Fransiscus A Silangen : DPRD Sulut Saat ini DPRD Fokus Rampungkan AKD
Sulut,GN- pimpinan Sementara DPRD Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD mengatakan saat ini DPRD tengah fokus merampungkan Pimpinan Definitif dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Pimpinan Sementara DPRD Sulut (foto : Gemparnews)
Silangen mengatakan bila sudah ada surat dari Kemendagri soal Pimpinan Definitif, akan segera ditetapkan lewat rapat paripurna.
“Sekaligus juga menetapkan AKD. Tinggal menunggu surat dari masing-masing Fraksi soal keanggotaan AKD termasuk badan anggaran,” Ucap Silangen, usai Paripurna usulan Pimpinan DPRD beberapa waktu lalu.
Bila sudah disahkan, Silangen menuturkan akan melanjutkan kembali pembahasan APBD 2025.
“Pembahasan APBD 2025 kan tinggal melanjutkan. Itu yang akan menjadi fokus,” ujar Silangen. (sisco)
MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS
RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Gelar Sertijab, Ini Ajakan Plt Dirut drg Yuli Astuti Saripawan MKes
Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Serah terima jabatan (Sertijab) Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut), dari Plt Dirut lama Dr dr Ivonne E Rotty,MKes kepada Plt Dirut yang baru drg Yuli Astuti Saripawan MKes, Senin (14/10/2024) di gedung Administrasi lantai dua RSUP Kandou.
Penandatanganan Berita Acara Sertijab oleh Plt Dirut lama Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dan Plt Dirut Yang Baru drg Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto: Gemparnews)
Pada kesempatan itu, Dr dr Ivonne E Rotty, MKes bersama drg Yuli Astuti Saripawan MKes, melakukan penandatangan serah terima jabatan pelaksana tugas Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan disaksikan oleh Direksi serta Dewan Pengawas Rumah Sakit.
Dr dr Ivonne dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Direksi dan staf RSUP Kandou Manado telah membantu dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sehingga RSUP Kandou Manado boleh mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan dari berbagai pihak yang berkompeten di bidang kesehatan.
Penyerahan Berita Acara Sertijab Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto: Gemparnews)
” Selama tiga puluh tiga (33) tahun saya bertugas dan melaksanakan tanggungjawab di RSUP Kandou Manado. Saya dipercayakan oleh pimpinan tujuh (7) tahun menjabat Direktur SDM dan satu (1) tahun lebih menjabat sebagai Plt Direktur Utama. Ada berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih bersama di RSUP Kandou Manado. Semua itu bentuk kerjasama tim di RSUP Kandou Manado untuk kemajuan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Dr Ivonne.
Dr Ivonne menitipkan beberapa hal yang belum sempat dikerjakan, kepada Plt Dirut yang baru. Bahkan Dr Ivonne berharap dibawah kepemimpinan Plt Dirut yang baru, RSUP Kandou semakin maju.
Sementara itu, Plt Dirut Prof Dr RD Kandou Manado, drg Yuli Astuti Saripawan MKes merasa bangga berada di RSUP Kandou Manado. Menurut drg Yuli Astuti, kehadirannya di RSUP Kandou Manado tanpa di dukung oleh jajarannya tidak ada artinya.
Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg. Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto: Gemparnews)
“Kehadiran seorang Direktur tidak ada artinya apa-apa, kalau tidak ada dukungan dari bapak ibu sendiri. Ini menjadi PR bagi saya, ayo kita bekerja bersama – sama. Lakukanlah yang terbaik dimana posisi kerja kita berada. Dan Saya ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” kata drg Yuli Astuti.
Dia mengaku, dirinya terkejut ketika mendapat tugas tambahan dari Dirjen untuk menjadi Plt Dirut RSUP Kandou Manado. Untuk itu, Dia sangat berharap kerjasama yang baik untuk terus memajukan RSUP Kandou Manado lebih baik lagi. ” Mari kita sama – sama memajukan Rumah Sakit Kandou Manado yang lebih baik lagi. Kalau rumah sakit lain maju, RSUP kandou Manado juga harus lebih maju,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut yakni Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan,MARS, SH, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto, Sp BTKV, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto, SKep, MKes, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi, para Manager tim dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)
Gelar Tadzkir Perdana, Hi Amir Liputo : Segala Sesuatu Berawal Dari Niat
Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (14/10/2024), menggelar Tadzkir Perdana.
Hi Amir Liputo (foto : ist)
Di awali dengan pembacaan kitab suci Al-Quran, kemudian di lanjutkan dengan ceramah agama yang di bawakan oleh Anggota DPRD Sulut Hi. Amir Liputo.
Menurut Hi Amir Liputo, Agenda tersebut dirancang dengan tujuan agar seluruh muslim yang terlibat atau berhubungan dengan dewan perwakilan rakyat daerah provinsi sulawesi utara, baik Anggota dewan, staf dewan, hingga pers, bisa tetap dalam koridor islami dalam menjalankan segala aktivitas kehidupannya.
