Sekwan Niklas Silangen Hadiri Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Ke- 42

Sulut,GN- Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen S.Sos, M.Si, menghadiri Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026.

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memimpin langsung upacara tersebut. Upacara berlangsung di Halaman Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Manado, Senin (3/8/2026).

Sekwan Niklas dan Sejumlah Pejabat teras Eselon II di Lingkup Pemprov Sulut,hadir dengan penuh tertib dan khidmad mengikuti seluruh rangkaian upacara.

Peringatan Hari Anak Nasional kali ini mengusung tema utama “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan. Kegiatan ini merupakan momentum untuk menyukseskan gerakan perlindungan anak secara menyeluruh. (sisco)

 

 




Utamakan Pelayanan Prima, Dirut Prof Starry Rampengan Pantau Pelayanan di Hari Libur

Manado,GN– Pelayanan kesehatan yang prima bagi pasien di RSUP prof Dr RD Kandou Manado menjadi perhatian serius bagi Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., MH.Kes.

Hari libur pun Dirut terus melakukan pemantauan pelayanan kesehatan yang di lakukan oleh tenaga kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Pantauan ini di lakukan, untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Usai menjalankan ibadah Minggu (2/8/2026), Prof. Starry langsung melakukan pemantauan ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit. Aktivitas ini di lakukan untuk pemantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Cardiovascular and Brain Center (CVBC), Ruang Edelweis, Anggrek 2, hingga Ruang Nyiur Melambai.

Langkah dan gerak cepat ini bertujuan agar seluruh pelayanan kepada pasien berlangsung sesuai standar mutu, keselamatan pasien, serta prinsip pelayanan prima yang diterapkan RSUP Kandou.

Prof. Starry tampak menyapa pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan yang sedang bertugas. Senyum, sapa, salam, sopan, santun, dan kesabaran selalu ditunjukkannya saat berdialog dengan pasien maupun petugas. Kehadiran orang nomor satu di RSUP Kandou itu disambut hangat oleh pasien dan keluarga yang merasa diperhatikan secara langsung.

Budaya pelayanan ini (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dan Sabar) terus ditanamkan sebagai bagian dari pelayanan yang humanis, ditambah dengan sikap sabar dalam menghadapi setiap kebutuhan pasien.

Dirut menegaskan pelayanan rumah sakit tidak mengenal hari libur sehingga seluruh jajaran harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pasien adalah prioritas utama. Karena itu saya ingin memastikan secara langsung bahwa pelayanan tetap berjalan sesuai standar, petugas hadir dengan semangat melayani, dan pasien mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, profesional, serta penuh empati. Rumah sakit harus selalu hadir untuk masyarakat kapan pun mereka membutuhkan,” tandasnya.




Royke Roring Serap Aspirasi Warga Ranomuut Paal Dua

Sulut,GN- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Kota Manado, Dr Ir Royke Octavian Roring menggelar Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua Manado, Minggu (2/8/2026).

Turut hadir Pemerintah Kelurahan Ranomuut, para Kepala Lingkungan, staf pendamping reses, tim monitoring, serta perwakilan masyarakat. Reses merupakan agenda resmi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi anggota dewan.

Roring mengatakan kegiatan reses bukan sekadar memenuhi agenda kedewanan, tetapi menjadi wadah untuk mendengar secara langsung berbagai kebutuhan masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi dan perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah,” kata Roring.

Pelaksanaan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif. Para Kepala Lingkungan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama berkaitan dengan infrastruktur lingkungan dan kebutuhan sarana penunjang pelayanan publik.

Aspirasi yang menjadi perhatian anggota DPRD dalam kegiatan tersebut antara lain pengadaan kursi untuk Kantor Kelurahan Ranomuut guna menunjang pelayanan masyarakat, pengadaan kursi bagi seluruh lingkungan sebagai fasilitas kegiatan warga, perbaikan drainase di Lingkungan II dan Lingkungan III yang sering menyebabkan banjir saat curah hujan tinggi, serta usulan pelebaran jalan menuju Yayasan Sekolah Kristen Imanuel di Lingkungan V agar akses kendaraan menjadi lebih aman dan lancar.

