Dirut Prof Starry Rampengan Membuka Secara Resmi Orientasi Diklat Mahasiswa Jurusan Keperawatan Polnustar

Manado,GN— Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes. membuka secara resmi Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mahasiswa Program Studi Keperawatan, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Rabu (16/09/2026).

Turut hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS, Manajer Tim Kerja Diklat RSUP Kandou Frets Melope, SE., M.Si., Asisten Manajer Pendidikan Dr. dr. Sekplin Sekeon, MPH., Sp.N(K)., FISQua., FMIN., serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi, S.Ke, dan perwakilan dari kampus Polnustar.

Dirut Prof Starry menegaskan sebelum memasuki lingkungan klinis, mahasiswa harus memahami tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan. “Anda berada di rumah sakit pusat rujukan. Memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Untuk itu, pelatihan awal ini wajib diikuti sebelum masuk pendidikan klinis,” tegas Dirut.

Lanjut kata Dirut, teori harus berjalan bersama praktik. Pengalaman langsung di rumah sakit menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi pasien. “Belajar tanpa praktik sia-sia. Di sini adik-adik belajar dan praktik. Adik-adik hadir sebagai perpanjangan Tuhan untuk menolong sesama manusia sebagai tenaga kesehatan,” kata Dirut.

Selain aspek kompetensi, Dirut juga menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman.Dia mengatakan proses pendidikan di RS Kandou harus bebas dari bullying atau perundungan.

Dirut selanjutnya memberikan sejumlah materi yang menjadi bekal mahasiswa selama berada di lingkungan RS Kandou, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.

Dirut berpesan kepada para mahasiswa untuk menyerap seluruh materi yang diberikan dan menjadikannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja. “Serap semua materi dengan baik untuk bekal nanti dalam dunia pekerjaan,” terangnya.

Perwakilan Polnustar, Ns. Asri memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran RSUP Kandou telah menerima mahasiswa Polnustar untuk menjalani pendidikan. “Terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan RS Kandou yang sudah menerima mahasiswa kami untuk melakukan pendidikan,” tandasnya. (sisco)




Pimpin Rapat Internal, Sekwan Niklas Silangen Pastikan Paripurna HUT Provinsi Sulut ke-62 Berjalan Lancar

Sulut,GN- Sekretariat DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Rabu (16/09/2026), menggelar rapat. Rapat internal  tersebut dipimpin langsung Sekretaris DPRD Sulut Weliam N. Silangen, S.Sos,M.Si. Rapat ini dalam rangka Persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara yang ke-62.

Pembahasan menyeluruh mencakup seluruh aspek pelaksanaan acara, antara lain:

–  Susunan acara, tata tertib, dan urutan jalannya Rapat Paripurna peringatan HUT ke-62 Provinsi

–  Pembagian tugas serta tanggung jawab setiap seksi dalam kepanitiaan

– Kesiapan tempat, perlengkapan, dokumen, dan protokol penyelenggaraan

– Koordinasi dengan instansi terkait guna menjamin kelancaran acara

– Penjadwalan ulang dan pengecekan akhir hal-hal yang masih perlu disempurnakan

Sekwan dalam penyampaian menekankan pentingnya ketelitian dan kerja sama tim yang solid.

“Kita pastikan tidak ada satu hal pun yang terlewat atau tertunda. Kelancaran, ketertiban, dan keberhasilan pelaksanaan Rapat Paripurna ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kerjakan dengan kompak, selesaikan tepat waktu, dan pastikan semua persiapan siap sempurna sebelum hari-H,” ucapnya.

Rapat internal ini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulut berjalan khidmat, bermartabat, dan memberikan kesan baik bagi seluruh pimpinan, anggota dewan, pejabat, serta undangan yang hadir. (sisco/*)




Penutupan Kegiatan Orientasi Diklat PPDS, Berikut Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

Manado,GN– Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS,MH.Kes secara resmi menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS, Selasa (15/09/2026) di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Acara penutupan turut dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, Dekan FK Unsrat, Dr. dr. Billy J. Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, Wakil Dekan I FK Unsrat Dr. dr. Nurdjanah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven.

