Sebanyak 34 orang Pejabat Dilantik, Ini Pesan dan Penegasan Bupati Thungari

SANGIHE,GN – Bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati kamis,(13/5/2026), Sebanyak 34 pejabat terdiri dari 28 orang kepala sekolah SD,pengukuhan 4 orang UPTD RSUD Liun Paduli dan 2 orang pejabat administrator inspektur pembantu telah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM yang didampingi oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Pelantikan ditandai dengan Pembacaan SK, Pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati, Pengambilan sumpah dan janji, serta penandatanganan berita acara.

Dalam sambutannya, kepada pejabat yang dilantik Bupati menyampaikan bahwa, pengisian jabatan merupakan bagian proses penguatan organisasi Pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.

” Jabatan adalah amanah, juga merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat,Pemerintah maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu setiap pejabat yang dilantik hari ini untuk mampu menunjukkan integritas, loyalitas,disiplin, profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi,”kata Bupati

Thungari pun menegaskan bahwa, penempatan kepada pejabat dengan jabatan yang baru melalui berbagai pertimbangan baik dari aspek kompetensi, pengalaman, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.

” Karena itu Saya berharap saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu bekerja secara cepat,tepat dan terukur,” harap Bupati.

Thungari pun berpesan dan mengajak kepada seluruh ASN untuk terus komitmen memperkuat pelayanan,menjaga persatuan, meningkatkan disiplin kerja dan membangun tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya.

” Mari kita jadikan jabatan ini, sebagai sarana pengabdian untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan hati, menghadirkan manfaat yang nyata,tunjukkan bahwa ASN mampu menjadi pelayan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini. (RB).