Kadis Pariwisata Sulut : Pengembangan Wisata Pada Masa Pandemi C19, Perlu Ada Sinergitas
MANADO,GN – Bisnis Pariwisata di Sulawesi Utara pada masa Pandemi C19 mengalami penurunan. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ Kota sangat diperlukan, begitu penjelasan dari Kadis Pariwisata Provinsi Sulut Hendry Kaintjily saat jumpa pers di sela kegiatan UKW LPDS Dewan Pers, rabu (22/09/21) di NDC Resort.
” Pemerintah Kabupaten dan Kota harus berinovasi mengenai program pengembangan Pariwisata.program inovasi itu harus sesuai kebutuhan daerah. ” Ucap Kaintjily.
Konsep itu yang akan ditawarkan kepihak swasta, katanya lagi, karena pihak swasta saat ini sangat membutuhkan jaminan dan kepastian dari Pemerintah agar mereka aman dalam beriventasi. ” Ujarnya lagi.
Selain itu juga , Pemkab/ Pemkot harus melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya, agar pihak swasta tidak terlalu banyak mengeluarkan dana investasinya, kata Kaintjily.
“Sesuai dengan komitmen Pemprov Sulut, untuk mengangkat dunia pariwisata, yang akan dilakukan adalah program peningkatan kwalitas SDM dibidang pariwisata,pengembangan proyek infrastruktur strategis, dan pengembangan ekonomi kreatif.” Jelas Kaintjily.
Ahmad Djauhar Ketua Bidang Pendataan dan Penelitian Dewan Pers menilai, Program Pemerintah Provinsi Sulut ini akan berjalan baik dan bagus, perlu ada peran dari media/ Pers untuk mempromosikan daerah wisata tersebut. ” Tanpa ada promosi atau pemberitaan dari media, daerah wisata itu tidak akan dikenal publik Indonesia dan dunia Internasional.” tutur Djauhar
Dia juga mengingatkan media/ Pers agar memberitakan sesuai dengan kaidah dan etika Pers yang sesuai dengan kode etik Pers. ” Bila ada pemangku kebijakan yang mengelola pariwisata melakukan kesalahan, media/ Pers wajib melakukan kontrol/ koreksi kepada mereka.” tukas Djauhar. (dfy)