Ketua DPRD Sulut Sampaikan Ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 H

Sulut,GN- Melalui Platform Digital, di akun Facebook miliknya, Selasa (25/8/2026), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD, menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah (2026 Masehi).

Ketua DPRD Sulut menyampaikan Peringatan Maulid Nabi untuk dijadikan momentum untuk meneladani ahlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW”, Ucapnya.

Semoga ajaran dan keteladanannya senantiasa menjadi penerang dalam setiap langkah hidup kita, membawa kedamaian, serta mempererat tali silaturahmi,” tandasnya. (SM)

 




Resmi dibuka Kemenkes RI, Prodi Anestesi RSUP Kandou Mulai Aktif Kembali

Manado,GN– Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM., MARS., menyambangi RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Senin (24/8/2026).

Kehadiran Dirjen Keslan Kemenkes RI di terima oleh Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes., bersama jajaran Dewan Direksi. Kunjungan kerja tersebut bertujuan melakukan penandatanganan dokumen pembukaan kembali Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RS Kandou Manado.

Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen Keslan dr. Azhar Jaya mewakili Kemenkes, Dirut Prof. Starry Rampengan mewakili RSUP Kandou; Plt. Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.; serta Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, dr. Billy Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP.

Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan laporan penanganan perundungan di lingkungan pendidikan kedokteran RS Kandou. Dalam pemaparan tersebut, rumah sakit menyampaikan berbagai langkah konkret yang telah diambil guna memastikan proses pendidikan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan pasien.

Ditempat yang sama, Plt Rektor Unsrat Prof. Jamaluddin Jompa mengatakan  setiap kejadian perlu dijadikan bahan evaluasi dan pelajaran berharga untuk perbaikan ke depan. “Setiap kejadian kita ambil hikmahnya. Ini berlaku untuk semua program studi. Kita harus membangun iklim yang produktif dalam kerja sama dua institusi ini demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Sememtara itu, Dirjen Keslan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya menegaskan pencegahan perundungan merupakan tanggung jawab bersama di seluruh lingkungan pendidikan. Ia menjelaskan bahwa perundungan adalah tindakan penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau lebih terhadap individu lain dalam hubungan penyalahgunaan relasi kuasa. Menurutnya, praktik semacam itu tidak boleh terjadi di rumah sakit pendidikan karena berdampak langsung pada keselamatan pasien dan etika profesi. “Harus dicegah terjadi di rumah sakit pendidikan karena menyangkut patient safety dan etika,” tegasnya.

Dia mengingatkan pendidikan dokter spesialis memerlukan aturan yang jelas dan disiplin tinggi. Namun, ketegasan tersebut tidak boleh diwujudkan lewat tindakan yang merendahkan martabat peserta didik. “Pendidikan itu tidak bisa lembek, aturan harus tegas, tetapi jangan merendahkan,” sambungnya.

Pembukaan kembali Prodi Anestesi kata Dirjen Keslan, wajib dibarengi komitmen seluruh pihak untuk menjaga kualitas pendidikan, menerapkan tata kelola yang baik, serta menjamin lingkungan belajar yang aman dan profesional. Ia meminta seluruh pihak berani mencegah dan menindak setiap bentuk bullying.

“Stop bullying. Pendidikan harus bebas dari bullying. Jika ditemukan bullying, silakan ditindak sebelum Kementerian Kesehatan yang turun tangan,” ucapnya.

Lanjut kata Dirjen, perundungan tidak hanya merugikan peserta didik, tetapi juga merusak kualitas pendidikan, etika profesi, hingga keselamatan pasien. Kemenkes pun menyiapkan sanksi berat bagi pelakunya.

“Bagi yang melakukan bullying, Kementerian Kesehatan tidak akan mengeluarkan Surat Izin Praktik (SIP) dan yang bersangkutan tidak bisa berpraktik selama dua tahun,” tegasnya.

Terkait penandatangan kesepakatan tersebut, Direktur Utama RSUP Kandou Manado menyatakan kesiapan rumah sakit untuk terus memperkuat sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan secara paralel. Sebagai rumah sakit pendidikan, RS Kandou bertanggung jawab menjaga kualitas pelayanan pasien sekaligus menyediakan ruang belajar yang profesional.

“Pembukaan kembali Prodi Anestesi menjadi tanggung jawab bersama. Kami di RS Kandou berkomitmen memastikan proses pendidikan berjalan sesuai aturan, menjunjung etika, disiplin, keselamatan pasien, serta menghormati setiap peserta didik,” tutupnya.