“Hikmah adzkir yang diantaranya terkait pentingnya saling mengingatkan tentang kebaikan, pentingnya mengingat kematian, dan pentingnya merealisasikan tujuan agenda tadzkir,” ujarnya
Dia mengatakan, mengingat tadzkir perdana ini terdapat salah satu ASN Setwan DPRD Sulut yang akan melaksanakan ibadah umrah yang hadir, sehingga Amir Liputo menyelipkan tentang penjelasan umrah dan haji kepada para hadirin yang didasari dengan pengalamannya.
Tadzkir Perdana Anggota DPRD Sulut (foto: ist)
Salah satu penjelasannya adalah tentang hukum meniatkan ibadah untuk orang lain.
“Innamal a’malu bin niyat. Segala sesuatu berawal dari niat. Pertama niatkan kepada diri sendiri terlebih dahulu. Jika diri sendiri sudah melaksanakannya, baru selanjutnya boleh diniatkan pada orang tua.” kata Hi. Amir Liputo Anggota DPRD Sulut Fraksi PDI Perjuangan.
Turut hadir anggota dewan perwakilan rakyat daerah provinsi sulawesi utara dari partai demokrasi indonesia perjuangan (PDI P), Dapil Bitung-Minut, Ruslan Abdul Gani. (*/sisco)
Ibadah Rutin DPRD Sulut, Berty Kapojos : Kekayaan Kita Miliki Hanyalah Anugerah Tuhan
Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara Senin (14/10/2024) menggelar ibadah rutin sebelum melaksanakan tugas dan tanggungjawab di kantor DPRD. Ibadah dilaksanakan diruang rapat Paripurna DPRD Sulut, diawali dengan Nyanyian Pujian dan Penyembahan.
Berty Kapojos,S.Sos (foto : ist)
Selanjutnya mendengarkan pembacaan ayat Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta Steven Tumbel. Dalam Khotbah yang diangkat dari bacaan Alkitab Mazmur 103:2 “Pujilah Tuhan Hai Jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikanNya”.
Ayat Firman Tuhan ini mengingatkan jemaat bahkan siapapun untuk selalu memuji dan menyembah Tuhan serta mengingat perbuatan baik yang Tuhan lakukan dalam kehidupan ini.
” Adakah yang merasa bahwa bisa berkarya dan melalukan apapun sendiri dengan kemampuannya. Kalau saudara masih ada hari ini, kalau saudara masih bisa menempati.kursi anggota Dewan bisa bekerja, bisa makan, semua karena kasih dan anugerah Tuhan. Karena itu Inga Tuhan pe bae dan jangan lupakan dia,” kata Pendeta Steven dalam kotbahnya.
Anggota DPRD Sulut (foto : ist)
Sementara itu mewakili pimpinan. DPRD Sulut, Berty Kapojos, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas berita Firman yang meneguhkan, menguatkan oleh Pdt Steven sekaligus mengingatkan pesan firman untuk tetap rendah hati dan jangan sombong.
“Ingatlah selalu bahwa hidup kita bahkan jabatan, profesi , kekayaan apapun semua yang dimiliki hanyalah anugerah Tuhan, jadi jangan sombong,” ucap Kapojos.
Dalam ibadah tersebut, ada sembilan (9) anggota DPRD Sulut yang hadir diantaranya Berty Kapojos, Louis Carl Schram, Reza Waworuntu, Remly Kandoli, Cindy Wurangian ,Inggrid Sondakh, Jeane Laluyan, Pricilia Rondo dan Paula Runtuwene.
Anggota DPRD membawakan kesaksian pujian Aku Mengasihi Engkau Yesus. Hadir juga sekretariat DPRD Sulut dalam ibadah tersebut. (sisco).
Seperti Apa Solusi E2L – HJP Atasi Persoalan IPR, Ayo Simak!
Sulut,GN- Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Utara Elly Engelbert Lasut (E2L) ketika ditemui beberapa awak media dikediaman, Jumat (12/10/2024) mengungkapkan Saat mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur memang banyak sekali persoalan yang harus dihadapi, sehingga segala persoalan yang ada harus dicarikan solusi dan jalan keluar yang terbaik.
Salah satu yang menjadi persoalan penting adalah tentang Ijin Pertambangan Rakyat (IPR). menurutnya persoalan IPR ini bagi penambang tradisional sangat kesulitan untuk mendapatkan ijinnya.
“Bagi saya untuk ijin pertambangan rakyat tidak masalah karena saya dengar ada juga masyarakat yang ingin menikmati soal hasil bumi dan pertambangan bahkan ada yang sudah mencapai tiga puluh tahun bekerja sebagai penambang, tapi justru sampai hari ini belum mendapatkan ijin,” ujar E2L.
E2L menyampaikan jika Tuhan berkenan dirinya menjadi Gubernur Sulawesi Utara terkait persoalan pertambangan dirinya tidak akan mempersulit soal ijin pertambangan atau IPR tetapi ada beberapa solusi yang lebih berpihak pada masyarakat.