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat).

Dekan mengatakan penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab. Peserta PPDS kata Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek non akademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun non klinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujar Dekan.

Lanjut kata Dekan proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Dirut Prof Starry menegaskan dengan berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap memulai dengan pendidikan klinis,” terang Dirut.

Dirut berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat. “Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” ucapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian orientasi dan pelatihan tersebut, para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental. (sisco)




Dibahas Secara Marathon, Perubahan APBD 2026 di Setujui Lima Fraksi DPRD Sulut

Sulut,GN – DPRD bersama Tim TAPD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara marathon melaksanakan rapat pembahasan perubahan APBD tahun 2026. Dari kelima Fraksi di DPRD Provinsi Sulut menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian persetujuan fraksi ini saat Rapat Badan Anggaran yang dipimpin dr Fransiscus Andi Silangen selaku Ketua DPRD Sulut, Selasa (15/09/2026).

Pierre Makisanti dari Faksi PDI Perjuangan menyatakan persetujuan terhadap  Ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap penetapan Perda.

Sementara itu, dsri Fraksi Partai Golkar Cindy Wurangian selaku Ketua fraksi menyetujui namun disertai sejumlah catatan dan harapan agar anggaran memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya Fraksi Partai Demokrat oleh Hendri Walukow menyatakan persetujuan serta menyampaika satu rekomendasi lengkap yang diserahkan secara tertulis untuk direkapitulasi.

Fraksi Partai Nasdem melalui anggota Banggar Nick Lomban juga menerima dan menyetujui Ranperda dilanjutkan ke tahap penetapan.

Fraksi partai Gerindra oleh Ketua Fraksi Louis Schramm menyatakan jika masih terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki. namun mengapresiasi penyampaian data transparan, terbuka dan akuntabel. Sehingga menerima dan menyetujui dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Ketua DPRD Sulut menegaskan dimana lima Fraksi telah sepakat melanjutkan ke tahap pengambilan keputusan akhir. Maka penetapan resmi Perda perubahan APBD 2026 akan dilakukan dalam rapat paripurna pada Senin 21 September 2026 pekan depan. (sisco)




Dipimpin Dirut Prof Starry Rampengan, RSUP Kandou Manado Gelar Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Kontrak Kinerja

Manado,GN-  RSUP Kandou Manado melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja dan Kontrak Kinerja, Selasa (15/09/2026), di Aula Lantai 2 RSUP Kandou. Acara penandatangan ini adalah untuk memperkuat pelaksanaan target kerja tahun 2026.

Penandatanganan dimulai dari Direktur Utama Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes, Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si., Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K), Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM., CA.

Selanjutnya, Direktur Utama menandatangani kontrak kinerja bersama Kepala Satuan Pemeriksa Internal (SPI), Deisy Sandra Megawe, SH., MH., serta para Ketua Komite di lingkungan RSUP Kandou.Manado.

Selanjutnya proses penandatanganan dilakukan  oleh masing-masing direktorat. Para direktur melakukan penandatanganan bersama para manajer dan selanjutnya akan diteruskan secara berjenjang hingga staf.

Dirut Prof Starry Rampengan mengatakan, kontrak kinerja bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi dasar bagi setiap jajaran dalam melaksanakan tugas dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

“Yang sudah ditandatangani harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Setiap orang harus memahami tugas, target dan tanggung jawabnya,”tegasnya.

Dirut pun menekankan, pencapaian kinerja rumah sakit merupakan hasil kerja seluruh jajaran. Karena itu, kata Dirut harus koordinasi, disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan program kerja di setiap unit.

Penandatanganan secara berjenjang hingga tingkat staf diharapkan membuat target organisasi dipahami secara menyeluruh, sekaligus memudahkan pemantauan dan evaluasi capaian kinerja sepanjang tahun 2026. (sisco)




Hari Pertama Uji Kendaraan Keliling di Terminal Tipe A Malalayang di Respon Positif Masyarakat

Manado,GN- Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara (Sulut) mulai hari ini 14 sampai 15 September 2026 melakukan Uji Kendaraan Keliling yang dipusatkan di terminal tipe A Malalayang Manado.