Ranperda Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan KUA-PPAS 2026, di Setujui 5 Fraksi DPRD Sulut

Sulut,GN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna dalam rangka Penyampaian/penjelasan Gubernur Terhadap Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) Dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026, Dan Penyampaian/penjelasan Gubernur Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kepada Masyarakat, Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tersebut Serta Tanggapan Dan/atau Jawaban Gubernur Terhadap Pemandangan Umum Fraksi, Senin (24/8/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr.Franciskus Andy Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil ketua dr Mikaela Elsiana Paruntu,Royke Anter dan Stella Runtuwene,

Turut Hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus didampingi Wakil Gubernur DR Viktor Mailangkay, Pejabat. Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sulut, Forkopimda, dan Pejabat BUMD Bank Sulut, BUMN.

Diawali dengan pembacaan surat masuk di sampaikan oleh Sekretaris DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen, di mana KUA-PPAS Perubahan APBD merupakan dokumen kebijakan anggaran yang disusun pemerintah daerah bersama DPRD untuk menyesuaikan target pendapatan, belanja, dan pembiayaan di tengah tahun anggaran berjalan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan APBD murni dan Perubahan RKPD.

Pantauan media ini, dimana pemandangan umum fraksi yakni 5 Fraksi disampaikan secara resmi oleh fraksi PDIP Jeane Laluyan, Fraksi Golkar Inggried Sondakh, Fraksi Demokrat Rojer Mamesah, Fraksi Nasdem Seska Budiman, Fraksi Gerindra Dea Lumenta.

Dari 5 Fraksi pada intinya menyetujui Ranperda tersebut untuk di bahas pada tingkatan selanjutnya. (sisco)

 




Bupati Jadi Narsum Sampaikan Materi Youth Dan Leadership Pada Kegiatan UMS 2026

SANGIHE,GN – Ajang pemilihan ungke Momo Sangihe (UMS) tahun 2026, rabu (19/8/2026) telah dibuka oleh Bupati, dan para finalis akan mengikuti berbagai kegiatan beberapa hari kedepan, termasuk hari kedua kamis (20/8/2026), putra- putri terbaik Sangihe ini akan mengikuti materi yang disampaikan oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM sebagai narasumber di Tahuna Beach Hotel.

Pada kesempatan itu Bupati membawakan materi tentang youth & Leadership. kepada Ungke Momo Bupati menjelaskan bahwa, kepemimpinan adalah untuk menggerakkan suatu misi dan memimpin orang lain untuk mencapai tujuan, menggerakkan orang lain demi mencapai tujuan bersama.

Lanjut Thungari bahwa, kepemimpinan itu sangat erat kaitannya dengan jabatan,kekuasaan, dan popularitas, dan pada umumnya orang yang menjadi pemimpin biasanya memiliki jabatan,kekuasaan, populer, dan didepan, namun pada materi kepemimpinan yang disampaikan Bupati yaitu, kepemimpinan mulai dari diri sendiri, mampu untuk disiplin, mampu bertanggungjawab terhadap diri sendiri, mampu menjaga emosi.

Melalui materi yang disampaikan Bupati berharap agar finalis Ungke Momo setelah mengikuti kegiatan ini,bukan bertanya tentang apa yang didapat pada gelar ajang Ungke Momo tetapi Bupati ingin peserta menunjukan kemampuan dan talenta yang ada pada pemilihan ungke momo tahun 2026.

Thungari pun menjelaskan bahwa Leadership harus sesuai dengan karakter,dan didalam organisasi pimpinan kelakuannya berbeda-beda.

” Cara pemimpin di Pemerintahan tentu berbeda dengan cara pemimpin di perusahaan, cara pemimpin di organisasi politik berbeda dengan komunitas sosial atau Komonitas-Komonitas lainnya, karena setiap organisasi mempunyai tujuan yang berbeda-beda, bagaimana dengan Ungke dan Momo,Ungke dan Momo ini adalah organisasi bukan Pemerintahan,politik, perusahaan, tapi adalah generasi yang muda dekat dengan budaya,dekat dengan pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe dan itu karakter yang didapatkan dari seorang Ungke dan Momo pertama adalah kreatif, menjadi ungke dan momo tidak boleh orang yang tidak kreatif, harus terbuka,harus Kolaboratif,dan mampu bekerja dengan orang lain,” Kata Bupati Thungari.(RB).




Dirut Prof Starry Rampengan Hadiri Acara Prosesi Wisuda Unsrat Manado

Manado,GN – Bertempat di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026) Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS, MH.Kes, menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado dalam rangka Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS-1, Profesi dan Sarjana Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027.

