Sulut,GN – Anggota DPRD Sulut dari partai Perindo dapil Nusa Utara Normans Luntungan kepada sejumlah media mengatakan bahwa dirinya bergabung dengan Fraksi Gerindra di DPRD Sulawesi Utara.
Anggota DPRD Sulut Normans Luntungan (foto : ist)
Keputusan ini diambil kata Luntungan, mengikuti arahan dan instruksi dari pimpinan pusat partai Perindo.
” Saya bergabung dengan Fraksi Gerindra di DPRD Sulut, sesuai instruksi dari DPP partai Perindo,” ucapnya, Rabu (09/10/2024) usai rapat paripurna.
Sementara untuk anggota DPRD dari PSI dan PKB masih belum ada informasi, karena akan melalui proses PAW terlebih dahulu. ( sisco)
Sulut,GN- Rapat Paripurna internal DPRD Sulut, Rabu (09/10/2024) dengan agenda membacakan usulan pimpinan dewan dan pembentukan fraksi.
Ketua DPRD sementara, dr Andi Silangen didampingi Wakil Ketua DPRD sementara, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS memimpin jalannya rapat tersebut.
Dalam rapat paripurna lima Fraksi DPRD Sulut resmi terbentuk antara lain, Fraksi PDIP, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi Partai Gerindra.
Ada beberapa anggota DPRD seperti Amir Liputo dari PKS, memilih bergabung dengan Fraksi PDIP, dan Normans Luntungan dari Perindo bergabung dengan Fraksi Partai Gerindra. Sementara untuk anggota DPRD dari PSI dan PKB masih belum ada informasi, karena akan melalui proses PAW terlebih dahulu.
Amir Liputo kepada sejumlah media mengatakan pihaknya bergabung dengan PDIP agar aspirasi masyarakat bisa cepat terealisasi karena PDIP adalah fraksi terbesar di DPRD Sulut.
Lain pula dengan Normans Luntungan dari partai Perindo. Dia mengatakan bahwa dirinya bersama Fraksi Partai Gerindra karena instruksi DPP Partai Perindo. (sisco)
Inilah Susunan Fraksi DPRD Sulut. Siapa Yang Menempati Posisi Ketua dan Anggota Fraksi
Sulut,GN- Setelah DPRD Sulut menggelar rapat paripurna, berikut ini susunan Ketua, wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota DPRD Sulut.
FRAKSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN :
KETUA : ROCKY WOWOR
WAKIL KETUA : BERTY KAPOJOS, S.Sos
SEKRETARIS : Dra. VONNY J. PAAT
ANGGOTA :
1. dr. FRANSISCUS A. SILANGEN,
Sp.B, KBD
2. DR. TONI SUPIT, SE, MM
3. Dr. Ir. ROYKE O. RORING, M.Si
4. Hj. MUSLIMAH MONGILONG
5. PRICYLIA E. S. RONDO, SS, M.Pd
6. EUGENIE N. MANTIRI, S.Pd, MAP
7. RUSLAN ABDUL GANI, S.Sos, MM
8. FERAMITHA T. MOKODOMPIT, SM, MBA
9. Capt. REMLY KANDOLI, M.Mar
10. IRENE GOLDA PINONTOAN
11. PIERRE JOHAN SIERRA MAKISANTI, SH
12. HARRY E. PORUNG, SH
13. JEANE LALUYAN, SE
14. ELDO WONGKAR
15. RHESA WAWORUNTU
16. Hi. AMIR LIPUTO, SH
FRAKSI PARTAI GOLKAR :
KETUA : PRISCILLA C. WURANGIAN, MBA
WAKIL KETUA : INGGRIED J. N. N. SONDAKH, SE, MM
SEKRETARIS : VIONITA KUERA
PENASEHAT : dr. MICHAELA ELSIANA PARUNTU, M.A.R.S
ANGGOTA :
1. YONGKIE LIMEN
2. I KETUT SUKADI
FRAKSI PARTAI DEMOKRAT :
KETUA : ROYKE R. ANTER, SE, ME
WAKIL KETUA : FRANGKY ROGER MAMESAH
SEKRETARIS : HENDRI WALUKOUW, SE
PENASEHAT : BILLY LOMBOK, SH, MAP
ANGGOTA :
1. RONAL SAMPEL
2. ANGELIA REGINA WENAS, SE
FRAKSI PARTAI NASDEM :
KETUA : BRAIEN R. L. WAWORUNTU, SE
WAKIL KETUA : HASLINDA ROTINSULU, SE
SEKRETARIS : Prof. Dr. JULYETA PAULINA RUNTUWENE, MS
ANGGOTA :
1. STELA MARLINA RUNTUWENE
2. SESKA BUDIMAN
3. NICK ADICIPTA LOMBAN
FRAKSI PARTAI GERINDRA:
KETUA : LOUIS CARL SCHRAMM, SH, MH