 

Terkait kegiatan tersebut, Kepala BPTD Kelas II Sulut melalui Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Malalayang Bram Takumansang mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkampanyekan tentang keselamatan.

“Kami dari kementerian perhubungan khususnya dari BPTD Kelas II Sulawesi Utara memberikan satu slogan bagaimana kampanye keselamatan. Ini merupakan satu cara untuk menekan tingkat kecelakaan,” kata Bram.

“Makanya hari ini ada kegiatan yang kita sudah berkoordinasikan dengan rekan pengemudi yang nantinya ada uji kendaraan keliling.Nah ini untuk memastikan setiap kendaraan dengan kondisi laik jalan,” sambungnya.

Rencananya kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini sampai besok untuk menguji kendaraan yang beroperasi secara aktif di Kota Manado maupun keluar Kota maupun keluar daerah.

“Untuk kendaraan yang di uji ada kendaraan mikro atau kendaraan pinggiran yaitu kendaraan Tateli,koha dan Tanawangko. Untuk Bus juga ada yaitu Bus AKDP dan AKAP . Kendaraan AKDP yakni kendaraan dari Motoling, Tompaso Baru dan Paku Ure yang arah ke Minahasa Selatan. Dan untuk AKAP yakni Kendaraan ke Palu, Toraja dan Makasar.trans Sulawesi,” ujar Bram.

Dia berharap dengan kegiatan ini kampanye tentang keselamatan dapat disampaikan dan diketahui oleh semua kendaraan transportasi darat.

“Harapan kami setelah ada kampanye keselamatan ini dapat menimbulkan kembali rasa andil untuk Masalah keselamatan, karena ini menyangkut nyawa dan menyangkut halayak banyak orang maka kita perlu kampanyekan tentang keselamatan,” terang Wasatpel Terminal tipe A Malalayang itu.

Sementara itu, Andro sopir mikrolet memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak BPTD Kelas II Sulut telah melaksanakan kegiatan Uji Kendaraan Keliling. ” Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan setiap bulan, agar supaya kami sebagai sopir dapat mengetahui kerusakan kendaraan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, James juga sopir angkutan dalam kota, merespon positif kegiatan uii kendaraan keliling. “Kegiatan ini tentu sangat membantu bagi kami sebagai sopir. Dapat mengetahui apa saja yang kurang atau rusak dalam kendaraan yang kami operasikan,” terangnya.

James juga senada dengan Andro, dimana kegiatan seperti ini dilaksanakan minimal sebulan sekali. ” Sebaiknya uji kendaraan keliling dilaksanakan sekali dalam sebulan berjalan. Sekali terimakasih sudah membantu kami sebagai sopir. Melalui alat ini, kami dapat mengetahui kerusakan kendaraan yang sedang kami operasikan,” pungkasnya. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Gelar Symposium dan Workshop Basic Ophthalmic Nursing

Manado, GN- RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Senin (14/09/2026) menggelar Symposium & Workshop Basic Ophthalmic Nursing dengan tema “Comprehensive Eye Examination and Ophthalmic Procedures”.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Departemen Oftalmologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga keperawatan serta peningkatan kualitas pelayanan oftalmologi yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Selain itu, kegiatan yang memadukan pembelajaran ilmiah dengan pengalaman praktik melalui sesi symposium, diskusi dan tanya jawab, serta hands-on workshop. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami sekaligus mempraktikkan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien mata.

Peserta dalam sesi symposium  ini menerima materi dari tiga dokter spesialis mata Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou. dr. Franky Richard Kasih, Sp.M membawakan materi “Basic Eye Examination for Nurses”. Selanjutnya, dr. Roy Steve Winslow Umboh, Sp.M menyampaikan materi “Anterior Segment Care: Diseases, Diagnostic Examinations, and Ophthalmic Procedures”, sedangkan Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM, ChM, FICS menyampaikan materi “Posterior Segment Care: Diseases, Diagnostic Examinations, and Surgical Management”.

