Dispar Sangihe Bentuk Tim Kolaborasi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

SANGIHE,GN- Dinas Pariwisata (Dispar) Kepulauan Sangihe dalam membentuk Tim Kolaborasi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan dunia pariwisata serta pertumbuhan ekonomi inklusif melalui desa wisata berkelanjutan.

 

Femmy Montang Kepala dinas Pariwisata Sangihe mengatakan, Tim kolaborasi ini akan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam konsep tematik, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil nyata yang dirasakan oleh daerah dan Masyarakat.

Terkait pembentukan tim, menurut Femmy sudah dilakukan rapat pertemuan awal tanggal 10 Juli lalu untuk membahas terkait permasalahan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan rapat perdana dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, komunitas kelembagaan pariwisata, pihak bisnis, akademisi dan media.

“Selanjutnya, akan disusun program kerja bersama yang akan dituangkan menjadi kurikulum tematik yang terarah dengan metode kerja kolaborasi,”ujarnya.

Montang menambahkan bahwa, penyusunan program kerja ini dilakukan melalui identifikasi awal terhadap potensi yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk selanjutnya akan digarap oleh tim kolaborasi dengan memaksimalkan kapasitas masing-masing untuk pengembangan SDM dan potensi yang ada.

“Kegiatan ini juga dalam Upaya peningkatan PAD dan pendapatan masyarakat,”terangnya.(*)




Camat Kepulauan Marore Marcos Sasiang,S.IP Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Camat Tabukan Tengah Yusak Karame,S.AP Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Kapitalaung Manumpitaeng Melki Wengke Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Camat Tatoareng, Nersal Tumbale,S.Sos Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Plt Kepala SMAN Manganitu Refly Badoa,S.Pd Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Kapitalaung Kampung Taloarane I Ernes Johar Leleran Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia




Rektor dan Civitas Akademika Universitas Sam Ratulangi Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke -79 Tahun




Deklarasi Pers Sahabat JDIH KPU Sulut

Sulut,GN– Bertempat di Hotel Luwansa Manado di laksanakan Deklarasi Pers Sahabat JDIH KPU Sulut mengakhiri rangkaian kegiatan penyuluhan produk hukum pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulut 2024, Kamis 15 – Jumat 16 Agustus 2024.

Diawali dengan pembacaan pokok pikiran dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi dan komitmen Pers Sahabat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) KPU Sulut oleh wartawan Martino Limpong mewakili 120 wartawan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Deklarasi dan Komitmen oleh dua orang wartawan Anfil Tompodung dan Juindah Pesik.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Sulut Kenly Poluan didampimgi Komisioner Meidy Tinangon, Salman Saelangi dan Awaluddin Umbola memberikan apresiasi apa yang sudah dilakukan media terkait kegiatan penyuluhan hukum dan penguatan terkait dengan komitmen bersama untuk memasyarakatkan kerangka hukum pilkada yang bermuara pada penegakan pilkada yang jujur, adil, bebas sesuai dengan azas dalam konstitusi dan prinsip undang-undang penyelenggaraan pemilu dan Pilkada.

“Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan terutama komitmen yang sudah dibacakan tadi,” ucap Poluan yang pada kesempatan tersebut langsung menutup kegiatan penyuluhan produk hukum yang digelar sejak Kamis 15 Agustus 2024.

Sebelumnya, Komisioner KPU Sulut Awaluddin Umbola menyampaikan terima-kasih kepada semua teman-teman Pers Sulut yang boleh hadir di kegiatan ini, untuk menyatukan gerak langkah bersama kedepan terkait infomasi hukum kepada masyarakat Sulut secara teknis kaitannya dengan beberapa agenda sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat. Tentu itu erat juga dengan keterlibatan teman-teman Pers dalam aktivitas.

Sementara itu, Umbola juga menyampaikan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyerahkan Surat Keputusan (Sk) untuk pembentukan media Center KPU Sulut yang saat ini sementara dirampungkan.

“Kami harus mengkonsolidasikan  sekitar 200 media untuk masuk bersama-sama dengan kita, memberikan pemberitaan terbaiknya dalam pelaksanaan pilkada. Mungkin dalam waktu dekat setelah semua clear karena sedikit ada pembenahan di media Center KPU Sulut. Dan kalau sudah clear kita akan mengadakan pertemuan bersama lagi dan menyamakan persepsi,” jelas Umbola.

Komisioner KPU Sulut Meidy Tinangon  bahkan Salman Saelangi juga memberikan apresiasi kepada media yang sudah hadir untuk melakukan deklarasi Pers Sahabat JIDH KPU Sulut. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Pimpin Sidang Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andy Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil Ketua dan dihadiri anggota DPRD menggelar sidang paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Ir. Joko Widodo,Jumat (16/8/2024).

Gubernur Prof Dr (HC) Olly Dondokambey,SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw turut hadir dalam sidang paripurna tersebut.

Berikut kutipan Pidato Presiden di lansir dari Sekretariat Kepresidenan RI :

Mengawali pidatonya, Presiden Jokowi menekankan bahwa Indonesia berhasil menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari pandemi Covid-19, gejolak geopolitik global, hingga perubahan iklim  di tahun 2024,” jelasnya. Presiden Jokowi juga mengungkapkan kebanggaannya atas kemajuan pembangunan infrastruktur yang Indonesiasentris.

Pembangunan ini meliputi jalan tol, jalan nasional, bendungan, irigasi, pelabuhan, bandara, dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut telah berhasil menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia secara global.

Di sektor SDM, Presiden Jokowi menyoroti upaya reformasi pendidikan dan transformasi sistem kesehatan. Program Indonesia Pintar disebutnya telah memberikan akses pendidikan kepada 20 juta siswa per tahun. Program KIP Kuliah dan Bidik Misi juga memberikan akses pendidikan bagi 1,5 juta mahasiswa.

Sementara itu, perbaikan di sektor kesehatan ditandai dengan turunnya angka kematian bayi dan prevalensi stunting. Angka kematian bayi turun dari sebelumnya 27 per seribu kelahiran menjadi 17 per seribu kelahiran di tahun 2023. Angka prevalensi stunting turun dari 37,2 persen menjadi 21,5 persen di tahun 2023.

Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meningkat dari sebelumnya 133 juta menjadi 273 juta di tahun 2024, di mana separuh dari jumlah tersebut adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.

Dengan pencapaian yang telah diraih, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. (sisco)