaporkan secara berjenjang hingga tingkat pusat.
Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa seluruh petugas yang bertugas di Posko Angkutan Lebaran, baik di kantor induk maupun di satuan pelayanan, wajib menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) selama bertugas guna menjaga profesionalitas pelayanan serta memudahkan identifikasi petugas di lapangan.

Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, BPTD Kelas II Sulawesi Utara berharap pelaksanaan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan selamat, serta memberikan pelayanan transportasi yang optimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode Lebaran.(sisco)




Wakili Dirut RSUP Kandou Manado, Dr Erwin Sondang Siagian Hadiri Buka Puasa Bersama PT GTS

Manado, GN – PT Graha Tajera Sakti (GTS) yang menangani petugas security di RSUP Kandou Manado melaksanakan acara Buka puasa bersama, Jumat (13/03/2026).

Acara buka puasa bersama ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS yang diwakili oleh Direktur Layanan Operasional Dr.Erwin Sondang Siagian,SSTP, MSi didampingi Manajer Tim Kerja Hukmas Dr. dr. Erwin Kristanto, SH, Sp.FM(K) hadir dalam acara buka puasa bersama.

Acara buka puasa tersebut bertempat di ruang pos utama satpam RSUP Kandou Manado. Sementara itu Komisaris PT Graha Tajera Sakti Ramly Ettah dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan buka bersama untuk menghargai kerja keras petugas keamanan (satpam), sekaligus juga menjadi momen mempererat persaudaraan antara staf keamanan dan karyawan lainnya.

Acara diawali dengan tausiah oleh Asisten Manajer BMN Djunarto, SSi, dilanjutkan dengan Doa bersama serta makan bersama. (sisco/*)




Mesin Pembangkit Listrik Baru Tiba Di Sangihe, Semoga Tidak Terjadi Krisis Listrik Lagi

SANGIHE,GN -Hari ini jumat (13/3/2026), telah tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah Satu unit mesin pembangkit listrik baru berkapasitas 800 kilowatt (KW) tiba di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Soataloara I Kecamatan Tahuna.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM didampingi Wabup Tendris Bulahari langsung memantau kedatangan mesin tersebut. Ia menjelaskan bahwa mesin yang tiba merupakan bagian dari rencana pengadaan lima unit mesin baru dengan kapasitas masing-masing 800 KW.

“Hari ini sudah datang satu mesin. Total yang direncanakan ada lima unit dengan kapasitas 800 KW per mesin. Sementara mesin lainnya sudah berada di Pelabuhan Amurang dan tinggal menunggu kapal penyeberangan karena pengangkutannya menggunakan truk besar,” kata Thungari.

Lanjut Bupati dalam satu hingga dua minggu ke depan seluruh mesin tersebut diperkirakan sudah tiba di Sangihe. Mesin pembangkit yang didatangkan ini merupakan unit baru dengan sistem seperti kontainer sehingga pemasangannya relatif cepat.

“Mesin ini tidak perlu dibangun rumah mesin secara permanen. Bentuknya seperti kontainer, jadi setelah dibongkar tinggal sambungkan instalasi minyak dan kabel, langsung bisa beroperasi,” ujarnya.

Jika seluruh mesin telah terpasang, total tambahan daya listrik yang dihasilkan mencapai 4.000 KW. Jumlah tersebut diperkirakan mampu menambah sekitar 40 persen dari kebutuhan daya listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati berharap tambahan daya tersebut dapat mengakhiri pemadaman listrik bergilir atau krisis listrik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

“Dengan adanya surplus sekitar 40 persen ini, diharapkan tidak ada lagi pemadaman bergilir. Pemadaman mungkin hanya terjadi jika ada gangguan teknis seperti pohon tumbang atau cuaca ekstrem,” jelasnya.

Lanjut Bupati bahwa kehadiran mesin baru ini bukan sekadar menjadi kabar baik, namun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja PLN dalam menjaga stabilitas listrik di daerah kepulauan tersebut.

“Kita tentu senang kalau pemadaman benar-benar berhenti di seluruh wilayah Sangihe. Bukan hanya senang karena mesin baru, tapi kita ingin melihat PLN bisa bekerja maksimal sehingga setidaknya selama satu tahun ke depan tidak ada pemadaman listrik,” tegasnya.

Rencananya, dari lima unit mesin yang akan didatangkan, tiga unit akan ditempatkan di Tahuna dan dua unit di wilayah Peta. Meski demikian, seluruh mesin tersebut mampu menopang kebutuhan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Thungari juga menyebut kedatangan mesin baru ini menjadi hal yang cukup istimewa bagi Sangihe. Pasalnya, selama ini Sangihe lebih sering menerima mesin pembangkit bekas dari daerah lain.

“Biasanya kita mendapat mesin bekas dari kabupaten atau kota lain. Ini pertama kalinya Sangihe mendapatkan mesin yang benar-benar baru,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya PLN terkendala kebijakan pengembangan energi terbarukan sehingga pengadaan mesin diesel baru sempat dibatasi. Namun kini kebijakan tersebut kembali dibuka untuk daerah kepulauan yang masih membutuhkan dukungan pembangkit diesel.

Selain itu, Bupati juga meminta PLN untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait potensi gangguan jaringan listrik, khususnya pohon yang berada di sekitar jalur kabel listrik.

“Kami sudah meminta PLN untuk berkoordinasi dengan para camat jika ada pohon yang berpotensi mengganggu jaringan. Camat dan perangkat kampung harus turun langsung menemui pemilik lahan untuk melakukan komunikasi agar bisa dilakukan penanganan,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini. (RB)