Wounde Hadiri Penutupan Gebyar Merdeka Belajar, Sekaligus Syukuran Masa Purna Bhakti Kadis Dikbud Sangihe

SANGIHE,GN- Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde,SH,MH menghadiri Gebyar Merdeka Belajar, Kolaborasi dan inovasi menggapai prestasi, sekaligus Syukuran memasuki masa Purna Bhakti Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe Dra. Olga Makasidamo di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jumat (1/11/2024).

Acara penutupan Gebyar Merdeka belajar diawali dengan Penampilan atraksi dari Para Siswa-siswi, dan penyampaian praktek baik dari empat sekolah Penggerak .

Pada kesempatan itu juga dilakukan Serah terima jabatan dari Pejabat lama Dra.Olga Makasidamo ke pejabat yang baru Johanis Pilat

Albert Wounde,SH,MH Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi dan berterima kasih kepada Olga Makasidamo atas pengabdian dan jasa yang diberikan.

” Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu, Saya berharap dan sangat berterima kasih kepada Ibu, atas segala pengabdian dan jasa yang telah Ibu berikan, ini pengabdian yang sungguh luar biasa dan kami berdoa semuanya agar Ibu selalu mendapat kebahagiaan dan diberkati bersama keluarga.Dan tali silaturahmi ini tidak terputus Ibu , dan kebaikan Ibu itu luar biasa, dan Ibu selalu disayang oleh teman-teman dan terlebih disayang Tuhan,Saya berharap momentun ini menjadi mendorong semangat bagi kita semua,untuk terus mengembangkan diri, sekali atas nama Pribadi dan Pemerintah daerah kami menyampaikan terima kasih Ibu atas segala pengabdian dan jasa Ibu,” ucap Pj Bupati Sangihe.

Turut hadir Forkopimda,Para asisten Setda,Pimpinan OPD,dan Para Undangan.(ROBIN).




Louis Dukung Penuh Program Presiden RI Prabowo Subianto

Sulut,GN- Kepada media, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Louis Carl Schramm mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat langsung menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto di Sulut.

Tak terkecuali Louis juga mengajak insan pers dapat berpartisipasi dan mengambil bagian dan menjadi salah satu pemasok bahan baku makan bergizi gratis.

“Teman-teman pers juga bisa berpartisipasi dan menjadi pemasok bahan baku. Misalkan, teman-teman bisa memanfaatkan lokasi perkebunan dengan memelihara ikan, kemudian menjadi salah satu pemasok bahan mentah makan bergizi gratis ini,” ungkap Louis Jumat, (1/11/2024) di kantor DPRD Sulut.

Dengan begitu lanjut Louis, insan pers juga telah berperan merangsang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulut agar terus tumbuh dan berkembang.

“Teman-teman bisa terjun langsung menghidupkan semangat UMKM dan menjadi pemasok bahan mentah program bapak presiden Prabowo yakni makan minum bergizi gratis ini,” ucapnya. (sisco/*)




ASN Dilarang Berpolitik Praktis Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024




Sumpah Pemuda Semarak Kebangsaan dan Semangat Kesatuan

Manado,GN- Pengurus Komisariat Politeia GMKI Cabang Manado gelar Malam Refleksi Memperingati Hari Sumpah Pemuda di Puncak Student GMKI Cabang Manado Rabu, (30/10/ 2024) dihadiri oleh kader-kader Komisariat Politeia.

Rangkaian refleksi diawali dengan upacara organisasi, yang dilanjutkan refleksi dan perenungan sumpah pemuda dengan pemantik saudara Geo Rompas.

Dalam refleksi Sumpah Pemuda ini, Rompas mengatakan bahwa kerapatan-kerapatan para pemuda kalah itu merupakan wujud sumbangsi nyata atas pokok pikiran memerdekakan Nusantara dari jajahan Kolonial Belanda.

“Momentum Sumpah Pemuda Tahun 1928 adalah merupakan awal mula pemikiran dan reaksi dari kaum Bumiputera akan kesadaran menggubah dan mendobrak nestapa kehidupan Pribumi yang kalah itu seolah berada di paling bawah yang digempur dengan tekanan, diharuskan kerja paksa, upah tidak dibayar dan masih banyak lagi gempuran ironi yang menggerogoti dimasa Jajahan Pemerintahan Kolonial Belanda,” ucapnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-96 tahun ini Jadi Momentum penting dan bermakna bagi para kaum Bumiputera untuk merefleksikan kembali nilai-nilai persatuan, khususnya di tengah tantangan dan problematika modern yang kian kompleks.

Maka dari itu, Rompas mengajak semua kader-kader untuk merenungi dan merefleksi nilai-nilai perjuangan dan pergerakan Kaum Muda zaman itu sambil memandang kemudaan sebagai alasan untuk berkontribusi bagi nusa, bangsa, dan negara. Karena saat usia masih muda, pemikiran baru, inovasi baru dan imajinasi modern hadir diselimuti dengan Bonus Demografi di Tanah Air.

