Kenly Poluan : Tahapan Pleno Rekapitulasi Bagian Akhir dari Pemilu di Daerah

Sulut,GN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara Kamis (4/12/2024) menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara dalam rangka Pemilu Serentak 2024.

Rapat pleno dilaksanakan di hotel Swiss-Belhotel Maleosan, selama dua hari, yakni 4 -5 Desember 2024.

Pantauan media ini, penjagaan aparat keamanan didepan hotel dan dilokasi sangat ketat bahkan komisioner KPU Sulut pun harus mengikuti pemeriksaan sebelum masuk ke ruangan

Rapat pleno ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses rekapitulasi suara berjalan transparan, akurat, dan sesuai regulasi aturan yang berlaku.

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan mengatakan bahwa Kegiatan ini terbuka untuk umum, termasuk bagi Para Pemantau, Operator Paslon, dan Media dipersilahkan Untuk mengikuti.

Kenly juga menjelaskan terkait tata cara, tata tertib dan Jadwal terkait Rapat Pleno tersebut.

Selain itu, Dia juga menyampaikan bahwa pentingnya tahapan ini sebagai bagian akhir dari pelaksanaan pemilu di daerah.

Kenly mengatakan pengamanan selama kegiatan dilakukan secara ekstra ketat oleh pihak Kepolisian dan TNI, demi memastikan kelancaran tanpa ada gangguan bahkan berharap proses rekapitulasi ini berjalan lancar, adil, dan dapat diterima oleh semua pihak.

Rapat pleno ini dihadiri perwakilan dari KPU kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Juga hadir saksi dari peserta pemilu dan Tim Kampanye Daerah (TKD) dengan jumlah terbatas, sesuai protokol ketat yang diterapkan dari pihak keamanan. (sisco)




Makase So Sama – Sama Mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024




Jelang Libur Nataru, Panjaitan: Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado Tetap Jalan

Manado,GN – Menjelang libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), pelayanan kesehatan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akan berjalan seperti biasa.

Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS (foto: Gemparnews)

Ini ditegaskan oleh Direktur Medik,Penunjang dan Keperawatan RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS kepada media Gemparnews.com ketika di wawancarai, Rabu (4/12/2024) di gedung administrasi lantai 2.

Dokter Panja sapaan akrabnya Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan RSUP Kandou Manado menjelaskan semua tim sudah di siapkan untuk mengantisipasi liburan panjang bulan Desember ini.

” RSUP Kandou sudah menyiapkan tim pelayanan kesehatan termasuk dokter,perawat, tenaga administrasi dan juga persiapan obat dan peralatan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Panjaitan juga menjelaskan saat ini menghadapi musim penghujan, nantinya banyak pasien termasuk pasien demam berdarah dan ispa datang ke rumah sakit. Untuk itu kata dokter panja, untuk mengantisipasi lonjakan pasien, pihaknya juga telah menyiapkan petugas kesehatan.

” Untuk mengantisipasi, kami telah menyiapkan tenaga atau petugas kesehatan di sini, sehingga pelayanan tetap berjalan, tidak ada yang tidak jalan,” tegasnya. (sisco)




Kegiatan Orientasi, Ns Abram Babakal,S.Kep Sampaikan Materi Disiplin Pegawai Kepada Mahasiswa

Manado,GN- Memasuki hari kedua kegiatan orientasi, panitia menghadirkan nara sumber yakni Manajer Tim Kerja Organisasi dan SDM,Ns Abram Babakal,S.Kep untuk menyampaikan materi tentang Disiplin Pegawai di RSUP Kandou Manado.

Penyampaian materi ini untuk memberikan pemahaman dan bekal kepada mahasiswa sebelum mereka turun melakukan praktek lapangan di RSUP Kandou Manado.

Ns Abram Babakal,S.Kep Saat Memberikan Materi Disiplin Pegawai Kepada Mahasiswa (foto : Gemparnews)

Ns Abram menjelaskan Pemberian materi ini kepada para mahasiwa yang ikut orientasi, agar supaya mereka yang akan turun praktek dapat mengetahui tentang disiplin dalam menjalankan tugas serta pekerjaan di lingkungan RSUP Kandou.