Masyarakat juga menyampaikan pentingnya peningkatan sarana pendukung di Gedung Pertemuan Lingkungan II yang sebelumnya merupakan bantuan sosial melalui Pokok Pikiran (Pokir) Mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Arthur Kotambunan, sehingga keberadaan gedung tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Roring menyampaikan seluruh usulan masyarakat akan diinventarisasi, dikaji berdasarkan kewenangan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dikoordinasikan dalam proses penyusunan program pembangunan maupun pembahasan anggaran daerah.

Roring menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan sesuai dengan skala prioritas, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta kemampuan keuangan daerah.

Kegiatan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kelurahan Ranomuut berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui forum tersebut diharapkan terjalin komunikasi yang semakin kuat antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga kebijakan pembangunan yang dihasilkan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga. (sisco)

 




Progres Replacement Fasilitas Pelabuhan Tahuna Capai 60 Persen, Dan Rehabilitasi Pelabuhan Laut Matutuang Capai 47 Persen

SANGIHE,GN – Pekerjaan replacement fasilitas pelabuhan Tahuna khusunya pembangunan dermaga mencapai 60 persen,dan pada bulan oktober mendatang perkiraan pekerjaan segmen 1 dapat diselesaikan. Sementara Progres rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Laut Matutuang terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, pekerjaan telah mencapai sekitar 47 persen dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna Meifrid Palenewen saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa proyek di Pelabuhan Laut Matutuang senilai Rp60 miliar lebih tersebut mencakup rehabilitasi dermaga, lapangan penumpukan, perbaikan terminal penumpang, gudang, hingga penambahan lampu penerangan di seluruh kawasan pelabuhan. Seluruh pekerjaan itu diharapkan menghadirkan wajah baru Pelabuhan Laut Matutuang yang lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.

Palenewen pun berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai sesuai target.

“Saat ini pekerjaan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis dan kajian lingkungan apabila terdapat hal yang akan dievaluasi diperbaiki karena proses pekerjaan masih dalam progres berjalan,”ujar Meifrid

Meifrid pun mengatakan bahwa untuk tahun depan belum direncanakan adanya rehabilitasi pelabuhan. Namun demikian, pihaknya akan mengupayakan agar dua tahun mendatang rehabilitasi dapat dilakukan di Pelabuhan Laut Lipang sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur transportasi laut di wilayah kepulauan.

Lanjutnya bahwa, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah kepulauan. Dengan selesainya berbagai proyek tersebut, pelayanan pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Sangihe diharapkan semakin aman, nyaman, dan modern.

Terkait pekerjaan di Pelabuhan Tahuna Ia menghimbau kepada masyarakat sebagai penumpang agar dapat membeli tiket jauh hari sebelumnya, mematuhi papan Pengumuman atau tanda-tanda larangan yang ada di Pelabuhan dalam rangka pembangunan di Pelabuhan.

” Mari kita mematuhi papan-papan Pengumuman atau tanda-tanda larangan yang ada di Pelabuhan dalam rangka pembangunan di Pelabuhan, jangan sampai kita melewati batas-batas yang telah diberi garis atau tanda larangan agar tidak memasuki area sementara ada pekerjaan yang dapat membahayakan diri sendiri, dan mari juga kita mengsupport pekerjaan,kita memantau, kita melihat dan menilai semua proses pembangunan di Pelabuhan yang ada,” tutup Palenewen.(RB)




Ketua DPRD Sulut Secara Resmi Membuka Kejuaraan Tinju Walikota Cup 2026

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulawesi Utara dr Fransiscus A Silangen, SpB-KBD membuka secara resmi kejuaraan Tinju Walikota Cup Manado 2026, Selasa (28/7/2026).

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Perbati) Manado. Ajang bergengsi berlangsung di Lapangan Basket Mega Mall Manado.

Ketua DPRD Sulut dalam mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus membuka kejuaraan tinju amatir.  Kehadiran pimpinan dewan tersebut menjadi tanda dimulainya kompetisi tinju antar daerah yang dinantikan oleh para atlet dan pecinta olahraga bela diri.