Materi kemudian diperdalam melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta dapat mendiskusikan berbagai kondisi dan situasi yang dapat ditemui dalam pelayanan pasien mata.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Hands-on Workshop – Essential Ophthalmic Nursing Skills yang mencakup lima topik, yaitu Basic Eye Examination; Ophthalmic Medication & Eye Care Procedures; Ophthalmic Equipment & Imaging; Ophthalmic Laser Procedures; serta Patient Education & Red Flags.

Peserta pada sesi praktik diperkenalkan dengan pemeriksaan dan peralatan oftalmologi yang umum digunakan, antara lain slit lamp, OCT, fundus photography, biometri, specular microscopy, dan USG mata (B-scan). Peserta juga mendapatkan demonstrasi dan pembahasan mengenai prosedur YAG laser dan Panretinal Photocoagulation (PRP).

Selain keterampilan teknis, aspek edukasi dan keselamatan pasien turut menjadi perhatian. Peserta dibekali pemahaman mengenai edukasi sebelum dan sesudah pemeriksaan atau tindakan, penggunaan obat mata, perawatan mata di rumah, serta pengenalan red flags yang memerlukan perhatian dan eskalasi lebih lanjut.

Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado terus mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan sekaligus memperkuat peran rumah sakit dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan mutu pelayanan oftalmologi. (sisco)




KMNU-I Kecam Penganiayaan Berujung Maut di Manado, Minta Kasus Dikawal Hingga Tuntas

​Manado,GN- Keluarga Besar Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU-I) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang warga, Tommy Wagiu.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Boulevard 2, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, tepatnya di depan RM Dabu-Dabu Lemong, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

​Saat ini, tiga orang terduga pelaku telah diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Manado untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

​Ketua Umum KMNU-I, Eugenius Paransi, S.H., M.H., menegaskan bahwa aksi kekerasan atas alasan apa pun tidak pernah dapat dibenarkan di mata hukum maupun kemanusiaan.

​”Perselisihan atau persoalan apa pun semestinya diselesaikan melalui jalur yang bermartabat dan sesuai dengan hukum, bukan dengan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang. Kami mengecam keras tindakan biadab ini apabila terbukti, serta menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban,” ujar Eugenius.

​Dorong Transparansi dan Asas Praduga Tak Bersalah

​Pemerhati sosial KMNU-I, Jusak Walo, menambahkan bahwa pihak organisasi tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan memegang teguh asas praduga tak bersalah. KMNU-I menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian agar diungkap secara objektif, transparan, dan berbasis bukti sah.
​”Kami menyatakan sikap untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. KMNU-I mendorong Polresta Manado bekerja secara profesional dan berkeadilan untuk memastikan siapa pun yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Jusak.

​Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas

​Menyikapi dinamika di lapangan, KMNU-I mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Manado, agar tidak terprovokasi dan menghindari aksi main hakim sendiri. Kepercayaan terhadap instutusi penegak hukum harus tetap dijaga agar tidak memicu konflik susulan.

​Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum bersama bagi warga Sulawesi Utara untuk mengedepankan dialog dan kepala dingin dalam menyelesaikan setiap masalah. Kekerasan bukanlah jalan keluar, melainkan ancaman bagi kedamaian bersama. KMNU-I: Tolak Kekerasan, Kawal Keadilan, dan Jaga Kondusivitas Kota Manado dan Sulawesi Utara. (wan)




DPRD Bersama Pemprov Sulut Gelar Paripurna Ranperda Perubahan APBD T.A 2026

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Senin (14/09/2026) menggelar rapat paripurna penyampaian penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD memimpin jalannya rapat paripurna.  Turut mendampingi Ketua DPRD Sulut yakni  Wakil Ketua dr Michaela E. Paruntu,MARS, Royke Anter,SE,MAP, dan Stella Runtuwene,AMd.Sek serta anggota DPRD.

Sementara dari Pemerintah Provinsi Sulut di hadiri oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Sekprov Sulut dan jajarannya.

Gubernur dalam sambutannya, memuji sinergi antara eksekutif dan legislatif sebagai pilar penting menjaga stabilitas pembangunan dan kepercayaan publik.

