Balai Diklat Hukum dan HAM Sulut Dan Bapelkes Dinkes Sulut Teken Perjanjian Kerja Sama

Sulut,GN- Bertempat di Kantor Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Dinkes Sulawesi Utara (Sulut), Balai Diklat Hukum dan HAM Sulut Dan Bapelkes Dinkes Sulut melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, Kamis (09/03/2023).

Penanda tanganan kerjasama ini dilakukan untuk peningkatan ilmu dan jenjang karir tenaga kesehatan di Balai Diklat Hukum dan HAM Sulawesi Utara (Sulut)

Kepala Balai Diklat Hukum dan HAM Sulut Wahju Prihandono menyambut baik penandatangan kerjasama bersama dengan Bapelkes Dinkes Sulut.

“Kami menyambut baik kerjasama ini, karena untuk meningkatkan kualitas dari tenaga perawat kami yang ada di seluruh kewilayahan dan semua itu, tujuan kami agar ilmu mereka semakin bertambah,” kata Wahju ketika di wawancarai media ini.

Lanjut kata Wahju, kerjasama ini merupakan pertama kali di laksanakan dalam peningkatan kapasitas ilmu tenaga kesehatan. “Kerjasama dengan Bapelkes Sulut adalah pertama kali kami laksanakan. Kerjasama ini dalam satu tahun kedepan namun bisa berkelanjutan lagi. Dan Ini juga gelombang pertama mulai di laksanakan, nantinya kedepan ada lagi pelatihan gelombang kedua, ketiga sesuai dengan hasil kerjasama yg ditandatangani dan setiap tahunnya kami akan perbaharui,” ujar Wahju.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah ilmu pengetahuan bagi perawat yang mengikuti pelatihan. “Harapan kami dengan adanya kegiatan ini menambah pengetahuan dan menambah ilmu bagi para perawat, jabatan fungsional yang ada di unit pelaksana teknis bagi pemasyarakatan atau imigrasi,” harapnya.

Sementara di tempat yang sama,Kepala Bapelkes Dinkes Sulut dr Samuel Tanos merasa senang dengan dilakukannya penandatangan kerjasama ini. Dia menyebutkan kerjasama ini merupakan sesuatu yang baru dengan Kemenkumham . ” Kerjasama ini merupakan sesuatu yang baru dengan kemenkumham . Kami tentunya merasa senang dengan adanya kerjasama ini dan ternyata ada tenaga kesehatan yang ada di kemenkumham yang perlu mendapat peningkatan kapasitas. Saya bercakap dengan peserta dan mereka menyampaikan rasa gembira dan antusias dengan dilaksanakannya pelatihan ini,” tukas dr Sam panggilan akrabnya.

Dia juga berharap setelah mendapatkan sertifikat dapat dipakai untuk jenjang karir mereka. “Tentunya juga ini menambah ilmu dan jenjang karir mereka ke depan, karena dengan sertifikat yang ada nanti dapat dipakai untuk jenjang karir. Jadi, mudah-mudahan kerjasama ini dapat berlangsung terus menerus ke tahun selanjutnya,” tandasnya. (sisco)