“Jadi prinsip saya yang utama tidak mempersulit soal ijin pertambangan atau IPR, maka dari itu solusi pertama yaitu Green Ekonomi dan saya berpihak pada masyarakat yang mau mengakses sumber daya alam menjadi penghasilan, tetapi punya satu prinsip bahwa mereka harus memperhatikan lingkungan hidup, karena lingkungan hidup sangat penting dan jangan sampai dirusak karena dampaknya menjadi banjir dan longsor sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, maka perlu dilakukan yaitu, pilih, tebang dan tanam kembali,” kata E2L dengan khas senyumnya terpancar membawa kesejukan.
Lanjut E2L menjelaskan, Solusi kedua adalah keamanan, dimana pekerjaan pertambangan terdapat resiko yang sangat besar, termasuk pencemaran lingkungan dan logam berat yang berdampak kepada masyarakat sekitarnya. Sehingga SOP keamanan sangat penting agar tidak merugikan pekerja tambang dan masyarakat serta lingkungan.
“Untuk daerah pertambangan rakyat juga harus melihat peta lokasi kawasan pariwisata dan lokasi pertambangan, misalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, dan tentunya itu harus dicarikan solusi agar supaya pertambangan rakyat berjalan baik dan kawasan pariwisata juga berjalan dengan baik,” tandas E2L. (sisco/*)
MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS
MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS
Tiga Sektor Ini Skala Prioritas Akan di Lakukan Paslon E2L – HJP di BMR, Apabila di Percayakan Memimpin Sulut
Sulut,GN – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Elly Engelbert Lasut dan Hanny Jost Pajouw (E2L – HJP) tetap konsisten menjadi calon pemimpin yang mengayomi semua masyarakat di Sulawesi Utara.
Hal itu dibuktikan E2L di sela-sela kesibukannya menyempatkan waktu untuk menyapa masyarakat melalui live di media sosial facebook tetap menerima permintaan awak media berdiskusi sehingga suasana menjadi akrab sambil menikmati kopi yang telah disediakan di kediamannya, Jumat (12/10/2024) dan diskusipun berlangsung diawali dengan pertanyaan apabila ia dipercayakan masyarakat Sulut menjadi pemimpin, skala prioritas apa yang akan dilakukan untuk masyarakat di Bolmong Raya (BMR).
Dengan lugas dan berwibawa E2L menjelaskan, ada tiga sektor yang akan diperhatikan antara lain; Pertanian, Pertambangan dan Perikanan.
Namun, yang dijelaskan E2L saat itu menitikberatkan pada pertanian. Dari amatannya, sistem pertanian di Bolmong, maupun di Sulut harus dibenahi terlebih dahulu. Harus ada perbaikan ekonomi di desa dan kecamatan, yang bersumber dari pertanian tersebut.
Menurut E2L ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan. Pertama, masalah pupuk. Pembagian pupuk yang diberikan sesuai dengan data petani yang tercatat di Dinas Pertanian. Namun, ketika masuk di Sulut termasuk di BMR petani tidak kebagian pupuk tersebut.
Dengan tegas E2L menyatakan, harus diurai masalahnya dimana. Ternyata, ada kelompok distributor yang menerima alokasi pupuk tersebut memiliki kepentingan yang berbeda, sehingga pupuk bersubsidi tersebut, dijual tapi bukan untuk para petani. Alhasil mereka tidak kebagian.
“Nah, kita harus memperbaiki pendistribusian pupuk yang masuk ke Sulut termasuk BMR. Saya pun akan tegas memilih Kepala Dinas Pertanian yang profesional dan ahli di bidang pertanian serta tidak berpartai, sehingga dapat berlaku adil untuk para petani yang tersebar di Sulut nantinya,”ungkap E2L.
Kedua, Kata E2L Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Untuk membangun pertanian yang lebih baik, ketersediaan Alsintan ini untuk petani harus merata dan adil menunjang aktivitas pertanian di sawah.
Ketiga, bibit. Menurut E2L, dahulu ada beras China Halus, Nurdian dan Pandan Wangi. Namun, sekarang, banyak yang menanam Rahayu yang kualitasnya tidak sebaik Nurdin.
“Balai tidak lagi menyediakan bibit padi yang unggul seperti dahulu Nurdin dan lainnya, ” ujar E2L.
Dia menambahkan, pendataan dan perencanaan irigasi untuk waduk pun harus dilakukan dengan baik, karena saat ini seperti kurang perhatian.
Padahal ada anggaran yang dikelola oleh PUPR, dan Balai Sungai untuk pengelolaan waduk tersebut.
Di akhir wawancara, E2L menyebutkan, budaya menanam harus dilakukan semua pihak. Sembari tertawa ia mengakui, semua pohon yang ada di sekitar kediamannya ialah hasil karya tangannya menanam. “Semua pohon di samping rumah ini saya yang tanam, ” ujarnya sambil tersenyum (sisco/*)