“Pemaknaan nilai dalam butir-butir Ikrar Sumpah Pemuda yang merupakan puncak dari Kebangkitan Nasional biar menjadi pupuk akan harmonisasi persatuan untuk berperan, ambil andil dan berkontribusi aktif dalam hal memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negeri sesuai cita-cita bangsa dan negara. Dipertegas oleh Nasionalisme menjadi simbol perlawanan dan pertentangan atau antitesa dari Kolonialisme, sehingga sudah tidak ada lagi etnisitas ketika bicara soal Kebangsaan. Kilas balik sejarah perjuangan yang dilakukan para pemuda untuk merintis kemerdekaan Indonesia, membuka mata batin kita bahwa masih banyak lagi problematika pada akar rumput (rakyat) yang belum ditilik dan dicarikan solusi. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab kita sebagai agent of change and future leader”. Tegas Rompas.

Sementara itu, Yosua Sondakh selaku Sekretaris Komisariat Politeia turut memberikan pesan dan kesan pada malam Refleksi dan Perenungan Sumpah Pemuda.

Kesan saya selaku Sekretaris Komisariat Politeia dalam Kegiatan merefleksi Hari Sumpah Pemuda ini memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi seluruh kader Komisariat Politeia untuk mendalami kembali semangat pemuda dalam memperjuangkan persatuan dan kebangsaan di tanah air tercinta ini. Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa kegiatan merefleksikan hari sumpah pemuda yang bisa berhasil menimbulkan pemikiran pemikiran nasionalisme sebagai seorang pemuda yang kedepannya akan membawa arah bangsa ini lebih baik lagi. Keterlibatan aktif setiap kader menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tetap relevan dan layak kita pertahankan dalam menghadapi tantangan masa kini.

“Pesan saya sebagai penanggung jawab Komisariat Politeia, berharap kegiatan seperti ini terus berkesinambungan dilaksanakan untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan kesadaran kita akan pentingnya persatuan dalam kebhinekaan. Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam setiap langkah kita, baik dalam kegiatan organisasi maupun sebagai mahasiswa dan juga tentunya dalam kehidupan sehari-hari, untuk berkontribusi bagi bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya. (sisco/*)




Mayjen TNI (Purn) Wanti Waranei Franky Mamahit Dukung Paslon E2L – HJP di Pilkada Sulut 2024

Manado,GN- Meski selalu diserang isu tak sedap diberbagai media sosial dari pendukung lawan politiknya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Utara (Sulut) 2024, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Elly Engelbert Lasut – Hanny Jost Pajouw (E2L-HJP) semakin dicintai masyarakat Sulawesi Utara.

Mayjen TNI (Purn) Wanti Waranei Franky Mamahit Bersama Dr Elly E Lasut (foto : ist)

Elektabilitas E2L-HJP tidak bisa dipungkiri makin tak terbendung dengan dukungan yang mengalir dari berbagai kalangan masyarakat.

Terbaru, Mantan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI (Purn) Wanti Waranei Franky Mamahit menyatakan dukungannya pada calon yang diusung Partai Demokrat, PBB, PKN, dan partai Buruh ini.

Dukungan tersebut disampaikan Mamahit, saat bertemu dan makan bersama dengan E2L di salah satu restoran di Kota Manado.

“Jadi ini torang ketemu dan silaturahmi dengan torang pe calon gubernur yang torang tahu sangat dinantikan oleh masyarakat,” kata Mamahit.

Mamahit mengakui, E2L saat ini mendapat simpati yang besar dari warga Sulut dalam pencalonannya di Pilkada 2024. Dia pun dengan tegas menyatakan mendukung E2L.

“Sekarang masyarakat lebih simpati dan tertarik pada Pak Elly. Kalau saya mendukung E2L. Mantap nomor 2,” ucapnya.

Menanggapi dukungan itu, E2L yang berada di samping Mamahit menyampaikan ucapan terima kasih. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pasangan E2L-HJP untuk bekerja bagi warga Sulut.

“Pak Jenderal ini adalah pemimpin Sulut yang dulu pernah menjadi Pangdam XIII/Merdeka. Dukungan dari Pak Jenderal buat kita sangat termotivasi. Semoga dukungan ini bisa memberikan semangat dan kita lebih gencar lagi membuat pendekatan pada masyarakat tentang visi dan misi kami sebagai calon gubernur dan cawagub. Mantap Pak Jenderal. Tuhan memberkati,” tandasnya. (*/sisco)




MARIJO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS




Niklas Silangen : Pelantikan Pimpinan DPRD Sulut Menunggu SK Kemendagri

Sulut,GN- Pelantikan pimpinan definitif DPRD Sulawesi Utara (Sulut) masa jabatan 2024 – 2029 masih berproses dan menunggu Surat Keputusan (SK) Kementerian dalam negeri (Kemendagri).