Pantauan media ini, Dirut Prof Starry Rampengan didampingi istri tercinta, dr. Inneke Sirowanto, Sp.OG menghadiri acara wisuda tersebut. Kehadiran Dirut dalam acara wisuda kali ini sebagai orang tua salah satu peserta wisuda, yakni dr Derren David Christan Homenta Rampengan, S.Ked.

Dokter Derren David Christan Homenta Rampengan sebelumnya telah mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan sebelum mengikuti acara wisuda. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan profesionalnya di bidang kedokteran.

Dirut Prof Starry Rampengan menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih putranya. Dirut berharap kelulusan tersebut menjadi awal bagi pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Sebagai orang tua, tentu kami bersyukur dan bangga. Setelah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti sumpah serta pelantikan, saya berharap Derren dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, dan selalu mengutamakan kepentingan serta keselamatan pasien,” ujarnya.

Pendidikan kedokteran kata Dirut Prof Starry Rampengan, tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi harus dilanjutkan dengan pembentukan karakter, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Ilmu harus dibarengi dengan integritas dan hati yang tulus dalam melayani. Seorang dokter harus terus belajar dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. (sisco)




Sekretaris DPRD Sulut Hadiri Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke- 81

Sulut,GN- Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, menghadiri upacara memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (17/8/2026). Peringatan tahun ini mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Upacara berlangsung kidmat, tertib dan lancar yang dihadiri pimpinan serta anggota DPRD Sulut, jajaran pejabat Pemprov Sulut, unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, serta seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Sulut.

Usai upacara, Silangen menegaskan bahwa keikutsertaan dalam peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk penghormatan tulus kepada bangsa dan penghargaan atas pengorbanan para pahlawan.

“Kehadiran kita di sini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud rasa syukur dan penghormatan yang mendalam kepada NKRI serta jasa para pendahulu yang telah berjuang meraih kemerdekaan.” ujarnya.

Sekwan mengajak seluruh elemen birokrasi untuk meresapi tema besar peringatan kali ini dan menerjemahkannya dalam kinerja sehari-hari. Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan dedikasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’ harus menjadi panduan kita dalam menjalankan tugas. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja nyata, agar terwujud keadilan dan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat Sulut,” ucapnya.

Pantauan media ini, upacara berakhir mo dengan penyampaian puji-pujian kebangsaan dan sesi foto bersama seluruh pejabat daerah yang hadir dalam upacara bendera. (SM)




Ketua DPRD Sulut Bacakan Teks Proklamasi dalam Upacara Memperingati HUT RI Ke- 81

Sulut,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara di pusatkan di halaman Kantor Gubernur, Senin (17/8/2026).

Pada momentum bersejarah itu, Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen membacakan naskah Proklamasi,  tugas yang dilaksanakan dengan penghayatan tinggi dan suara yang sangat lantang.

Terpantau media ini, upacara dalam suasana hening saat kalimat teks Proklamasi dikumandangkan kembali mengingatkan peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945.

Peserta upacara dengan serius dan penuh perhatian yang dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, pimpinan dan anggota DPRD, pejabat instansi vertikal, TNI/Polri, ASN, pelajar, dan tokoh masyarakat.

Usai upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, Andi Silangen mengatakan kepada wartawan bahwa membacakan naskah Proklamasi bukan sekadar tugas protokoler, melainkan kehormatan dan pengingat tanggung jawab moral generasi penerus.

“Setiap kata di dalamnya membawa bobot sejarah dan tanggung jawab moral bagi kita generasi penerus,” ujarnya.

Silangen menekankan pentingnya menjaga persatuan dan mewujudkan cita-cita pendiri bangsa melalui kerja nyata demi kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara.

Momentum kemerdekaan kata Ketua DPRD Sulut, harus menjadi pemicu untuk memperkuat gotong royong, mempercepat pembangunan, dan memastikan manfaatnya terasa oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam upacara tersebut Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling bertindak sebagai Inspektur Upacara. (SM)




Peringati HUT RI Ke- 81, Dirut Prof Starry Rampengan Pimpin Upacara Bendera

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes., memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung CVBC RS Kandou Manado, Senin (17/08/2026).

Terpantau upacara berlangsung lancar, aman dan tertib.Para peserta mengenakan seragam dengan latar merah putih serta busana bernuansa pakaian daerah dan motif batik.