Dia menegaskan komitmen pemerintah Daerah untuk mengelola anggaran secara disiplin, transparan, dan akuntabel, serta menempatkan APBD bukan sekadar angka, melainkan instrumen kepemimpinan untuk alokasi dan stabilisasi ekonomi daerah.

Ranperda Perubahan APBD 2026 yang dipaparkan kata Gubernur, merupakan hasil kesepakatan atas perubahan KUA dan PPAS. Dokumen itu dimaksudkan mentransformasikan arah strategis makro daerah menjadi komitmen anggaran yang terukur dan siap dilaksanakan perangkat daerah.

Perubahan ini dilatarbelakangi kebutuhan menyesuaikan ruang fiskal pasca-finalisasi SiLPA 2025, penyesuaian DBH dan transfer, pemenuhan kewajiban normatif ASN dan PPPK, penyelesaian kewajiban utang, tindak lanjut temuan BPK RI, serta respons cepat terhadap keadaan darurat melalui mekanisme Perubahan Penjabaran APBD.

Gubernur menjelaskan secara angka, bahwa Pemerintah Provinsi Sulut melaporkan penambahan pendapatan daerah sebesar Rp63,89 miliar sehingga total menjadi Rp3,2327 triliun. Belanja daerah naik sebesar Rp191,02 miliar menjadi Rp3,1992 triliun. Penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp50 miliar menjadi Rp177,13 miliar, sementara pengeluaran pembiayaan tetap di angka Rp210,62 miliar.

Gubernur merinci tiga pilar prioritas alokasi anggaran yang diutamakan dalam perubahan APBD yaitu akselerasi belanja modal untuk konektivitas infrastruktur (jalan, irigasi, pembebasan lahan), penguatan sektor produktif dan strategis (pariwisata, ketahanan pangan, UMKM, olahraga, kajian teknis), serta program pro-rakyat dan perlindungan sosial (pencapaian UHC, jaminan ketenagakerjaan, standar pelayanan minimal).

Selain itu katanya, penyesuaian anggaran juga diarahkan memanfaatkan SiLPA 2025 secara proporsional untuk memindahkan anggaran dari program yang lambat terealisasi ke program prioritas berdaya ungkit.

Untuk memastikan akuntabilitas dan eksekusi tepat sasaran, kata Gubernur, penyusunan dan pengendalian Perubahan APBD akan diintegrasikan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai Permendagri Nomor 70 Tahun 2019.

Gubernur menekankan bahwa meskipun ruang fiskal mengalami koreksi teknis, tema pembangunan RKPD 2026 — “Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis dan Pariwisata yang Didukung Regulasi dan Inovasi tetap menjadi jangkar kebijakan.(sisco)




BPTD Kelas II Sulut Uji Kendaraan Keliling di Terminal Tipe A Malalayang

Sulut,GN- Dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 14 tahun 2026 tentang peningkatan keselamatan
Wujudkan Transportasi Aman, Nyaman dan berkeselamatan pengoperasian sarana dan prasarana transportasi darat maka Balai Pengelola Transportasi Daerah Sulawesi Utara ( BPTD Sulut ) menggelar Uji Transportasi Keliling.

Kegiatan ini dipusatkan di terminal Tipe A Malalayang, Senin (14/09/2026). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari Senin dan Selasa, 14-15 September 2026 dan di mulai pukul 09.00 sampai 16.00 wita

Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek kondisi kelaikan kendaraan transportasi darat sebelum beroperasi demi keselamatan penumpang. Selain itu, untuk mewujudkan transportasi yang aman,nyaman dan berkeselamatan.

Pemeriksaan laik fungsi kendaraan ini guna meningkatkan keselamatan dijalan, mendukung kelancaran transportasi darat dan menjaga kelayakan kendaraan.

Sebagai catatan uji kendaraan ini tidak dapat mengeluarkan bukti lulus uji Kendaraan Wajib Uji (KBWU).

Ayo periksa kendaraan anda agar perjalanan transportasi aman dan nyaman. (sisco)