Walikota Cup tahun ini mencatatkan partisipasi yang sangat luas, tidak hanya dari dalam provinsi tetapi juga melibatkan sasana-sasana tinju ternama dari luar daerah. Tercatat ada tujuh sasana dari berbagai wilayah di Indonesia yang turut berkompetisi, yaitu dari Jakarta, Ternate, Lampung, Gorontalo, Maluku, dan Bali.

Peserta dalam kejuaraan ini dari berbagai pulau untuk menunjukkan bahwa Walikota Cup Manado telah berkembang menjadi ajang nasional yang mampu menarik minat petinju muda berbakat untuk menguji kemampuan mereka di kancah yang lebih luas.

Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan atlet tinju serta mempererat silaturahmi antar daerah melalui sportivitas olahraga. (*/sisco)




Stella Runtuwene Soroti Dinsos Sulut  Lamban Respon Program Pro Rakyat

Sulut,GN- ​Wakil Ketua DPRD Sulut, Stella Runtuwene, angkat bicara usai rapat berlangsung diruangan paripurna Selasa (28/7/2026), terkait kinerja dinas teknis, khususnya Dinas Sosial.

Dia  menyoroti lambannya mengeksekusi program pro-rakyat. Padahal, seluruh dokumen penunjang serta data calon penerima di daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Minahasa Selatan telah dirampungkan sesuai mekanisme yang berlaku.

”Usulan ini murni aspirasi warga, bukan kepentingan proyek. Kami sudah serahkan seluruh data teknis agar dinas terkait turun melakukan verifikasi lapangan. Sayangnya, hingga memasuki tahapan anggaran perubahan, janji eksekusi tersebut tak kunjung terbukti,” kata Stella.

​Keterlambatan ini menempatkan para legislator pada posisi dilematis, terlebih agenda Reses masa persidangan dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Agustus mendatang. Stella mengkhawatirkan munculnya persepsi negatif dari konstituen di daerah pemilihan akibat janji program yang belum terwujud.

​Dari sekitar 10 unit usulan rumah layak huni untuk wilayah Minahasa Selatan, belum ada satu pun yang masuk tahap realisasi. ​”Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan,” ujar Stella.

“Banyak warga kurang mampu yang sudah memiliki lahan pribadi, namun tempat tinggal mereka jauh dari kata layak. Mereka sangat menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah ini. Tentu ada beban moral bagi kami saat kembali turun ke daerah jika aspirasi yang diperjuangkan justru tertahan di tingkat eksekusi,” sambungnya.

​DPRD Sulut memastikan akan mengambil langkah tegas. Persoalan ini bakal dibawa ke rapat kerja komisi untuk menguji transparansi dan kesiapan Dinas Sosial. Legislator DPRD Sulut ini  akan mengawal ketat alokasi bantuan Rumah Layak Huni, agar masuk dalam skala prioritas penetapan APBD Perubahan mendatang. (sisco)




Ini Pesan Dirut Prof Starry Rampengan Saat Membuka Orientasi Diklat Prodi Profesi Ners Poltekes Manado

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS, M.H.Kes membuka secara resmi kegiatan Orientasi pendidikan dan pelatihan (Diklat) BHD,K3RS,PMKP, PPI dan pelayanan prima bagi mahasiswa Program pendidikan (Prodi) profesi Ners Poltekes Kemenkes Manado, Selasa (28/7/2026).Kegiatan pembukaan orientasi Diklat ini di pusatkan di gedung utama lantai dua RSUP Kandou Manado.

Wakil Direktur 1 bidang akademik Poltekes Kemenkes Manado, Samuel Tambuwun, M.Kes menyampaikan terimakaih atas segala dukungan RSUP Kandou Manado dalam kegiatan orientasi Diklat ini.

“Terimakasih banyak atas support yang diberikan oleh RSUP Kandou Manado kepada Poltekes Manado. Tentunya kami.merasa bahwa Rumah Sakit Kandou Manado sangat mensuport dalam kegiatan ini,” kata Tambuwun.