WAKIL KETUA : JULITJE MARGARETA MARINGKA, SE
SEKRETARIS : DHEA EUCHARISTY LUMENTA
ANGGOTA :
1. GRACIA YUBELINDA OROH
2. NORMANS LUNTUNGAN, ST, M.Eng
(sisco)
Tumbelaka: Olly Dondokambey Masuk Kabinet, Peluang 3 Birokrat Menjadi Pjs Gubernur Sulawesi Utara
Sulut,GN – Jelang pelantikan Presiden RI terpilih pada Oktober 2024 ini, mulai santer nama Olly Dondokambey (OD) disebut akan menjadi Menteri. Hal ini wajar dikarenakan OD dikenal orang kepercayaan Ketua Umum PDI Perjuangan disisi lain OD memiliki hubungan sangat baik dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Salah satu bukti kedekatannya adalah saat OD terbaring sakit di Jakarta, Prabowo Subianto datang membezuk.
Taufik Tumbelaka (foto : ist)
Lalu jika nantinya benar OD menjadi Menteri, siapa yang akan mengisi Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut). Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut, Taufik M Tumbelaka menyatakan ada 3 birokrat yang berpeluang.
“Ada 3 birokrat berpeluang. Satu dari Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sulut dan dua dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Dari Pemprop Sulut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sulut,Steve Kepel. Kalau dari Kemendagri ada Dirjen Kependudukan san Catatan Sipil (Dukcapil) Dr. Teguh Setyabudi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Dr. Sugeng Hariyono”, ujar Taufik M Tumbelaka yang juga alumnus Fisipol UGM Yogyakarta.
Terkait siapa yang lebih berpeluang, Taufik M Tumbelaka menjawab seimbang berdasarkan plus – minus yang dimiliki masing-masing.
“Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan. Kalau Sekda Sulut, Pak Kepel kelebihannya karena dari internal maka akan cepat beradaptasi. Kelemahannya beban kerja akan sangat besar karena tidak adanya Gubernur dan Wakil Gubernur jadi musti kerja extra, sedangkan sebagai Sekda Sulut, beban kerjanya sudah sangat tinggi. Kalau kelebihan selain eselon I/a dan Golongan tertinggi IV/e Dirjen Dukcapil, Dr Teguh Setyabudi telah penggalaan menjadi Penjabat Gubernur di Sulawesi Tenggara dan juga Kalimantan Utara. Beliau juga latar belakang pendidikan dari Ilmu Pemerintahan. Kelemahannya karena baru, maka perlu adaptasi dengan waktu tertentu sedangkan masa jabatan relatif pendek. Kalau Kepala BPSDM Kemendagri, Dr Sugeng Hariyono kelebihannya pejabat dengan jam terbang tinggi sebagai Pejabat Eselon I/a dan telah mencapai golongan tertinggi, Golongan IV/e dengan di Kemendagri, beliau latar belakang pendidikan Ilmu Pemerintahan dan sering datang ke Sulut dikarenakan isterinya orang asal Sulut. Jadi cukup mengenal daerah Sulut. Kelemahannya hampir tidak ada, paling cuma perlu sedikit beradaptasi”, pungkas Taufik M Tumbelaka yang juga putera bungsu FJ Tumbelaka yang mantan Gubernur Pertama Sulut. (sisco/*)
MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS
DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Pengumuman dan Penetapan Pimpinan dan Anggota Fraksi – Fraksi Masa Jabatan 2024 – 2029
Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Rabu (09/10/2024) menggelar rapat paripurna dalam rangka Pengumuman dan Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi – Fraksi DPRD Sulut serta Pengumuman dan Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Sulut masa jabatan 2024 – 2029.