” Untuk membekali kepada adik – adik mahasiswa tentang disiplin kepegawaian di rumah sakit kandou. Dan ketika akan turun praktek, mereka sudah mengetahui dan dapat bertugas dengan di siplin,” ujar Ns Abram usai memaparkan materi kepada mahasiswa program studi profesi ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Rabu (4/12/2024).

Sementara itu, Ketua Panitia Ns Christian Maramis Komaling,S.Kep saat di wawancarai awak media ini menjelaskan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan orientasi sebanyak 49 peserta.

Lanjut, Ns Christian mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari ( 3 – 7 Desember 2024) di RSUP Kandou Manado.

“Sekali lagi tujuannya untuk memberi bekal dalam kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado,” tandasnya. (sisco)




Makase So Sama – Sama Mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024




Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Tegaskan di RSUP Kandou Manado Zero Bullying

Manado,GN – Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes membuka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Selasa (3/12/2024).

Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes Membuka Kegiatan Orientasi (foto: Gemparnews)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung administrasi lantai 2 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ns.Hj Zainar Kasim, S.Kep,M.Kes, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan I Made Rantiasa,S.Kep,M.Kes, Ketua Program Studi Ners Ns Rahmat Hidayat Djalil, S.Kep,M.Kes, Plt Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Manado dr Judi Flora Sengkey,M.Kes serta staf Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado.

Pantauan media ini, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan menyematkan tanda peserta kepada Mahasiswa secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan orientasi.

Usai membuka kegiatan orientasi, kepada media Gemparnews.com Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan mengatakan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah rumah sakit pendidikan.

Penyematan Tanda Peserta Secara Simbolis Kepada Mahasiswa Oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kep (foto: Gemparnews)

Ketika semua yang masuk disini kata Luneto, ada beberapa tahap yang harus dilewati. Salah satu yang akan di lewati adalah orientasi terhadap semua SOP.

“Dengan demikian ketika bertugas nanti untuk melakukan setiap tugas – tugas, sembari mengingatkan kepada dosen atau mahasiswa bahwa di rumah sakit kandou ini, zero bullying,” jelas Luneto.

Dia terus mengingatkan agar jangan sampai terjadi bullying di RSUP Kandou. “Saya ingatkan jangan sampai terjadi bullying di rumah sakit kandou,” tegas Luneto. (sisco)

 




Makase So Sama – Sama Mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024




ASN Dilarang Berpolitik Praktis Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024




Tim OBRA Sambangi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Outbreak Response Assessment (OBRA) atau Penilaian Respons KLB dilaksanakan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP. OBRA dilakukan oleh tim pakar independen internasional yang merupakan mitra Global Polio Eradication Initiative (GPEI).

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang webinar RS Kandou, dihadiri oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan, SH,MARS, didampingi pejabat terkait lainnya dan juga Dokter serta perawat.

Tim OBRA yang terdiri dari WHO, Kemenkes, UNICEF, dinkes provinsi, dan UNDP untuk membahas dan merencanakan tindak lanjut temuan dan rekomendasi OBRA.

Direktur Medik dan Keperawatan menyambut baik kehadiran Tim OBRA. “Kegiatan Outbreak Response Assessment dilakukan untuk mengevaluasi apakah pelaksanaan surveilans dan tatalaksana kasus AFP telah dilaksanakan dengan baik di Rumah Sakit,” kata Panjaitan.

Tahun 2024 secara Nasional OBRA dilakukan di 6 provinsi terpilih yaitu Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Papua Barat termasuk Sulawesi Utara.

Diketahui OBRA mencakup banyak aspek, mulai dari Respon KLB yaitu Perencanaan dan Koordinasi, Kualitas dan Surveilans AFP, Kualitas Pelaksanaan PIN, Performa Rutin Imunisasi, Komunikasi dan Sosial Mobilisasi dan Manajemen vaksin.
Diharapkan Sulawesi Utara dapat berhasil dalam respon KLB Polio, dan semakin meningkatnya koordinasi, kerjasama lintas sektor dalam pengendalian penyakit dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.(*/sisco)




Makase So Sama – Sama Mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024