Turut hadir jajaran Dewan Direksi RS Kandou, diantaranya Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto, SpB, TKV(K), Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si., serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM.

Dirut Prof Starry Rampengan memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan civitas hospitalia untuk terus melayani masyarakat dengan baik. Prof Starry juga mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui dedikasi, disiplin dan komitmen dalam menjalankan tugas.

Memasuki usia kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kata Dirut, RSUP Kandou Manado harus mampu merdeka dari berbagai tantangan dan rintangan yang dapat menghambat peningkatan kualitas pelayanan.

“Dengan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, RS Kandou juga harus merdeka dari semua tantangan dan rintangan. Pelayanan terhadap masyarakat juga harus merdeka,” ucapnya.

Lanjut Pruf Starry mengatakan, tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran RS Kandou diminta terus menjaga semangat, kekompakan dan kepedulian dalam melayani setiap pasien.

“Semangat kemerdekaan ini harus kita bawa dalam pekerjaan. Kita bekerja bukan hanya menyelesaikan tugas, tetapi bagaimana masyarakat yang datang ke RS Kandou benar-benar merasakan pelayanan yang baik,” kata Dirut.

Dia mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, setiap tantangan harus dijadikan dorongan untuk terus melakukan perbaikan. (sisco)




Wibawa Dan Semangat Bupati Sangihe Jadi Irup di HUT RI Ke 81 Tahun

SANGIHE,GN- Senin 17 agustus 2026 Bangsa Indonesia diseluruh pelosok tanah air kembali memperingati hari kemerdekaan RI dengan menggelar upacara bendera, termasuk di daerah perbatasan Kepulauan Sangihe.Pada momentum HUT RI yang ke 81 tahun ini Bupati Michael Thungari,SE,MM menjadi inspektur yang kedua kalinya pada upacara peringatan hari Proklamasi.

Terlihat Bupati pilihan rakyat ini,dengan penuh wibawa dan semangat ketika berdiri di mimbar inspektur upacara, untuk melaksanakan tugas sebagai inspektur upacara diantaranya menyerahkan bendera merah putih kepada pasukan pengibar bendera.

Terpantau pula ketika pasukan pengibar bendera memasuki lapangan upacara untuk melaksanakan tugas mereka, Bupati menyaksikan pasukan Paskibraka Kabupaten Kepulauan Sangihe ini.

Satu hal juga yang ditunjukkan semangat Bupati yaitu, usai pelaksanaan Upacara, ketika turun Mimbar langsung menuju Komandan upacara untuk berjabat tangan dan menyampaikan terima kasih kepada Komandan upacara dan kepada seluruh peserta upacara dengan terselenggaranya upacara peringatan HUT RI ke 81 tahun di Bumi Tampungang Lawo ini.(RB).




PJ Sekda Johanis Pilat Irup Upacara Bendera Peringati HUT RI Ke 81 Tahun Di Lapas Kelas IIB Tahuna

SANGIHE,GN – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanis Pilat,S.Sos menjadi inspektur upacara (Irup) bendera pada peringatan HUT RI ke 81 tahun di lapangan Lapas Kelas IIB Tahuna, senin (17/8/2026).

Pada moment ini PJ Sekda Johanis Pilat membacakan langsung sambutan menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol.(Purn).Drs.Agus Adrianto,SH,MH yang menyampaikan bahwa, untuk mengenang dan memberikan Penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan dan pendahulu bangsa yang telah mengorbankan tenaga, pikiran,jiwa dan raga agar kita bisa hidup sebagai bangsa yang merdeka.

” Penghormatan yang terbaik dan sesungguhnya adalah meneruskan perjuangan melalui kerja nyata,menjaga persatuan, menegakan keadilan, meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, ” kata Pj Sekda membacakan sambutan Menteri.

Pada sambutan menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan disampaikan pula bahwa, pada peringatan HUT RI ke 81 Tahuna tahun, mengusung tema Indonesia berdaulat adil dan Makmur, tema ini menegaskan cita-cita bangsa yang besar harus kita buktikan bersama.

” Berdualat berarti mampu menjaga wilayah, kehormatan dan keselamatan bangsa, adil berarti menjamin kesetaraan, layanan yang bermartabat serta kesempatan bagi seluruh warga negara untuk memperbaiki kehidupan, Makmur berarti memastikan kemajuan dan hasil pembangunan dirasakan oleh seluruh rakyat, dari pusat hingga daerah, dari wilayah perbatasan hingga pelosok tanah air,” tutup Pj Sekda Johanis Pilat membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.(RB).