Pimpinan Sementara DPRD Sulut (foto : Gemparnews)
Pimpinan sementara DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD dan Michaela Paruntu memimpin jalannya rapat tersebut.
Sementara, Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen, S.Sos, M.Si membacakan surat masuk terkait penetapan usulan pimpinan DPRD Sulut masa jabatan 2024 – 2029.
Usulan calon pimpinan DPRD Sulut yang telah di tanda tangani oleh Ketua Umum masing – masing Partai menetapkan satu nama yakni Ketua dr Fransiscus A Silangen,SpB- KBD dari PDI Perjuangan dapil Nusa Utara, Wakil Ketua Michaela Paruntu dari Partai Golongan Karya dapil Minsel – Mitra, Wakil Ketua Stella Runtuwene dari Partai Nasdem dapil Minsel – Mitra dan Wakil Ketua Billy Lombok dari Partai Demokrat dapil Minsel – Mitra.
Sementara untuk susunan fraksi – fraksi sebagai berikut ini.
Fraksi PDI Perjuangan :
Ketua Rocky Wowor, Wakil Ketua Berty Kapojos,S.Sos, Sekretaris Dra Vonny J. Paat. Anggota dr Fransiscus A. Silangen,Sp.B, KBD, DR. Toni Supit, SE, MM, Dr Ir Royke O. Roring, MSi, Hj Muslimah Mongilong, Pricylia E S Rondo,SS,MPd, Eugenie N Mantiri, SPd,MAP, Ruslan Abdul Gani, S.Sos,MM, Paramitha T Mokodompit, SM,MBA, Capt. Remly Kandoli MMar, Irene Golda Pinontoan, Pierre Johan Sierra Makisanti,SH, Harry E Porung, SH, Jeane Laluyan,SE, Eldo Wongkar, Rhesa Waworuntu, Hi Amir Liputo,SH
Fraksi Partai Golkar :
Ketua Priscilla C Wurangian,MBA, Wakil Ketua Inggried JNN Somdakh,SE,MM, Sekretaris Vionita Kuera. Penasehat dr Michaela Elsiana Paruntu, MARS. Anggota Yongkie Limen, I Ketut Sukadi,
Fraksi Partai Demokrat :
Ketua Roike R Anter,SE,ME, Wakil Ketua Frangky Roger Mamesah, Sekretaris Henry Walukow,SE, Penasehat Billy Lombok,SH, MAP. Anggota Ronal Sampel, Angelia Regina Wenas SE
Fraksi Partai Nasdem :
Ketua Braien RL Waworuntu,SE, Wakil Ketua Haslinda Rotinsulu, SE, Sekretaris Prof Dr Julyeta Paulina Runtuwene, MS. Anggota Stela Marlina Runtuwene, Seska Budiman, Nick Adicipta Lomban.
Fraksi Partai Gerindra :
Ketua Louis Carl Schramm,SH,MH, Wakil Ketua Julitje Margaretha Maringka,SE, Sekretaris Dhea Eucharisty Lumenta. Anggota Gracia Yubelinda Oroh, Normans Lunrungan, ST,MEng.
Selanjutnya Ketua DPRD Sulut mengatakan usul calon pimpinan DPRD Sulawesi Utara masa jabatan 2024 – 2029 dinyatakan sah untuk di tuangkan dalam keputusan DPRD.