Dia berharap, kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik, dapat berlanjut terus menerus. ” Kerjasama ini, kami berharap terus berlanjut, Sekali lagi kami sampaikan banyak terimakasih atas suportnya, dan ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Tambuwun berpesan kepada mahasiswa yang ikut orientasi Diklat, agar mengikuti setiap materi secara teratur. “Tentu dalam mengikuti pelatihan ini kami mengikuti regulasi yang ada di RSUP Kandou. Untuk itu mohon arahan dari pak Direktur utama RSUP Kandou Manado sekaligus membuka kegiatan orientasi ini secara resmi,” tukas Tambuwun.

Sementara itu, Dirut dalam sambutannya mengatakan RSUP Kandou Manado terus memberikan layanan prima. Pelayanan disini kata Dirut, membutuhkan kerja yang cepat. Gercep dalam melakukan tindakan pertama ketika pasien dalam keadaan darurat untuk melakukan pertolongan.

Lanjut Dirut mengatakan Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan orientasi Diklat merupakan investasi sumber daya manusia, sehingga Dirut berpesan agar senantiasa mengikuti materi dengan baik, rajin berdiskusi dan menaati semua ketentuan aturan yang berlaku.

“Anda ini adalah Investasi Sumber daya manusia. Tentu kami berharap adik – adik peserta mengikuti secara serius dan rajin – rajin berdiskusi dan memiliki etitute yang baik untuk menaati segala aturan yang berlaku. Dengan  memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, kegiatan orientasi dibuka secara resmi,” tandas Dirut Prof Starry Rampengan, disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh peserta.

Turut hadir Direktur DSM, Pelatihan dan Penelitian dr Yune Laukati,M.Kes, Plt Manager Diklat Frets Melope,SE.M.Si, Para Dosen Poltekes Kemenkes Manado. (sisco)




Roring Pertanyakan Pengelolaan Silpa dan Penetapan Batas Defisit Anggaran Daerah

Sulut,GN- Royke Roring selaku anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, saat rapat pembahasan anggaran di ruang paripurna DPRD Sulut, Selasa (28/7/2026) mempertanyakan pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dan penetapan batas defisit anggaran daerah.

Roring menyoroti fakta bahwa nilai SILPA daerah dalam lima tahun terakhir konsisten berada di angka minimal Rp 50 miliar hingga Rp 60 miliar. “Mengapa pemerintah daerah tetap menetapkan batas defisit di bawah satu persen, padahal terdapat sisa anggaran yang cukup besar,” kata Roring.

Menanggapi hal pertanyaan tersebut, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut, Tahlis Gallang, menjelaskan tidak semua nilai SILPA dapat digunakan secara bebas. “Dari total estimasi Rp 60 miliar, hanya sekitar Rp 20–30 miliar yang merupakan SILPA murni. Sisanya adalah dana terikat, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pembayaran PPG Guru,” jelas Tahlis.

Lanjut Tahlis menjelaskan sebagian besar SILPA selama ini berasal dari sisa hasil tender pekerjaan fisik yang belum tuntas atau efisiensi belanja perjalanan dinas. Namun, dengan target pelaksanaan program 100 persen agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, potensi SILPA dari kegiatan fisik diprediksi akan menurun.

Meskipun regulasi memungkinkan kata Tahlis, batas defisit dinaikkan hingga maksimal 2,5 persen, Sekprov menegaskan pembatasan saat ini dilakukan karena tekanan kemampuan keuangan daerah akibat penurunan dana transfer dari pusat.

“Secara regulasi ruang itu tersedia. Namun, SILPA tetap menjadi sandaran terakhir kami,” tandasnya. (*/sisco)




Berikut Penyampaian Sekwan Niklas Terkait Pembekalan Reses, Bagi Staf Pendamping Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

Sulut,GN- Weliam Niklas Silangen S.Sos., M.Si. selaku Sekretaris DPRD Sulut memberikan pembekalan reses bagi Staf Pendamping Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulut. Pimpinan dan anggota DPRD Sulut sesuai jadwal akan turun lapangan menemui konstituen untuk menyerap aspirasi.