Hal itu disampaikan Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen,S.Sos,M.Si kepada media Gemparnews.com Selasa,(29/10/2024) ketika diwawancarai diruangan kerjanya.

Weliam Niklas Silangen, S.Sos,M.Si selaku Plt Sekretaris DPRD Sulut ( foto : Gemparnews.com)

“Masih berproses di Kemendagri, mudah – mudahan dalam satu atau dua hari ke depan sudah ada, maka akan di agendakan paripurna,” kata Silangen.

Silangen menjelaskan untuk pimpinan definitif DPRD Sulut akan dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi.

“Jadi ketika SK pimpinan sudah ada, untuk pimpinan definitif akan dilantik dalam rapat paripurna dan akan melantik Ketua Pengadilan Tinggi,” jelasnya.

Setelah dilantik pimpinan DPRD Sulut, lanjut Silangen mengatakan maka tinggal menunggu pimpinan fraksi untuk pembentukan dan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Setelah itu kita menunggu pimpinan fraksi kapan AKD akan di bentuk dan tetapkan. Jadi AKD merupakan usulan dari fraksi – fraksi, termasuk Pimpinan dan anggota Komisi (1,2,3 dan 4) Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda),” ucap Sekwan Silangen.

Terkait itu, kata Sekwan Silangen sekretariat sudah menyurat ke fraksi – fraksi menyampaikan usulan anggota yang masuk dalam AKD.

“Tinggal fraksi yang akan menyampaikan itu, siapa yang akan masuk dalam pimpinan dan anggota di AKD,” pungkasnya.

Untuk diketahui, yang duduk sebagai pimpinan DPRD Sulut yakni dr Fransiscus A Silangen, SpB-KBD sebagai Ketua daerah pemilihan Nusa Utara, dr Michaela Paruntu sebagai Wakil Ketua daerah pemilihan Minsel – Mitra, Stela Runtuwene,Amd.Sek sebagai Wakil Ketua daerah pemilihan Minsel – Mitra, dan Billy Lombok sebagai Wakil Ketua daerah pemilihan Minsel – Mitra. (sisco)




MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS




Sekwan Silangen Jelaskan Begini Proses Mekanisme Pengusulan PAW Anggota DPRD Sulut

Sulut, GN- Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Sulut Robby Dondokambey yang ikut dalam kontestasi calon kepala daerah  sementara berproses di Kemendagri.

Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen,S.Sos, M.Si (foto : Gemparnews)

Hal ini disampaikan Plt Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen, S.Sos, M.Si kepada media Gemparnews.com diruangan kerjanya, Selasa (29/10/2024).

“Untuk pak Robby Dondokambey kemarin sudah dilantik dan setelah dilantik memberikan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Sulut. Sehingga proses PAW seperti biasa, karena sudah tercatat sebagai anggota DPRD Sulut. Jadi Proses PAW sudah berjalan dan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kemendagri,” jelas Sekwan Silangen.

Sementara, untuk anggota lainnya yakni Melky J Pangemanan dan Yusra Alhabsy proses PAW berbeda.

“Kalau kedua anggota yakni Melki J Pangemanan dan Yusra Alhabsy tidak dilantik. Karena tidak dilantik proses mekanisme PAW berbeda. Untuk kedua anggota ini mekanismenya masih di tingkat partai masing – masing. Jadi partai yang mengusulkan anggota baru. Mekanisme pengusulan dari Partai ke KPU lalu ke Biro Pemerintahan kemudian Kemendagri,” kata Sekwan Silangen.

“Tapi kalau pak Robby Dondokambey sudah dilantik maka proses PAW seperti biasa, prosesnya lewat sekretariat DPRD Sulut. Jadi tinggal menunggu SK dari Kemendagri. Kami juga menyurat ke Partai Politik kemudian ke KPU Sulut terkait proses PAW ini. Setelah itu kami kirim ke Gubernur melalui biro Pemerintahan lalu ke Kemendagri,” sambungnya.

Lebih jauh Sekwan menjelaskan pengusulan PAW untuk kedua anggota pak Melky dan pak Yusra masuk ranahnya partai.

“Jadi pengusulan dari Partai kemudian ke KPU lalu ke Biro Pemerintahan. karena kedua anggota ini tidak dilantik dan dianggap tidak tercatat sebagai anggota DPRD Sulut periode 2024 – 2029. Dan dari Biro Pemerintahan membuat surat pengantar untuk ke Kemendagri, dan dari Kemendagri tetapkan SK, lalu setelah ada SK Mendagri, Sekretariat melakukan proses pelantikan di DPRD Sulut,” pungkasnya. (sisco)




MARI JO TORANG BADAFTAR JADI PENGAWAS TPS