“Selanjutnya akan di sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri RI melalui Gubernur dalam pengangkatannya,” pungkas Silangen.
Hadir dalam rapat paripurna tersebut Anggota DPRD Sulut periode 2024 – 2029. (Advetorial)
Dapil Nusa Utara dan Minsel Mitra Dominasi Pimpinan DPRD Sulut
Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Rabu (09/10/2024) menggelar rapat paripurna dalam rangka Pengumuman dan Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi – Fraksi DPRD Sulut serta Pengumuman dan Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Sulut masa jabatan 2024 – 2029.
Pimpinan sementara DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD dan Michaela Paruntu memimpin jalannya rapat tersebut.
Sementara, Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen, S.Sos, M.Si membacakan surat masuk terkait penetapan usulan pimpinan DPRD Sulut masa jabatan 2024 – 2029.
Usulan calon pimpinan DPRD Sulut yang telah di tanda tangani oleh Ketua Umum masing – masing Partai menetapkan satu nama yakni Ketua dr Fransiscus A Silangen,SpB- KBD dari PDI Perjuangan dapil Nusa Utara, Wakil Ketua Michaela Paruntu dari Partai Golongan Karya dapil Minsel – Mitra, Wakil Ketua Stella Runtuwene dari Partai Nasdem dapil Minsel – Mitra dan Wakil Ketua Billy Lombok dari Partai Demokrat dapil Minsel – Mitra.
Ketua DPRD Sulut mengatakan usul calon pimpinan DPRD Sulawesi Utara masa jabatan 2024 – 2029 di nyatakan sah untuk di tuangkan dalam keputusan DPRD.
“Selanjutnya akan di sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri RI melalui Gubernur dalam pengangkatannya,” pungkas Silangen.
Hadir dalam rapat paripurna tersebut Anggota DPRD Sulut periode 2024 – 2029. (sisco)
Kotamobagu,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara menggelar debat publik tahap pertama. Debat publik tahap pertama, mengusung tema Pemberdayaan Ekonomi Lokal, Ketahanan Pangan, Pariwisata, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Tata Ruang Wilayah yang Berwawasan Lingkungan.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut E2L – HJP Saat Tampil Debat Pertama di Hotel Sutan Raja Kotamobagu (Foto: ist)
Acara debat berlangsung di ballroom Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Rabu (9/10/2024) malam.
Pada kesempatan itu, Pasangan Calon (Paslon)Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara nomor urut 2, Elly Engelbert Lasut dan Hanny Joost Pajouw (E2L – HJP) menyampaikan visi dan misi.
Paslon E2L – HJP terlihat menunjukkan kemampuan untuk menciptakan, memperkenalkan, dan menerapkan ide-ide baru untuk meningkatkan kinerja.
Calon Gubernur Sulut E2L mengungkapkan, visi dan misi untuk pembangunan Sulawesi Utara ke depan harus berpijak pada prinsip pemilihan ekonomi dan peningkatan produktivitas lintas sektor.
“Kita masih melihat terjadinya pelemahan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid l, karena itu kami akan fokus pada penguatan ekonomi, pemberdayaan komunitas lokal dan pariwisata,” kata E2L juga didampingi HJP.
E2L menegaskan, jika terpilih, pihaknya akan mendorong pendapatan ekonomi baru dari turism. Pembukaan akses dan promosi pariwisata yang sudah ada ditingkatkan.
“Kita akan membangun fasilitas, jalan ke destinasi yang sudah ada jadi lebih baik,” ujarnya.
E2L mengungkapkan, pembangunan harus bervisi keberlanjutan. E2L-HJP memastikan RTRW Sulut bervisi pada lingkungan yang lestari.
“Tidak boleh lagi ada alih fungsi lahan. Area pertanian, hutan lindung dialihkan. Fokus kita, apa yang sudah ada ditingkatkan produktivitasnya,”ungkap Calon Gubernur Sulut E2L.