Acara pembekalan reses digelar di Ruang Rapat Serbaguna Kantor DPRD Sulut, Selasa (28/7/2026). Kehadiran Sekwan didampingi oleh beberapa Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkup Sekretariat DPRD Sulut.

Pembekalan reses bagi staf pendamping bertujuan untuk memastikan kelancaran administrasi, teknis, dan ketepatan pelaporan aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh pimpinan maupun anggota dewan selama masa reses.

Sekwan memberikan pencerahan terkait tugas-tugas utama para pendamping reses seperti fasilitasi teknis, manajemen administrasi, dan pertanggung jawaban anggaran keuangan dalam kegiatan reses. (sisco)

 




Diutus Melayani, Dirut Prof Starry Rampengan Bawa Harapan Baru Untuk Masyarakat Bumi Nyiur Melambai

 

 

Manado,GN- Melayani adalah tindakan membantu, menolong, dan menyediakan keperluan orang lain. Melayani juga memberi arti turut membantu mengurus atau menyediakan apa yang diperlukan oleh seseorang. Secara umum memiliki makna membantu sesama, memberikan tenaga atau pikiran untuk meringankan beban orang lain.

Dalam konteks rohani melayani berartii wujud kasih: Bentuk nyata kepedulian dan cinta kasih kepada Tuhan dan sesama.Panggilan hidup , bahkan  melakukan kebaikan tanpa pamrih di mana saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar.

Masyarakat bumi nyiur melambai harus berbangga dimana salah satu putra terbaik yang memiliki segudang pengalaman Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K),FIHA,MARS,MH.Kes di percayakan oleh Presiden RI mengemban tugas, untuk memimpin Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado.

Meskipun tugas sebagai Direktur Utama di RSUP Kandou Manado sangat berat,namun keterpanggilan diutus Melayani masyarakat bumi nyiur melambai menjadi motivasi tersendiri bagi Prof Dr Dr Starry Rampengan. Keterpanggilan ini menjadikannya sebagai momentum  untuk perubahan dan harapan baru bagi RSUP Kandou Manado.

Dirinya bertekad perubahan harus  dilakukan karena ini menyangkut pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Banyak perubahan di RSUP Kandou Manado,  yang sudah dilakukan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Konsultan) ini. seperti, Penguatan Pelayanan IGD, Sistem antrean rawat jalan dan pengambilan obat ditata lebih tertib, Fasilitas diperbaiki, semisal  plafon, sanitasi, hingga instalasi pendingin ruangan dan Peralatan medis juga dibenahi untuk meningkatkan mutu pelayanan.

“Pembenahan ini bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan prima yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini.

Prof Dr dr Starry Rampengan menegaskan sebagai pelayan masyarakat, baginya jabatan adalah sebuah amanah yang dipercayakan dan harus di emban dengan penuh tanggungjawab. ” Bagi saya yang terpenting  adalah masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Itu yang selalu menjadi tujuan kami,” ujar Dirut penuh optimisme.

Diterpa Badai Namun Tetap Melayani

Meskipun di terpa berbagai macam issue di tengah melayani masyarakat di RSUP Kandou Manado, namun bagi Dirut Prof Starry Rampengan tidak membuatnya kendor dan berkecil hati. Sebaliknya dirinya terus mensuport jajarannya untuk fokus melayani masyarakat.

“Saya tegas membantah tuduhan yang beredar terkait dugaan penyimpangan anggaran dan memastikan seluruh pengelolaan keuangan rumah sakit dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku serta berada dalam pengawasan lembaga yang berwenang,” ucapnya.

Menurut Dirut, dirinya komitmen bekerja, membuat sebuah perubahan yang nyata bagi masyarkat pada umumnya.

“Jawaban yang sesungguhnya adalah bekerja dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat yang datang mencari kesembuhan di RSUP Kandou,” ujarnya.

“Kalau Tuhan yang menempatkan saya di posisi ini, maka saya harus mempertanggungjawabkannya dengan bekerja benar. Tantangan pasti ada, tetapi saya percaya Tuhan juga yang akan menolong saya melewatinya,” tutupnya. (sisco)