E2L juga mendorong agar produktivitas terus terjaga tanpa merusak lingkungan yang ada. “Kita dorong produktivitas terjaga tanpa merusak lingkungan,” tukasnya. (sisco)
Paulus Pangau Dorong Sahabat Media E2L, Masif Beritakan Kegiatan dan Sosialisasi Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur E2L – HJP
Sulut,GN- Ketua Sahabat E2L Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Paulus Pangau di dampingi sekretaris Alamanda Nay, mendorong Sahabat Media E2L untuk secara masif memberitakan setiap kegiatan yang dilakukan oleh Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Eli E Lasut dan Hanny J Pajouw ( E2L -HJP) dengan nomor urut 2, maju dalam Pilkada tahun 2024.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan sekaligus silaturahmi Sahabat Media E2L, Selasa (8/10/2024) bertempat di Warong Kobong Pomorow Kota Manado.
Pada kesempatan itu juga Ketua Sahabat E2L menghaturkan terimakasih kepada awak media yang telah bersedia bergabung, sehingga dapat memberitakan setiap kegiatan yang dilakukan oleh Paslon E2L – HJP yang di usung oleh partai berlambang Merci.
“Terimakasih kami sampaikan kepada media yang sudah bergabung. Tentu ini untuk mengawal dan memberitakan secara masif kegiatan dan sosialisasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut bapak E2L dan HJP pada Pilkada ini,” ujarnya.
Paulus berharap dalam waktu satu bulan kedepan semua media yang tergabung dalam sahabat media E2L secara luas dan kontinyu mensosialisasikan kegiatan Calon Gubernur Sulut E2L – HJP di Sulawesi Utara.
“Jadi kurang lebih satu bulan, saya berharap kepada teman – teman dapat mengangkat berita kegiatan dan sosialiasi dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut bapak E2L – HJP untuk lebih di ketahui masyarakat yang ada di pelosok Sulawesi Utara,” ungkapnya. (sisco)
Manado,GN- Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes memilih Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado untuk melakukan Uji Coba Pedoman Manajemen Risiko Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes).
Acara digelar Selasa, (08/10/2024) diruang Webinar Kantor Pusat RSUP Kandou Manado.
Ketua Komite Mutu RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mengatakan Kegiatan ini bertujuan untuk penerapan di berbagai Fasyankes di seluruh Indonesia, salah satunya adalah rumah sakit.
RSUP Kandou Manado dijadikan percontohan memberikan masukan untuk tingkat rumah sakit vertikal, dan untuk rumah sakit umum tingkat daerah dipercayakan kepada RSUD ODSK Manado.
“Hasil masukan ini akan menjadi penting karena akan digunakan oleh seluruh rumah sakit yang melakukan manajemen resiko yang akan ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” katanya.
Selain itu, uji coba manajemen risiko yang dilaksanakan di rumah sakit bertujuan untuk Meminimalkan risiko kecelakaan, kesalahan, dan kejadian negatif lainnya yang dapat menimpa pasien, pengunjung, dan staf rumah sakit. Dan juga meminimalkan risiko kematian, cedera, dan penyakit yang dapat menimpa pasien, karyawan, dan orang lain akibat pelayanan yang diberikan, Membantu rumah sakit mengelola tujuan yang lebih akurat, seperti mutu, keselamatan pasien, dan keselamatan staf, Mendukung pelayanan berkelanjutan di rumah sakit.
Manajemen risiko dilakukan dengan melacak sumber-sumber yang berpotensi mengancam tercapainya tujuan organisasi. Pelacakan ini dapat dilakukan dengan riset dan analisa prosedural dari setiap aktivitas organisasi.
Adapun tim Mutu Yankes Kemenkes dipimpin oleh dr Irna Lidiawati MARS
didampingi dr Arjaty Daud, MARS, FISQua, CERG, QRG, dr Renta Novianti Tappang, Ibu Sholihatun Nisa, Amd.Ak.
(sisco)